spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Jurus-jurus Pengocok Perut Isran Noor

BONTANG – Masyarakat mulai mengenal Isran Noor sebagai gubernur yang pandai mengocok perut (baca: melawak). Citra tersebut terbentuk lantaran seringnya terlontar joke-joke darinya di setiap kesempatan. Baik itu saat memberikan sambutan, maupun ketika diwawancara oleh para awak media.

Terbukti, Gubernur Kaltim itu kembali berkelakar saat memberikan sambutan di kegiatan Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi/Forum Konsultasi Publik Bidang Kesejahteraan Sosial Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Tahun 2023, yang dibuka Kamis (09/03/2023) pagi di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang.

Jurus-jurus pengocok perut itu di antaranya:

Pertama, meneriakkan kata merdeka.

Di awal sambutan dirinya berdiam diri cukup lama, hingga seluruh peserta rakor yang hadir ikut diam. Di saat kondisi hening tersebut tetiba mantan Bupati Kutim itu meneriakkan kata ‘merdeka’ dengan keras. Tak ayal teriakkan itu mengagetkan seluruh peserta. Namun beberapa detik kemudian justru peserta tertawa bersama-sama.

“Baru saya teriak begitu, micnya langsung kehabisan baterai,” serunya ketika micnya mulai bermasalah seketika usai dirinya berteriak.

Kedua, mengatakan hari ini bebas covid-19.

Baca Juga:   Kasus Covid-19 Meningkat, Pelajar SD-SMP di Bontang Masih Belajar Tatap Muka

Di awal sambutannya, Isran mengaku bahagia. Lantaran dirinya menganggap hari itu bebas covid-19, karena tak ada peserta yang mengenakan masker. Hanya ada 1 atau 2 peserta yang memakai masker.

“Yang pakai masker ini sepertinya yang kena covid. Jangan dilepas ya! Nanti kena semua,” serunya disambut tertawa seluruh peserta yang hadir.

Ketiga, tebak-tebakkan.

Isran melontarkan tebak-tebakkan kepada peserta, “Kota..kota apa yang tak pernah tertidur?” tanyanya. Beberapa saat kemudian dijawabnya, “Kota Bangun.” Kembali peserta tertawa mendengar jawaban Isran.

Keempat, mengatakan dirinya stunting.

Dirinya menceritakan kalau ekonomi Kaltim saat ini tengah menanjak, namun sayang terdapat kasus stunting yang ikut meningkat. Menjadikan ganjalan bagi progres ekonomi Kaltim.

“Ya sama seperti saya ini stunting, karena saya pendek,” kelakarnya.

“Walaupun pendek tapi panjang umurnya,” imbuhnya yang dibalas peserta dengan seruan aamiin.

“Panjang umur karena banyak dosanya. Tuhan minta saya bertobat,” ujarnya kembali berkelakar, yang kembali disambut tertawa peserta yang hadir. (al)

Most Popular