spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Kok Bisa Korban dan Pelaku Sama-Sama Jadi Tersangka?

BONTANG – Ditemukan fakta baru dari kasus penikaman di Marangkayu pada Sabtu 18 Maret 2023, yang kini dalam penanganan polisi. Korban yang mendapat tusukan di bagian punggung, justru ikut ditetapkan sebagai tersangka.

AF (19) warga Marangkayu ditetapkan tersangka dan ditangkap pada Jumat 24 Maret 2023 pukul 17.00 Wita. Dia masuk dalam pengungkapan Operasi Pekat yang digelar hingga 10 April 2023 mendatang.

Dikatakan Kapolres Bontang AKBP Yusep Dwi Prastiya melalui Kapolsek Marangkayu AKP Slamet Riyadi, penangkapan dilakukan karena tersangka mengeroyok dan melukai korban dengan sajam hingga menyebabkan luka di bagian paha.

“Mabuk bersama, sama-sama menggunakan sajam,” ucapnya.

Diceritakan kronologis kejadian. Sabtu (18/3/2023) pukul 20.00 wita, GU (40) bersama tiga rekannya, salah satunya AF, tengah duduk bersantai sambil mabuk tuak. Teman-teman AF sebanyak 7 orang juga ikut bergabung.

Namun, saat hendak mengantar rekannya pulang, GU berteriak sambil berkata kasar. Hal ini justru menimbulkan emosi AF dan teman-temannya. Hingga akhirnya mengeroyok GU.

“Dia baru sadar kena tusuk di paha pas di jalan pulang,” katanya.

Baca Juga:   UMKM dengan Jenis Usaha Berbasis Risiko Rendah Mendominasi di Bontang

Tak terima dianiaya, korban kemudian kembali ke lokasi membawa sajam jenis mandau dan menusuk AF di bagian punggung.

“Atas dasar itu, mereka sama-sama ditetapkan tersangka,” tandasnya. (Humas Polres Bontang)

Most Popular