spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Miring, Tembok Penahan Tanah Citimall Nyaris Ambruk

BONTANG – Pasca 4 bulan beroperasinya Bontang Citimall (BCM), dinding penahan tanah atau retaining wall di BCM kondisinya miris nyaris ambruk. Tak ayal, kejadian ini pun disorot pimpinan DPRD Bontang saat melaksanakan sidak, Senin (3/4/2023) sore.

Ketua DPRD Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam mengatakan, kondisi infrastruktur itu sangat berbahaya dari segi keamanan pengunjung, hingga struktur bangunan itu sendiri.

“Ini harus segera ditindaklanjuti, kalau tidak cepat bisa-bisa ambruk. Jadi kalau bisa mulai hari ini sudah harus ada pembahasan bagaimana untuk mengatasinya,” ujarnya.

Dari pantauan redaksi, terdapat beberapa tiang yang menyangga tembok bagian bawah yang sudah mulai retak. Terdapat juga tiang yang terhubung langsung dengan mall, untuk menyanggah bagian atas tembok tersebut.

Selain itu, dinding penahan tersebut merupakan wilayah di mana kendaraan sering lalu lalang untuk parkir, sehingga keberadaannya berbahaya jika tidak segera ditangani.

Diperkirakan kemiringan dinding penahan tersebut sudah mencapai 25 derajat, bila dilihat dari penanda yang dipasang. Herdito, Manager Operasional BCM mengatakan, pemasangan itu sudah dilakukan sejak 3 minggu terakhir.

Baca Juga:   Pemkot Berdayakan KPM untuk Turunkan Angka Stunting

“3 minggu lalu kita liat kalau tembok itu mulai miring, jadi segera kita pasang penahan,” ungkapnya.

Herdito menambahkan, perbaikan tembok tersebut akan dilaksanakan setelah lebaran Idulfitri 1444 Hijriah. Karena kondisi mal yang mulai ramai pengunjung pengerjaan akan dilakukan bertahap.

“Nanti tidak bisa langsung dirobohkan, kemungkinan akan dipasang rangka dulu, tapi belum tahu pastinya, karena kita akan konsultasi lagi, ” lanjutnya.

Ia mengatakan, kelayakan BCM masih dalam proses dan menunggu beberapa berkas saja. Kejadian ini juga diluar ekspektasi saat pembangun BCM berlangsung.

“Ini kejadian yang tidak kami harapkan tentunya, karena dari perencanaan sendiri kami sudah cukup matang,” tutupnya. (sya)

Most Popular