Neni Pastikan Kesiapan Fisik Calon Jemaah Haji Sehat Sebelum Berangkat ke Tanah Suci

BONTANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang memastikan seluruh calon jemaah haji telah menjalani berbagai persiapan yang matang, sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci. Persiapan tersebut meliputi manasik haji, pemeriksaan kesehatan hingga latihan fisik, guna menjaga kondisi tubuh para jemaah selama menjalankan ibadah di Arab Saudi.

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, mengatakan seluruh rangkaian persiapan telah disusun dengan baik bersama Kementerian Haji, agar para jemaah dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk, lancar, dan aman.

“Alhamdulillah, Pemkot Bontang memfasilitasi dari awal. Kementerian haji sudah melakukan manasik haji, pelatihannya, kemudian cek kesehatan, bahkan olahraga untuk fisiknya,” ujarnya, Kamis (7/5/2026).

Menurutnya, ibadah haji tidak hanya membutuhkan kesiapan spiritual, tetapi juga kondisi fisik yang prima. Sebab, rangkaian ibadah di Tanah Suci cukup padat dan membutuhkan stamina yang benar-benar kuat.

“Di sana bukan hanya sekedar ibadah, tetapi fisiknya juga harus kuat. Kalau tidak kuat, nantinya tidak bisa menjalankan ibadah dengan maksimal,” katanya.

Neni mengaku bersyukur, karena seluruh calon jemaah yang akan berangkat dalam kondisi sehat. Bahkan, jemaah lanjut usia tetap mengikuti latihan fisik yang telah dijadwalkan.

Baca Juga:  Apresiasi 134 Siswa SD IT Yabis dalam Khatmul Qur’an, Sekda: Bukti dari Proses Panjang

“Tadi saya lihat semuanya sehat-sehat. Bahkan yang berusia 80 tahun juga mengikuti latihan fisik, bersama pimpinan kloter,” tambahnya.

Selain itu, Pemkot Bontang turut memfasilitasi kebutuhan keberangkatan para jemaah, mulai dari transportasi hingga tenaga kesehatan pendamping untuk para calon jemaah.

“Kita memfasilitasi juga keberangkatannya, ada bus, ada tenaga kesehatan haji dari Kota Bontang, seperti bidan dan perawat. Alhamdulillah semuanya sudah dipersiapkan,” jelasnya.

Sementara untuk tenaga dokter pendamping, ia menyebut dokter asal Bontang saat ini telah tergabung dalam kloter yang berbeda, sehingga untuk pendampingan jemaah asal Bontang nantinya akan ditangani oleh dokter yang berasal dari Kabupaten Berau.

“Persiapan ini sudah disusun dengan sedemikian rupa oleh kementerian haji, jadi tinggal pelaksanaannya saja. Semoga semuanya lancar, hingga nanti pulang lagi ke Bontang,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.