May Day: Dewan Soroti Keadilan Buruh hingga Pelecehan di Sawit

SANGATTA – Peringatan Hari Buruh Internasional dimaknai sebagai momentum refleksi untuk memastikan hak-hak pekerja benar-benar terpenuhi.

Anggota DPRD Kutai Timur, dr Nover Tyty Paembonan, menegaskan bahwa buruh memiliki peran vital sebagai pahlawan keluarga sekaligus pahlawan bangsa. Karena itu, mereka wajib mendapatkan perlakuan yang adil dan layak.

“Buruh punya keluarga, punya anak. Mereka harus hidup dengan baik. Jadi perlakuan terhadap mereka harus adil,” ujarnya kepada awak media, Jum’at (1/5/2026).

Ia menekankan, hubungan antara pekerja dan perusahaan harus berpijak pada perjanjian kerja yang disepakati bersama. Selama kedua pihak menjalankan aturan, konflik dapat dihindari.

Namun, persoalan muncul ketika ada pihak yang tidak menjalankan kesepakatan.

“Kalau manajemen tidak patuh atau pekerja tidak mengikuti aturan, pasti akan timbul masalah. Itu harus diselesaikan secara adil,” tegasnya.

Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya kebebasan berserikat bagi pekerja. Menurutnya, hak tersebut sudah dijamin undang-undang dan tidak boleh ada tekanan dari pihak manapun.

“Setiap pekerja punya hak untuk berserikat. Itu tidak boleh dihalangi,” katanya.

Baca Juga:  Bocah 7 Tahun Terseret Sungai Mahakam, Pencarian Azzam Berpacu dengan Arus Kuat

Isu lain yang turut disorot adalah perlindungan terhadap buruh perempuan, khususnya di sektor perkebunan sawit. Ia mengungkapkan masih adanya dugaan kasus pelecehan seksual yang tidak boleh diabaikan.

“Kita tidak bisa menutup mata. Ini fakta di lapangan dan harus dicegah agar tidak terjadi lagi,” tegasnya.

Terkait perubahan kebijakan perusahaan yang kerap menuai penolakan pekerja, ia mengingatkan agar perusahaan tidak bertindak sepihak.

“Kalau ada perubahan perjanjian kerja, tidak boleh semena-mena. Harus tetap mengacu pada aturan ketenagakerjaan,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa pekerja memiliki jalur untuk memperjuangkan haknya jika merasa dirugikan, baik melalui dinas terkait maupun perwakilan di DPRD.

Momentum May Day, lanjutnya, harus menjadi pengingat bahwa hubungan industrial yang sehat hanya bisa terwujud melalui keadilan, keterbukaan, dan saling menghormati.

Penulis: Ramlah
Editor: Yusva Alam

Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.