Beranda blog Halaman 1058

HIV/Aids Tak Sembarang Menular, Konselor: Jangan Kucilkan, Beri Motivasi!

0
Ilustrasi. (ist)

BONTANG – Konselor HIV/AIDS dari Puskesmas Bontang Selatan (BS) 2, dr Ruri mengimbau kepada masyarakat agar tidak mengucilkan penderita HIV/Aids.

Hal itu disampaikan saat menjadi narasumber pada Diskusi Tokoh Lintas Komunitas bertajuk ‘Ibu dan anak terinveksi HIV/Aids, buah rusaknya liberalisme, solusinya?.’ Diadakan Forum Muslimah Bontang (FMB), Sabtu (11/2/2023) di Rumah Boga Resto.

Imbauan tersebut disampaikan lantaran stigma yang tersebar di masyarakat, bahwa HIV/Aids bisa menular dengan berbagai cara. Sehingga masyarakat takut mendekat kepada penderita HIV/Aids.

“Jangan takut dengan penderita. Beri dukungan kepada penderita HIV dengan cara tidak mengucilkan mereka,” saran dr Riri.

Untuk memahamkan masyarakat agar tidak terjebak pada stigma yang salah tersebut, Ruri memaparkan bagaimana cara kerja virus HIV menular.

Prinsip penularan HIV/Aids disingkatnya ESSE, yaitu:

EXIT: Harus ada cairan sumber penularan HIV AIDS yang keluar dari tubuh penderita (darah, cairan kemaluan, ASI).

SUFFICIENT: Jumlah cairan tersebut harus cukup untuk menginfeksi orang lain (dalam 1 tetes darah penderita HIV AIDS mengandung sekitar 1.800an virus, ini sudah cukup untuk menginfeksi orang lain)

SURVIVE: Virus keluar dari tubuh penderita/host dalam keadaan hidup (dalam 1 tetes darah di luar tubuh penderita virus mampu bertahan selama beberapa menit karena setelah itu darah menjadi lisis sehingga virus ikut mati. Virus akan mati jika darah mengering.)

ENTER: Pada orang sehat akan tertular jika ada luka sebagai pintu masuknya.

Di luar tubuh penderita/host virus HIV akan mati dalam beberapa menit. (Tidak ada ketentuan waktu yang sama karena tergantung lingkungan sekitarnya). Kemudian virus tidak akan bertahan jika lingkungan yang di tempati berbeda dengan lingkungan host-nya.

Disebutkannya, cara penularan melalui hubungan seks tidak aman (berganti-ganti pasangan, tidak menggunakan kondom), pajanan darah terinfeksi virus HIV (transfusi darah, jarum suntik tidak steril), dari ibu ke anak melalui kehamilan, persalinan, dan menyusui (20-40 %).

Dikatakannya, HIV/Aids tidak menular melalui sentuhan tubuh, seperti makan bersama, bersalaman, berpelukan, cium pipi, batuk, bersin dan lain sebagainya. Tidak juga melalui keringat, donor darah, penggunaan toilet umum, di kolam renang, dan lain sebagainya.

Ia kembali menegaskan, bahwa penularan HIV/Aids hanya melalui cairan kemaluan (air mani dan cairan vagina), darah, ASI dan cairan otak, cairan ketuban. Selain dari itu tidak bisa.

Karenanya Dr Ruri pun mengimbau masyarakat agar tetap memberi dukungan kepada penderita HIV/Aids dan tidak mengucilkannya. “Jangan memberi stigma negatif, jangan mendiskriminasi, harus berempati, dan berikan motivasi,” imbaunya. (al)

FMB Gelar Diskusi Tokoh, Paparkan Solusi Islam Masalah HIV/Aids

0
Diskusi Tokoh Lintas Komunitas garapan FMB di Rumah Boga Resto. (ist)

BONTANG – Menurut data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Indonesia, hingga Juni 2022 total pengidap HIV yang tersebar di seluruh provinsi mencapai 519.158 orang. Sementara di Bontang sendiri, kasus HIV masih tergolong tinggi. Tercatat sepanjang 2022, ada 77 warga Bontang yang terpapar HIV Virus.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Bontang mengatakan, penularan HIV dilatari perilaku seks bebas di luar pernikahan. Adapun sebaran terbanyak didominasi usia 24 hingga 50 tahun. Penularan didominasi kalangan ibu rumah tangga (IRT).

Hal itu terungkap dalam Diskusi Tokoh Lintas Komunitas bertajuk ‘Ibu dan anak terinveksi HIV/Aids, buah rusaknya liberalisme, solusinya?.’ Diskusi tersebut diadakan Forum Muslimah Bontang (FMB), Sabtu (11/2/2023) di Rumah Boga Resto, Jalan Brigjend Katamso.

Narasumber pertama, Konselor HIV/AIDS dari Puskesmas Bontang Selatan (BS) 2, dr. Ruri memaparkan, bagaimana cara kerja virus HIV menular berikut ciri-ciri orang yang terjangkit serta cara penanganannya.

Ia mengimbau agar menerapkan pola hidup sehat. Mengetahui bagaimana virus menular melalui cairan air mani, darah, ASI dan otak.

