SENDAWAR – Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) Komite Olahraga Nasional Indonesia resmi menerima pengembalian formulir pendaftaran calon Ketua KONI Kutai Barat di Sekretariat KONI Kubar, Gedung GOR Desnan, Jalan Sendawar Raya, Kecamatan Barong Tongkok, Jumat (8/5/2026).
Alsiyus datang bersama sejumlah ketua cabang olahraga (cabor) yang memberikan dukungan kepadanya untuk maju dalam pemilihan Ketua KONI Kutai Barat periode mendatang.
Ketua Cabang Kick Boxing Indonesia (KBI) Kutai Barat tersebut maju dengan dukungan 37 cabang olahraga se-Kutai Barat. Dukungan mayoritas cabor itu menjadi modal kuat bagi dirinya dalam bursa pemilihan Ketua KONI Kubar.
“Pertama saya ucap syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa karena proses ini bisa berjalan lancar dan ada dukungan 37 cabor kepada saya,” ujar Alsiyus.
Ia menyebut dukungan para ketua cabor merupakan amanah besar yang harus dijaga dengan baik.
“Saya merasa ini anugerah Tuhan dan saya berterima kasih kepada teman-teman ketua cabor yang telah memberi kepercayaan kepada saya untuk maju sebagai calon Ketua KONI. Saya yakin ini amanah dan dengan dukungan ini kami optimistis bisa menjadi Ketua KONI,” tuturnya.
Jika dipercaya memimpin KONI Kutai Barat, Alsiyus menegaskan akan fokus memperkuat tata kelola organisasi dan membenahi sistem manajemen internal.
Menurutnya, pembenahan manajemen menjadi langkah penting untuk menciptakan organisasi olahraga yang profesional dan transparan.
“Yang pertama tentu saya akan melakukan evaluasi. Manajemen KONI harus diperkuat dan tidak ada tawar-menawar soal itu,” tegasnya.
Ia juga memastikan tata kelola dana pembinaan cabang olahraga akan dibenahi agar tepat sasaran dan bebas dari praktik pemotongan.
“Kami memastikan tidak ada lagi cerita dana dipotong-potong. Dana itu hak cabor dan tidak boleh ada campur tangan yang mengambil hak mereka,” katanya.
Selain itu, Alsiyus memastikan distribusi anggaran pembinaan dilakukan secara proporsional kepada seluruh cabang olahraga, terlebih Kutai Barat akan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) tahun ini.
Saat disinggung soal evaluasi pengurus KONI jika dirinya terpilih, Alsiyus menegaskan penilaian akan dilakukan berdasarkan profesionalisme dan kinerja.
“Kami akan melakukan evaluasi. Pengurus yang bekerja baik tentu dipertahankan, sedangkan yang tidak maksimal akan kita cari pengganti yang lebih baik,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua TPP KONI Kutai Barat, Bernadus Tomy Pilli didampingi Plt Ketua KONI Kutai Barat, Lidwina menjelaskan terdapat dua calon yang sempat mengambil formulir pendaftaran.
Namun hingga penutupan pendaftaran pukul 16.00 Wita, hanya Alsiyus yang mengembalikan berkas formulir.
“Hanya Alsiyus yang mengembalikan berkas. Dengan demikian, Alsiyus menjadi calon tunggal dalam bursa pemilihan Ketua KONI Kutai Barat,” jelasnya.
Ia menyebut awalnya terdapat dukungan dari 39 cabor. Namun setelah diverifikasi, dua cabor dinyatakan belum memenuhi syarat administrasi.
Meski demikian, dukungan 37 cabor kepada Alsiyus sudah melampaui syarat minimal dukungan 20+1.
Selanjutnya, KONI Kutai Barat akan menggelar Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub) pada Senin, 11 Mei 2026, di Hotel Sidodadi.
“Semoga musyawarah berjalan lancar, dan pada Selasa, 12 Mei 2026, akan dilaksanakan pelantikan Ketua KONI terpilih di Gedung Auditorium Aji Tulur Jejangkat yang rencananya dilantik langsung Ketua KONI Kaltim,” pungkasnya. (MK)
Pewarta: Ichal
Editor: Agus S




