spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Kodim Bontang Gelar Pelayanan KB Terpadu dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

BONTANG – Kodim 0908/BTG melaksanakan pelayanan Keluarga Berencana (KB) terpadu dan pemeriksaan kesehatan, Kamis (29/9/2022). Kegiatan dalam rangka Bakti TNI Bangga Kencana Kesehatan Terpadu itu digelar di Lamin Makodim 0908/BTG Jalan Awang Long, Kelurahan Bontang Baru, Kecamatan Bontang Utara.

Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Kodim dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DPPKB) dan Dinas Kesehatan (Dinkes). Kegiatan diikuti sebanyak 150 orang.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Bontang, Muhammad Ramsi menyampaikan, program ini sejatinya sebagai salah satu upaya mendekatkan jangkauan pelayanan kesehatan secara optimal kepada masyarakat. Untuk itu pihaknya meminta, agar masyarakat juga harus proaktif dalam menerima layanan kesehatan.

“Ancaman penyakit-penyakit baru terus berdatangan. Mari segera kita putus dan waspadai bersama,” imbaunya saat memberi kata sambutan.

Sementara Sekretaris DPPKB Bontang, Srie Maryani mengatakan, KB menjadi salah satu program intervensi spesifik dalam upaya penurunan stunting. Caranya dengan meningkatkan peserta KB untuk menunda atau menjalankan kelahiran pada keluarga.

Di sisi lain, juga harus ada upaya meningkatkan kualitas penyiapan kehidupan keluarga, pemenuhan asupan gizi, perbaikan pola asuh, peningkatan akses dan mutu pelayanan kesehatan, peningkatan akses air minum dan sanitasi. Kelompok sasarannya yakni remaja calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui, dan anak berusia 0 sampai 29 bulan. Tercatat hingga saat ini, angka stunting di Bontang sudah mencapai 19,55 persen.

“Kami optimis dapat mencapai 14 persen pada tahun 2024 sesuai dengan target nasional. Tentunya dengan peran seluruh sektor yang terkait,” harapnya.

Srie mengatakan, program pemberian layanan KB gratis ini, sudah berlangsung sejak 1 Agustus lalu dan akan berakhir 30 September. Saat ini, sambung Srie, target capaian Bontang terhadap peserta KB telah mencapai 118 persen atau 3.200 peserta dari target awal, yakni 2.889 peserta.

“Untuk capaian di tingkat Kaltim, Bontang menduduki peringkat ketiga setelah Kota Samarinda dan Kabupaten Paser,” terang Srie.

Sementara Dandim 0908/BTG, Letkol Inf Priyo Handoyo dalam sambutannya menyebut, program ini merupakan instruksi langsung dari Presiden RI dan komitmen bersama antara TNI dengan seluruh pemerintah daerah.

Untuk menurunkan angka stunting, kata Dandim, perlu adanya upaya-upaya strategis dan kolaborasi dari semua stakeholder. Untuk itu dirinya berharap, Kodim bersama Pemkot Bontang bisa terus mengedukasi masyarakat, agar tercipta kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul, menuju Indonesia maju.

“Kita gerakkan kembali program KB terpadu ini agar menjadi sebuah program unggulan di setiap wilayah,” pesan Dandim Priyo.

Sebagai informasi, dalam pelayanan Program KB terpadu dan pemeriksaan kesehatan kali ini, terdapat berbagai layanan. Antara lain pemeriksaan gula darah, pemeriksaan deteksi dini kanker serviks (mulut rahim), serta pemeriksaan deteksi dini kanker payudara. (Pendim Btg)

KORAN DIGITAL TERKINI

Most Popular