spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Musrenbang Kecamatan Bontang Utara, Usulan Urgensi Prioritas Masih Penanganan Banjir

BONTANG – Kecamatan Bontang Utara telah menampung 60 usulan program prioritas dari lima kelurahan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) untuk rencana pembangunan tahun 2026. Setiap kelurahan menyampaikan 10 program prioritas utama.

Kepala Seksi Ekonomi dan Pembangunan Kecamatan Bontang Utara, Rully Adi Putra, menyebutkan bahwa total anggaran serapan yang diajukan mencapai Rp 1,5 miliar. Usulan tersebut meliputi berbagai bidang, mulai dari pembangunan infrastruktur, sosial, ekonomi, hingga penanganan stunting.

“Ada program nasional yang harus masuk dalam usulan prioritas, seperti penanganan stunting,” ujar Rully Adi Putra.

Rully menambahkan, delegasi Kecamatan Bontang Utara akan membawa usulan-usulan tersebut ke tingkat Musrenbang Kota Bontang. Pada level tersebut, program yang dianggap paling mendesak akan diperjuangkan agar masuk dalam rencana pembangunan kota.

“Kami akan menunjuk tim delegasi dari Bontang Utara untuk mengikuti Musrenbang tingkat kota. Di sana, program akan dilihat dari segi urgensinya, dan semua OPD juga turut hadir dalam proses Musrenbang ini,” jelasnya.

Menurut Rully, penanganan banjir masih menjadi isu utama yang diusulkan oleh seluruh kelurahan di Kecamatan Bontang Utara, termasuk Kelurahan Bontang Kuala, Gunung Elai, Api-Api, Bontang Baru, dan Guntung.

Baca Juga:  Pelataran Bontang Kuala Minim Penerangan, Pengunjung Harap Tambahan Fasum

“Isu banjir kemungkinan besar akan dibawa ke Musrenbang tingkat kota, tergantung pada skala prioritas dan pertimbangan dari kecamatan lainnya. Pemerintah juga akan berkolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk merealisasikan program tersebut,” katanya.

Rully menegaskan bahwa Kecamatan Bontang Utara akan terus berupaya mendorong penanganan banjir sebagai program prioritas utama di setiap kelurahan melalui Musrenbang.

Penulis: Yahya Yabo
Editor: Agus Susanto

Most Popular