Beranda blog Halaman 1058

Mudahkan Warga, BIN Bontang Lakukan Vaksinasi Door to Door di Kampung Selambai Loktuan

0
Tenaga kesehatan saat pemeriksaan skrining warga sebelum pemberian vaksin. (Yahya Yabo/ Media Kaltim)

BONTANG – Badan Intelijen Negara (BIN) Kota Bontang melakukan vaksinasi door to door di RT 1 Kampung Selambai Kelurahan Loktuan Kota Bontang, Jumat (9/9/2022). BIN menyiapkan vaksin jenis Pfizer dan Cocovax untuk dosis 1, 2 dan 3.

PJ Imunisasi Dinkes Bontang, Fatimah mengatakan BIN menyiapkan vaksin jenis Pfizer sebanyak 10 vial dan Covovax sebanyak 5 vial dengan target sasaran vaksin 100 orang. “Menyasar target lebih kurang 100 orang,” kata Fatimah saat vaksinasi, Jumat (9/9/2022).

Fatimah mengatakan, tempat vaksinasi disiapkan BIN Bontang dan Dinkes Bontang menyiapkan tenaga kesehatan dan vaksin. “Alokasinya biasanya ada dari BIN, namun  vaksin tetap disimpan di Dinkes Bontang,” katanya.

Fatimah menambahkan, dalam vaksinasi door to door ini memang melaksanakan perpindahan tempat. Ini dimaksudkan untuk memudahkan masyarakat dalam hal menjangkau tempat vaksinasi. “Untuk masyarakat dapat menjangkau pelayanan vaksin,” tambahnya. Meski demikian vaksinasi di Sentra Vaksinasi gedung MTQ tetap berlangsung setiap hari.

Salah satu warga RT 02 Kampung Selambai, Musafir mengatakan vaksinasi door to door ini membantu masyarakat yang tidak dapat mendatangi sentra vaksinasi. Dirinya merasa terbantu karena tidak dapat menjangkau tempat vaksinasi.

“Kalau begini dekat dapat dijangkau, kalau jauh malas orang pergi karena susah dijangkau. Jadi sering orang abaikan kalau mau vaksin selanjutnya,” sebut Musafir.

Sementara, Koordinator wilayah BIN Kota Bontang, Nikolaus mengatakan sasaran yang diberikan vaksin mencapai 107 orang hingga kegiatan selesai. BIN akan terus melakukan vaksinasi door to door hingga Oktober 2022.

“Ke depan kita akan terus menerapkan pola vaksinasi door to door di Bontang sampai Oktober bisa lebih,” terang Nikolaus. (yah)

Cegah Paham Radikalisme, Sat Binmas Polres Bontang Kunjungi Ponpes Hidayatullah

0

BONTANG – Satuan Binmas Polres Bontang yang dipimpin KBO Sat Binmas Iptu Bejo Hariyanto bersama Tim Bina Waspada melaksanakan  kegiatan Operasi Bina Waspada 2022 dengan melakukan sambang kunjung ke Pengurus Pondok Pesantren Hidayatullah, Kamis (8/9/2022).

Iptu Bejo Hariyanto mengatakan, tujuan sambang yang dilakukan Sat Binmas Polres untuk memberikan imbauan terkait pencegahan paham radikalisme, intoleransi, dan anti Pancasila di dalam lingkungan pesantren.

“Dalam kegiatan ini juga diberikan himbauan dan penyuluhan kepada pengurus Pondok Pesantren Hidayatullah untuk  bersama-sama menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” ujar Iptu Bejo Hariyanto.

Pelaksanaan Operasi Bina Waspada 2022 kali ini dilaksanakan dengan cara preemtif  atau mengajak masyarakat khususnya para pengasuh dan pengajar di dalam Pondok Pesantren agar mengantisipasi paham radikalisme, terorisme, dan anti Pancasila.

