SENDAWAR — Pemerintah Kampung Linggang Purwodadi, Kecamatan Linggang Bigung, Kutai Barat, mengambil langkah strategis dengan memadukan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dengan pengembangan kawasan wisata desa.
Petinggi Kampung Linggang Purwodadi, Suprianto, mengatakan lokasi pembangunan KDMP sengaja dipilih berdekatan dengan kawasan wisata yang mulai dikembangkan. Tujuannya untuk menciptakan sinergi antara sektor ekonomi dan pariwisata desa.
“Wisata sudah kita mulai garap. Sekarang sudah ada kolam mainan bebek-bebekan, dan kita juga punya enam keramba di lokasi itu,” ujarnya, Minggu (12/4/2026).
Menurutnya, kehadiran KDMP di kawasan tersebut diharapkan mampu saling menguatkan. Aktivitas wisata akan menarik pengunjung, sementara koperasi dapat menjadi pusat ekonomi yang menunjang kebutuhan masyarakat dan wisatawan.
“Gerai KDMP rencananya di situ, supaya dekat keramaian. Orang ke wisata bisa lihat koperasi, yang ke koperasi juga bisa lihat wisata,” jelasnya.
Ia mengakui, secara teknis lokasi tersebut belum sepenuhnya memenuhi kriteria ideal pembangunan koperasi, terutama dari sisi ketersediaan lahan datar di pinggir jalan. Namun, keterbatasan lahan strategis di kampung membuat pemerintah setempat harus beradaptasi dengan kondisi yang ada.
“Awalnya kami kesulitan mencari lahan, tetapi berkat dukungan masyarakat kami putuskan membangun di kawasan wisata yang sudah mulai dikembangkan,” ungkapnya.
Lebih jauh, Suprianto menegaskan bahwa KDMP nantinya diharapkan tidak berbenturan dengan usaha masyarakat yang telah ada. Sebaliknya, koperasi harus mampu melengkapi kebutuhan ekonomi desa.
“Harapannya ada usaha yang belum ada di masyarakat, jadi bisa saling menopang. Biar kampung ini lebih lengkap dari sisi ekonomi,” tegasnya.
Sebelumnya, pembangunan KDMP di Purwodadi sempat terkendala karena tidak tersedianya lahan sesuai kriteria awal. Namun pemerintah kampung tetap mendorong realisasi program tersebut dengan menyesuaikan kondisi di lapangan.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ekonomi desa berbasis potensi lokal, sekaligus mendorong kawasan wisata sebagai pusat aktivitas baru yang produktif dan berkelanjutan. (MK)
Pewarta: Ichal
Editor: Agus S