“Jangan takut dengan penderita. Beri dukungan kepada penderita HIV dengan cara tidak mengucilkan mereka,” saran dr Riri di sela-sela pemaparannya.

Sementara itu, narasumber kedua Ustazah Dian Eliasari S.Kesmas memaparkan solusi permasalahan HIV/Aids ini dari sudut pandang Islam secara menyeluruh.

Menurutnya, angka penderita HIV/AIDS atau ODHA tidak akan menurun atau bahkan dihilangkan, tanpa melihat permasalahan secara keseluruhan. Langkah pihak terkait untuk menangani masalah ini sudah cukup banyak, namun angka penderita tetap bertambah.

Hari ini perbuatan manusia diatur berdasarkan nilai-nilai kebebasan (Liberalisme). Kebebasan ini dijamin dalam Hak Asasi Manusia (HAM). HAM lahir dari pemikiran orang barat (John Lock) sejak tahun 1950.

“Konsep kebebasan ini adalah buah dari ditinggalkannya aturan agama, dan menjadikan akal manusia sebagai penentu segala sesuatu termasuk halal dan haram (sekularisme),” ujar Ustazah Dian.

Selama sekularisme menjadi landasan kehidupan, infeksi HIV/AIDS mustahil diberantas. Sekularisme justru membuka peluang penularan infeksi HIV/AIDS ini.

“Target dunia bebas HIV/AIDS di tahun 2030 ‘Three Zero HIV/AIDS 2030′ akan jauh dari harapan,” tegasnya.

Ia menggambarkan bagaimana Islam mengatasi HIV/AIDS dengan tindakan preventif dan kuratif.

Dikatakannya, Islam sangat menjaga kehormatan dan pergaulan antara pria dan wanita. Islam berupaya menutup pintu pergaulan bebas sekaligus mencegah HIV/AIDS. caranya:

  1. Kewajiban menutup aurat bagi wanita dan laki-laki yang sudah baligh (An-Nur: 31 & Al-Ahzab: 59).
  2. Pemisahan tempat tidur antara anak laki-laki dan perempuan ketika sudah berusia 7 tahun.
  3. Siapa saja yang boleh melihat aurat wanita (An-Nur: 31).
  4. Aturan tentang tempat khusus dan tempat umum bagi wanita.
  5. Larangan mendekati zina (Al-Isra: 32).
  6. Interaksi antara laki-laki dan perempuan yang diperbolehkan.
  7. Perintah untuk menjaga pandangan.
  8. Anjuran menikah bagi yang sudah siap.

Jikalau perzinaan itu benar-benar terjadi, maka negara akan memberikan  sanksi, yaitu sanksi jilid bagi pelaku yang belum menikah dan sanksi rajam bagi yang sudah menikah.

Itu masih sebagian cara Islam mencegahan perzinahan. Masih banyak ragam cara lainnya.

Ustazah Dian pun memberikan tips membentengi diri, keluarga, dan masyarakat dari bahaya paham sekulerisme liberal. Yaitu dengan mengkaji Islam menyeluruh, mengamalkan Islam di kehidupan sehari-hari, dan turut berdakwah jamaah dengan thoriqoh dakwah Rasulullah Saw.

“Agar dapat membangun kesadaran politik Islam di tengah umat, sehingga bisa kembali menerapkan Islam kaffah dalam bingkai khilafah,” pungkasnya. (rls)

 

Minyakita Mahal dan Langka, Akibat Salah Kelola di Sistem Kapitalis

0
Emirza, M.Pd

Emirza, M.Pd

(Pemerhati Sosial)

Minyak goreng merk Minyakita saat ini sulit didapatkan di pasar-pasar tradisional di Bontang alias langka. Simanjuntak, salah satu pedagang di Pasar Taman Telihan mengatakan, sudah jarang melihat Minyakita. (radarbontang.com, 8/2/2023 )

Minyakita adalah minyak goreng kemasan dengan harga eceran tertinggi (HET) Rp14.000, sama dengan HET minyak goreng curah. Kementerian Perdagangan meluncurkan Minyakita pada 6 Juli 2022 untuk mengatasi kenaikan harga minyak yang pada saat itu harganya Rp25.000 per liter.

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengatakan salah satu penyebab kelangkaan Minyakita adalah realisasi suplai pasokan dalam negeri yang harus dipenuhi perusahaan sebelum melakukan ekspor atau domestic market obligation (DMO) turun sejak November lalu.

Tetapi, Direktur Eksekutif Gabungan Industri Minyak Nabati Indonesia (GIMNI), Sahat Sinaga, mengungkap hal berbeda. Kata beliau, ada perubahan regulasi yang menyebabkan produsen mengalihkan produksi Minyakita ke minyak curah.

Ahli ekonomi dari lembaga riset Center of Economics and Law Studies (CELIOS), Bhima Yudhistira, beranggapan ketika “minat pihak swasta berkurang” untuk memproduksi Minyakita, negara harus mengambil peran lewat Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Program biodiesel B35, yang membuat penggunaan CPO (bahan baku minyak goreng) meningkat dan disebut-sebut menteri perdagangan membuat produksi Minyakita berkurang, dibantah oleh Menteri Koordinator bidang Perekonomian Arilangga Hartarto. Menurut dia, program B35 tidak akan mengganggu pasokan untuk minyak kebutuhan konsumsi.