Dalam kesempatan ini Sat Binmas Polres juga mengajak dan menyampaikan agar para santri dan pengasuh di lingkungan pondok pesantren tetap mematuhi protokol kesehatan yang telah dianjurkan pemerintah sebagai upaya melindungi diri dari penyebaran Covid-19. (hms)

Ringankan Beban Masyarakat, Polres Bontang Bagikan Paket Sembako

0

BONTANG – Untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), Polres Bontang membagikan 350 bantuan sosial (bansos), Jumat (9/9/2022) di Jalan Bhayangkara, depan Mako Polres Bontang.

Pembagian bantuan dilakukan Kapolres Bontang AKBP Yusep Dwi Prastiya, Wakapolres Bontang Kompol Wisnu Dian Ristanto, Pejabat Utama (PJU), kasat, ketua Bhayangkari dan pengurus Cabang Bontang serta anggota Polres Bontang. Bansos diberikan kepada para driver ojek online (ojol), penjual pentol sopir angkutan umum dan lain-lain.

Kapolres AKBP Yusep Dwi Prastiya mengatakan kegiatan ini salah satu upaya Polri dalam hal ini Polres Bontang, untuk meringankan beban ekonomi masyarakat  pasca kenaikan harga BBM yang terjadi beberapa waktu yang lalu.

“Polres  Bontang memberikan sembako berupa 5 kilogram beras dan 1 liter minyak goreng dengan sasaran tukang ojek online, penjual pentol, dan sopir angkutan dengan total 350 paket,” kata Kapolres.

Kapolres berharap pemberian paket sembako ini dapat meringankan ekonomi masyarakat Kota Bontang, khususnya yang terdampak kenaikan harga BBM.

”Mudah-mudahan bantuan ini ada manfaatnya bagi penerima. Jangan dilihat dari nilainya dan ini adalah bentuk perhatian dari Polres Bontang,” pungkasnya.

Seorang pengemudi ojol, Andreas Adityo Broto Santoso  menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Polres Bontang yang telah memberikan bantuan paket sembako.

”Bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami masyarakat kecil, apalagi dengan situasi dan kondisi seluruh bahan kebutuhan pokok naik. “Semoga kegiatan seperti ini bisa berlanjut untuk kedepannya,” ucapnya. (hms)

Polres Bontang Gelar Syukuran HUT Ke-74 Polwan

0

BONTANG – Polres Bontang memperingati Hari Ulang Tahun Polisi Wanita (Polwan) yang ke-74, dengan menggelar syukuran di aula Mapolres Bontang, Kamis (8/9/2022).

Syukuran dihadiri Kapolres Bontang AKBP Yusep Dwi Prastiya SH, SIK, MH, Ketua Bhayangkari Cabang Bontang Arum Yusep, Wakapolres Bontang Kompol Wisnu Dian Ristanto, Wakil Ketua Bhayangkari Cabang Bontang Fira Wisnu, Pejabat Utama (PJU), kasat, kapolsek, kasie, perwira, dan anggota polwan Polres Bontang sebanyak 18 orang.

Dalam sambutannya, Kapolres AKBP Yusep Dwi Prastiya mengucapkan selamat ulang tahun ke-74 kepada para polwan yang bertugas di lingkungan Polres Bontang. ”Tujuan pembentukan polwan sendiri ialah agar dapat menangani kasus yang berkaitan dengan wanita,” kata Kapolres.

Kapolres menambahkan karier polwan sendiri tak kalah dengan polisi laki-laki. Tingkat Polres pernah dipimpin oleh polwan dan setingkat Polda pun juga pernah dipimpin oleh polwan.

”Polwan juga menjadi garda terdepan jika terjadi aksi unjuk rasa sebagai faktor cooling down terhadap massa aksi dengan lemah lembutnya diharapkan dapat meredamkan suasana saat terjadi demonstrasi,” ujarnya.

Diakhir sambutannya, Kapolres menyampaikan harapan kedepannya dengan bertambahnya umur polwan diharapkan dapat membuat bangga dan memajukan institusi Polri dikemudian hari.

