Ketua DPRD Kutim Ikut Retret di Akmil, Ini Pesan Dari Presiden

SANGATTA – Ketua DPRD Kutai Timur (Kutim), Jimmi, membeberkan sejumlah arahan penting dari presiden usai mengikuti retret pimpinan DPRD se-Indonesia di Akademi Militer (Akmil) Magelang, 15–19 April 2026.

Forum yang diikuti 503 ketua DPRD itu menyoroti sejumlah isu krusial yang berkaitan langsung dengan kinerja pemerintah daerah.

Salah satu perhatian utama adalah persoalan pengelolaan sampah. Presiden menilai, penanganan sampah menjadi indikator mendasar dalam mengukur kemajuan suatu daerah.

“Kalau menangani sampah saja tidak beres, bagaimana menangani situasi yang lebih kompleks seperti perang dan sebagainya,” ujar Jimmi.

Selain itu, program Makan Bergizi Gratis (MBG) juga menjadi sorotan. Pemerintah pusat, kata dia, mendorong agar program tersebut tetap dijalankan secara optimal meskipun masih terdapat sejumlah kekurangan di lapangan.

“MBG ini harus dimaksimalkan. Dampak positifnya bukan sekarang, tapi jangka panjang. Walaupun ada polemik soal prosedur, tujuannya tetap untuk masa depan,” jelasnya.

Menurutnya, program tersebut merupakan bagian dari investasi jangka panjang pemerintah dalam menjamin kualitas generasi mendatang.

Baca Juga:  Truk Box Mundur saat Putar Balik, Tabrak Pengendara Motor di Belakangnya

“Yang penting kebutuhan makan anak-anak harus terjamin, dalam kondisi apa pun,” tegasnya.

Terkait isu pemilihan kepala daerah melalui DPRD, Jimmi memastikan hal itu tidak dibahas dalam forum retret. Seluruh peserta masih menunggu keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) dan aturan lanjutan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Tidak dibicarakan. Kita tunggu saja keputusan MK dan PKPU,” pungkasnya.

Penulis: Ramlah
Editor: Yusva Alam

Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.