spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Kadispopar Revisi Pembagian Bonus Pelatih di Porprov VII Berau

BONTANG – Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Kadispopar) Bontang, Ahmad Aznem menjelaskan adanya kesalahan perhitungan pencairan bonus pelatih cabor peraih medali di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII di Berau tahun 2022 lalu.

Dijelaskannya, akan ada revisi besaran bonus yang akan diberikan. Perhitungan besaran bonus akan ditambah Rp 1,7 miliar. Sementara itu manager dan official nilai besaran uang tetap sama seperti yang ada dalam surat keputusan persetujuan pencairan.

“Anggaran ini tentu tidak bisa diberikan langsung karena dana tahun ini terbatas, jadi anggaran tambahan itu bakal diberikan pada tahun 2024.

Setelah direvisi, bonus ini akan dihitung berdasarkan persentase, dan hal ini pun sudah dibicarakan dengan DPRD Bontang.

Rinciannya, medali emas pertama akan mendapat bonus Rp 30 juta. Untuk cabor mendapat lebih dari satu emas, medali kedua akan dihitung 50 persennya atau Rp 15 juta. Untuk medali emas di atas 3 atau lebih akan terhitung nominal bonus sebesar 20 persen atau Rp 6 juta.

Baca Juga:   Bapenda Libatkan Perangkat RT Jadi Petugas Pendata Obyek PBB-P2

“Untuk medali perak, bonusnya sebesar Rp 25 juta. Perhitungannya juga sama. Sementara untuk nominal medali perunggu pertama diberikan bonus senilai Rp 12 juta, perhitungannya akan begitu seterusnya,” jelasnya.

Perhitungan ini dinilai ideal, dan menurut SK pelatih hanya ada 1. Jika pelatih lebih dari itu. Bonus perlu mereka bagi tentunya.

“Insyallah malam ini atau besok para atlet sudah akan menerima bonus di rekening mereka,” jelasnya.

Penulis: Syakurah

Editor: Yusva Alam

Most Popular