Acara dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng, foto bersama dengan Kapolres, PJU, Bhayangkari Cabang Bontang, dan anggota polwan serta acara ramah tamah. (hms)

Cegah PMK, Babinsa Koramil 0908-02/Muara Badak Dampingi Penyuntikan Vaksin Ternak di Desa Binaan

0

BONTANG – Sebagai upaya mencegah penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) terhadap ternak sapi di wilayah desa binaannya, Babinsa Koramil 0908-02/Muara Badak Serma Didy Patimura mendampingi pelaksanaan vaksinasi PMK yang dilakukan Dinas Peternakan Kabupaten Kutai Kartanegara di Desa Sukadamai Kecamatan Muara Badak, Rabu (7/9/2022).

Serma Didy Patimura menjelaskan, saat ini PMK tengah melanda beberapa wilayah, terutama terhadap ternak sapi. “Untuk itu saya berharap kepada masyarakat yang memiliki hewan ternak sapi agar selalu memerhatikan kebersihan hewan dan kandangnya,” ujarnya.

Danramil  0908-02/Muara Badak Kapten Inf Rukito berpesan kepada peternak sapi agar senantiasa menjaga kesehatan hewan ternak miliknya. Di antaranya dengan selalu memerhatikan sekeliling kandang. “Baik lingkungan kandang serta saluran pembuangan kotoran dan sisa makanan, sebagai upaya mengantisipasi penyebaran PMK,” tuturnya.

Kapten Inf Rukito menambahkan, bila ada hewan ternak yang terlihat sakit agar segera dipisahkan dari ternak yang lain atau dikarantina dulu, agar tidak menular ke ternak yang lainnya. “Juga bisa dilaporkan ke dinas terkait dengan harapan dapat segera ditangani dan tidak berakibat fatal,” tegasnya. (Pendim Btg)

Stok Kurang, Baru 452 Nakes Jalani Vaksin Booster Kedua

0
Centra vaksinasi Kota Bontang, Gedung MTQ. (Yahya Yabo/ Media Kaltim)

BONTANG – Booster kedua atau vaksin keempat masih dilakukan untuk kalangan tenaga kesehatan (Nakes) yang bekerja di garda terdepan. Hingga saat masih ada Nakes yang belum mendapatkan vaksin booster kedua. Ini disampaikan Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Bontang, Adi Permana.

Ia mengatakan target awal Nakes yang harus berikan vaksin booster yakni sebanyak 1.895. Sementara dari data Dinas Kesehatan (Dinkes) tertanggal (6/9/2022), Nakes yang mendapatkan booster kedua sebanyak 452 Nakes atau baru mencapai 23,9 persen.

“Kendala kita memang kondisi stok vaksin. Di awal diinstruksikan vaksin Moderna kemudian direvisi diganti Pfizer. Masalahnya distribusi vaksin tidak seperti dulu, kami (Dinkes) hanya menunggu jatah alokasi dari Provinsi,” kata Adi Permana saat ditemui Mediakaltim.com, Kamis (8/9/2022).

Ia menambahkan, bahwa Nakes yang telah menerima vaksin booster 1 ada sebanyak 2.514 Nakes yang sampai saat ini masih kurang dalam stok vaksin booster kedua.

“Masih kurang banyak, sampai saat ini kalau mau dikerjakan juga tidak cukup. Vaksin yang tersedia saat ini hanya lebih kurang 1.000 dosis vaksin Pfizer, itu pun untuk masyarakat juga,” katanya.

Saat ini dari data Dinkes untuk booster pertama masyarakat telah mencapai 52 persen.  “Peningkatannya sudah lumayan bagi masyarakat,” ujarnya.

Adi mengatakan bagi Nakes yang belum mendapatkan booster kedua untuk segera mendapatkan vaksin booster kedua di pusat vaksinasi (sentra vaksin) gedung MTQ.  “Terakhir kiriman vaksin sebanyak 1.002 dosis. Itu sudah kita pakai ke Nakes RSUD dan RS PKT,” jelasnya.

