Menteri LH Apresiasi Langkah Otorita IKN Hijaukan Kawasan Nusantara

NUSANTARA – Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara, Basuki Hadimuljono, menegaskan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai forest city terus diperkuat melalui program penghijauan dan pengembalian ekosistem hutan tropis di kawasan inti pemerintahan.

Komitmen tersebut disampaikan Basuki saat mengikuti teleconference peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia bersama Menteri Lingkungan Hidup, Jumhur Hidayat, dari halaman Masjid Negara Nusantara, Sabtu (6/6/2026).

Dalam laporannya, Basuki menyebut hingga saat ini Otorita IKN telah menanam lebih dari 19 ribu bibit pohon di area seluas lebih dari 17 hektare di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP).

“Salah satu tiang pembangunan IKN sebagai forest city, kita akan meliarkan kembali kawasan IKN. Karena sebelumnya merupakan hutan monokultur hutan tanaman industri eucaliptus. Sekarang kita akan meliarkan kembali menjadi hutan hujan tropis Indonesia,” ujar Basuki.

Dalam teleconference tersebut, Basuki didampingi Sekretaris Otorita IKN, Bimo Nursantyasto.

Selain program penghijauan, Otorita IKN juga menyiapkan sejumlah agenda lingkungan dalam rangkaian Hari Lingkungan Hidup Sedunia, mulai dari korve sampah terpilah di area Masjid Negara, bersih pantai dan penanaman mangrove di kawasan delineasi IKN, hingga rehabilitasi lahan bekas tambang.

Baca Juga:  Jadwal Tol IKN Berubah, BBPJN Pastikan Mulai 13 Maret

Menurut Basuki, rehabilitasi lahan tambang menjadi salah satu fokus utama yang sedang dipersiapkan bersama Kementerian Kehutanan.

“Ini yang harus kita fokuskan di IKN, yaitu menanam kembali di bekas lubang tambang, terutama di Bukit Soeharto. Kami sedang merintis kerja sama dengan Kementerian Kehutanan untuk menghutankan kembali kawasan tersebut,” ungkapnya.

Menteri Lingkungan Hidup, Jumhur Hidayat, memberikan apresiasi terhadap langkah penghijauan yang dilakukan Otorita IKN.

“Saya sudah menyimak tadi yang disampaikan Pak Basuki. Luar biasa. Sudah sembilan belas ribu lebih pohon yang ditanam. Ini tentu luar biasa,” ujar Jumhur dalam sambutannya melalui tayangan teleconference.

Dalam kesempatan itu, Jumhur juga menyoroti persoalan pengelolaan sampah nasional yang dinilai masih menjadi tantangan besar.

“Indonesia menghasilkan 51 juta ton sampah setiap tahun. Namun, 74 persen masih belum terkelola secara optimal,” jelasnya.

Kegiatan di IKN turut diikuti jajaran Otorita, Pemerintah Desa Binuang, unsur TNI-Polri, Bank Indonesia Nusantara, perwakilan BUMN karya, serta sejumlah pihak lainnya.

Rangkaian kegiatan berlangsung sejak pukul 07.00 Wita hingga siang hari sebagai bagian dari peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang diperingati setiap 5 Juni. (MK)

Baca Juga:  Istana Segera Diisi Furnitur, Basuki Benarkan Wapres Gibran Minat Ngantor di IKN Tahun Depan

Pewarta: Atmaja Riski
Editor: Agus S

Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.