Najirah Ingatkan Pungli Adalah Korupsi, Rentan Terjadi di Layanan Publik

BONTANG– Wakil Wali Kota Bontang Najirah  meminta seluruh pelayanan publik untuk mengantisipasi terjadinya pungutan liar atau pungli. Terlebih, saat ini semua pelayanan publik di  Bontang sudah menerapkan zona integritas. “Apalagi kita sudah zona integritas korupsi. Kalau pungli pasti korupsi,” kata Najirah kepada awak media, (8/12/2022).

Untuk mengantisipasi terjadinya pungli, lanjut dia, semua pelayanan di Bontang telah berbasis digital. “InsyaAllah semua sudah tidak, sekarang pembayaran melalui digital,” kata Najirah.

Diakuinya, semua pelayanan publik berpotensi rawan pungli. Namun terjadi tidaknya pungli tergantung dari faktor manusianya (SDM).“Semua rawan tergantung faktor manusianya. Di manapun, bahkan  di bukan tempat pelayanan publik pun bisa ada pungli,” sebut Najirah.

Ditanyakan sektor mana saja yang rawan pungli, menurut Najirah,  bisanya terjadi di perizinan, pajak, dan pembuatan surat-surat administrasi kependudukan.“Kadang-kadang ingin cepat. Jadi biasa cepat, mungkin saja ada,” tambahnya.

Selain memperkecil potensi terjadinya pungli dengan digitalisasi pelayanan, Najirah juga akan selalu siap memberi sanksi terhadap oknum pegawai pemerintahan yang tetap menjalankan praktik lancung itu.

Baca Juga:  Diduga Depresi Anak Minta Belikan Mobil, Seorang Ibu di Telihan Gantung Diri

“Kami harus melakukan tindakan tegas. Kalau hal ini terjadi pada aparat ASN kita, akan dilakukan tindakan maka akan kita buat jera agar menjadi pengingat yang lain,” jelas Najirah. (yah)

Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.