Terkait keterbatasan vaksin booster, pihaknya telah meminta. Namun kebijakan terletak pada Kementerian Kesehatan. “Jadi droping vaksin bukan dari request (permintaan) tapi sesuai dengan alokasi daerah sesuai dengan alokasi yang sudah ditentukan. Bontang akhirnya sudah tidak pernah dapat banyak lagi,” katanya. (yah)

Polres Bontang Terima Kunjungan Tim Penelitian STIK Lemdiklat Polri

0

BONTANG – Polres Bontang menerima kunjungan tim penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri tentang peningkatan deteksi aksi berbasis data, informasi dan kejadian aktual dalam pemetaan situasi kamtibnas untuk harkamtibnas dengan pemolisian prediktif, Kamis (8/9/2022)

Tim penelitian STIK Lemdikat Polri dipimpin Brigjen Pol Drs Chairul Farizal, SH dengan anggota tim terdiri dari Kombes Pol Drs Dedy Dhia Dharma, Dr Supardi Hamid, Dr Syafruddin, SSos, MSi, Sri Badri Kustiah, SAP.

Kunjungan disambut Kapolres Bontang AKBP Yusep Dwi Prastiya SH, SIK, MH dia ruang Rupatama Sanika Satyawada dan dihadiri Pejabat Utama (PJU), kapolsek, perwakilan tokoh agama, tokoh adat, ormas, dan personel Polres Bontang yang menerima sprin.

Dalam sambutan Kapolres Yusep Dwi Prastiya menyampaikan ucapan terima kasih kepada tim yang telah datang ke Polres Bontang serta ucapan selamat datang di Kota Bontang. Anggota Polres Bontang beserta masyarakat katanya, merasa bangga kedatangan tim STIK Lemdiklat Polri beserta rombongan di Polres Bontang.

”Kami beserta jajaran berharap pada penelitian ini dapat meningkatkan kualitas dalam peningkatan deteksi aksi berbasis data, informasi, dan kejadian aktual dalam pemetaan sitkamtibmas yang berada di Kota Bontang,” ujarnya.

Sementara itu Ketua Tim Penelitian STIK Lemdiklat Polri Brigjen Pol Chairul Farizal, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kapolres beserta jajaran yang telah menyambut mereka.

Chairul Farizal mengatakan STIK adalah lembaga pendidikan kedinasan dan lembaga pendidikan akademik Polri yang berada di bawah kendali Lembaga Pendidikan Polri dengan peran sebagai lembaga pendidikan kedinasan dan lembaga pendidikan akademik yang mempunyai jati diri sebagai Perguruan Tinggi Kedinasan Kepolisian Republik Indonesia yang bertujuan mengembangkan Ilmu Kepolisian di Indonesia.

Kegiatan ini katanya, dilaksanakan setiap tahun untuk mengetahui kondisi di lapangan dan kegiatan ini sebagai modal bagi para dosen untuk melakukan penelitian dan menganalisis sitkamtibmas di wilayah Kota Bontang guna meningkatkan harkamtibmas dengan pendekatan pemolisian prediktif.

”Maksud dan tujuan kami di sini yaitu untuk mengumpulkan data dan informasi sebanyak-banyaknya, kita ingin melihat deteksi aksi berbasis data, informasi, dan kejadian aktual dalam pemetaan sitkamtibmas guna harkamtibmas dengan pendekatan pemolisian prediktif sejauh mana sudah dilakukan, judul ini merupakan salah satu pengimplentasian program Kapolri,” kata Chairul Farizal.

“Inilah yang menjadi sasaran kami untuk melihat apakah program ini sudah dilakukan di kewilayahan atau belum, sehingga kami harapkan melalui kegiatan ini kami dapat melihat sejauh mana program ini berjalan di wilayah Polres Bontang,” pungkasnya. (hms)

Optimalkan Pendapatan PBB, Bapenda Akan Bentuk Juru Sita

0
Bapenda bersama perwakilan RT saat sosialisasi optimalisasi peningkatan wajib pajak. (Yahya Yabo/ Media Kaltim)

BONTANG – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) melakukan sosialisasi mengenai peningkatan kepatuhan wajib pajak untuk meningkatkan pembayaran pajak. Dari kegiatan ini, Bapenda diharapkan mampu melakukan ekstensifikasi dan intensifikasi perpajakan dalam pendataan wajib pajak yang dapat didata sebagai pendataan sumber-sumber wajib pajak baru atau masih ada aset yang belum dilaporkan oleh wajib pajak.

Asisten III Bidang Administrasi Umum Pemerintahan Kota Bontang, Sarifah Nurul Hidayati mengatakan, Pemerintah Kota Bontang dalam hal ini Bapenda harus kembali mendata ulang wajib pajak guna mengetahui jumlah wajib pajak. Sebelumnya, data yang digunakan memungkinkan ada perubahan.

“Sementara di lapangan ada perubahan-perubahan seperti sebelumnya lahan kosong sudah berubah menjadi rumah, rumah sederhana sudah jadi permanen. Ini akan mengubah nilai pajak,” kata Sarifah, Kamis (8/9/2022) di Auditorium 3 dimensi.

Dalam upaya lainnya, tambah Sarifah upaya ekstensifikasi yang dilakukan yakni dengan meningkatkan target jumlah wajib pajak dan dapat mengoptimalkan penerimaan pajak terhadap subjek dan objek pajak yang sudah tercatat dan terdata di Bapenda.

“Ini penting dilakukan untuk mengoptimalkan PAD (Pendapatan Asli Daerah) dalam mendorong kemandirian fiskal kota Bontang,” ucap Sarifah.

Sarifah mengharapkan dengan adanya agen pajak dan juru sita yang dibentuk dapat meningkatkan kepatuhan wajib pajak dengan begitu akan meningkatkan pajak yang diterima Kota Bontang.

Sementara itu, Kepala Bidang PBB dan BPHTB Lukmanul Hakim mengatakan, dengan melakukan optimalisasi peningkatan kepatuhan pajak, dimana agen pajak telah masuk ditingkat RT. Hal lain dikatakannya yakni capaian wajib pajak yang masih kurang dari segi kuantitas.

“Dengan adanya peran serta agen pajak di seluruh kelurahan dengan jumlah 449 orang akan mengoptimalkan penerimaan pembayaran pajak bisa semakin maksimal,” kata Lukman.

Disisi lain, dirinya menilai sanksi bagi wajib pajak masih kurang dalam mendapatkan sanksi saat menunggak pajak. “Sanksinya hanya 2 persen setiap bulan dalam waktu dua tahun, dan ketika tidak membayar denda tidak mendapatkan sanksi apa-apa, karena kita tidak ada juru sita,” sebut Lukman.

Lukman menambahkan, Bapenda akan membentuk juru sita untuk membantu dalam optimalisasi. Nantinya juru sita akan bisa melakukan penagihan secara tegas bagi wajib pajak yang melakukan pengingkaran pembayaran pajak. “Khususnya bagi wajib pajak yang besar, karena ada wajib pajak besar yang tidak melakukan pembayaran PBB,” katanya. (yah)

Coba Kelabui Polisi, Sabu Disimpan dalam Kotak Rokok

0
Pelaku diamankan di Polsek Marang Kayu. (Istimewa/Media Kaltim)

BONTANG – Unit Reskrim Polsek Marang Kayu menangkap laki-laki berinisial H, Kamis (8/9/2022) sekitar pukul 01.00 Wita. Penangkapan dilakukan di Dusun Mekar Sari RT 12 Desa Semangko Kecamatan  Marang Kayu Kabupaten Kutai Kartanegara.

Kapolres Bontang AKBP Yusep Dwi Prastiya melalui Kasi Humas Polres Bontang Iptu Mandiyono mengungkapkan, berdasarkan informasi warga, anggota unit Reskrim Polsek Marang Kayu langsung mendatangi Desa Semangko, Kutai Kartanegara. Di lokasi, polisi mendapati H.

“Saat dilakukan penangkapan dan penggeledahan badan, H membuang 1 bungkus rokok yang di dalamnya terdapat 4 bungkusan yang diduga narkotika jenis sabu-sabu. Sabu itu dibungkus menggunakan tisu beserta 1 buah pipet terbuat dari kaca,” terang Mandiyono, Kamis (8/9/2022).

Mandiyono mengatakan, pelaku H mengakui kepemilikan sabu tersebut. Pelaku langsung diamankan di Polsek Marang Kayu bersama barang bukti berupa 4 poket diduga narkotika jenis sabu. Pelaku disangkakan pasal 112 ayat 1 Jo pasal 127 ayat 1 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman di atas 4 tahun penjara. (yah)

PGN-Badak LNG Wujudkan Inisiatif LNG Bunkering Pertama di Indonesia

0

JAKARTA – PT PGN Tbk sebagai Subholding Gas Pertamina siap merealisasikan pengembangan Liquefied Natural Gas Bunkering (LNG Bunkering) pertama di Indonesia. Pencapaian ini menunjukkan upaya terobosan infrastruktur gas bumi non pipa PGN semakin nyata dan menjadi langkah awal bagi PGN sebagai LNG Player dengan portofolio penjualan LNG.

Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN, Achmad Muchtasyar menjelaskan bahwa lokasi proyek berada di Terminal LNG Bontang, Kalimantan Timur. PGN menyediakan LNG sebagai bahan bakar kapal domestik maupun internasional dengan demand sampai dengan 0,7 MTPA selama 10 tahun.

Proyek ini merupakan tindak lanjut dari kerjasama pengembangan LNG di Pertamina Group dan mitra lainnya. PGN telah menyelesaikan kajian FEED dan telah menyerahkan kepada Badak LNG untuk proses selanjutnya termasuk diantaranya finalisasi aspek komersial, persiapan pengadaan, dan pengurusan perizinan terkait.

“Inisiatif ini dapat memperkuat posisi Indonesia di rute maritim internasional dan menjadi peluang baru industri maritim. LNG Bunkering di Bontang memiliki keunggulan yang kompetitif karena berada di rute kapal Australia – Asia Timur. LNG Bunkering juga dapat berkontribusi pada modernisasi pengelolaan LNG dan peningkatan nilai keekonomian gas bumi di Indonesia,” kata Achmad dalam keterangannya di Jakarta.

“Kami sangat menyambut baik kerjasama yang dilakukan dengan PGN. Insya Allah antara Badak LNG dan PGN sama-sama akan saling mendapatkan manfaat dari kerjasama ini. Hal ini juga sejalan dengan arahan dari SPPU Pertamina untuk saling melakukan sinergi diantara Pertamina Group,” imbuh President Director & CEO PT Badak NGL, Gema Iriandus Pahalawan.

LNG Bunkering merupakan inisiatif untuk penyimpanan dan penyaluran LNG sebagai bahan bakar kapal dengan menggunakan skema transfer Direct Berthing dan Ship to Ship Transfer. Penggunaan LNG sebagai bahan bakar kapal ini menjadi bagian dari program konversi BBG untuk sektor maritim yang tertuang dalam Grand Strategi Energi Nasional (GSEN).

Untuk kebutuhan domestik, LNG Bunkering Terminal Bontang dapat menunjang gasifikasi LNG untuk sektor kelistrikan yang tersebar di Indonesia Tengah dan Timur, serta menyediakan infrastruktur yang memadai untuk menyalurkan LNG di Pulau Kalimantan dan sekitarnya.

Permintaan energi bersih yang semakin tinggi juga mendorong PGN untuk meningkatkan ekspansi bisnis LNG dalam skala besar maupun kecil di dalam negeri maupun mancanegara. LNG dinilai lebih ramah lingkungan dibandingkan dengan bahan bakar kapal lainnya. (rls/mk)