Akar Masalah

Terlihat jelas bahwa ada banyak problem yang sebenarnya harus diselesaikan juga regulasi yang ditata ulang dalam mengatur produksi dan distribusi produk minyak goreng ini.

Tetapi, hal ini Seolah-olah akan diselesaikan dengan satu jalan, mendistribusikan minyak goreng kemasan dengan mematok harga seperti harga minyak curah. Satu kebijakan yang sudah bisa diprediksi sejak awal akan berujung pada kegagalan. Sekadar mematok harga tanpa menyelesaikan problem utamanya, tidak akan pernah bisa menyelesaikan masalah.

Jika dikaji dari sudut pandang ekonomi syariah, Islam mengharamkan pematokan harga secara mutlak. Haramnya pematokan harga bersifat umum untuk semua bentuk barang, tanpa dibedakan antara makanan pokok dengan bukan makanan pokok.

Pematokan harga, adalah tindakan berbahaya karena akan menciptakan pasar gelap sehingga harga malah menjadi naik yang akhirnya menyebabkan kerusakan produksi.

Solusi Islam

Problem yang harus diselesaikan dalam masalah minyak goreng ini dimulai dari pembenahan saat produksi, saat distribusi, juga kepemilikan lahan jutaan hektar, serta tekanan luar negeri.

Solusi kepemilikan lahan, Islam melarang pengambilan lahan milik umum seperti hutan untuk dijadikan milik pribadi. Solusi produksi, Islam melarang praktek monopoli, oligopoli, dan lainnya. Solusi distribusi, Islam melarang praktek penimbunan barang di gudang untuk meningkatkan harga pasar.

Solusi tekanan luar negeri, Islam tidak mengikuti regulasi internasional yang berdampak buruk untuk masyarakat luas, seperti regulasi yang menjadikan bahan pangan sebagai sumber energi.

Islam memerintahkan negara agar bertanggung jawab terhadap stabilisasi pasar. Memastikan supply dan demand bertemu di titik equilibrium, secara rida (saling rela), bukan terpaksa karena tidak ada pilihan lain.

Mau tidak mau, harus beli, berapa pun harganya karena kebutuhan, adalah potret situasi pasar dalam sistem kapitalisme sekuler.

Maka, kondisi ideal tersebut hanya bisa diwujudkan oleh sistem Islam, sebuah sistem bermasyarakat dan bernegara yang menggunakan syariat Islam kaffah. Berbagai regulasi Islam mulai produksi sampai distribusi diberlakukan dalam perundang-undangan negara dalam Islam.

Pelanggaran akan ditindak tegas oleh qodhi hisbah, sistem peradilan yang tersebar di berbagai pasar. Dengan mekanisme hukum yang sempurna, maka stabilisasi harga dengan stok barang yang cukup selalu tersedia di pasar-pasar negara Islam.

Salah satunya, bisa dilihat dari potongan kisah di masa Khalifah Umar bin Khathab ra. ketika terjadi masa paceklik di Hijaz, harga makanan naik karena langkanya makanan.

Tetapi, Khalifah Umar sebagai kepala negara tidak mematok harga tertentu. Khalifah Umar mengirim dan menyuplai makanan dari Mesir dan Syam ke Hijaz, sehingga berakhirlah krisis tersebut tanpa mematok harganya.

Wallahualam

Gelar Jalan Sehat, Harlah Satu Abad NU Usung Tema ‘Merawat Jagat, Membangun Peradaban’

0
Jalan sehat Harlah Satu Abad NU dihadiri Wali Kota Bontang, Ketua DPC NU dan Forkopimda Bontang. (Yahya Yabo/Media Kaltim/jaringan Radarbontang.com)

BONTANG – Pengurus Cabang (PC) Nahdlatul Ulama (NU) Kota Bontang mengadakan jalan sehat dalam rangka Hari Lahir (Harlah) 1 abad Nahdlatul Ulama, Minggu (12/2/2023) bertempat di Stadion Bessai Berinta.

Kegiatan tersebut dihadiri Wali Kota Bontang, Basri Rase, Wakil Wali Kota (Wawali) Bontang, Najirah, Ketua PC NU, Kamilan, dan Forkopimda Bontang.

Jalan sehat diisi dengan senam bersama dan pemberian doorprize bagi warga yang beruntung.

Ketua Pelaksana Harlah satu abad NU di Bontang, Achmad Cholid mengatakan, jalan sehat merupakan rangkaian Harlah satu abad NU di Kota Bontang. Beragam agenda lain di antaranya lomba mars, lomba rebana majelis taklim se-Kota Bontang, lomba mewarnai logo NU, lomba pidato tingkat SMP, cerdas cermat, dan lomba kaligrafi.

“Hari ini kita melaksanakan jalan sehat yang diikuti warga nadhliyin dan paguyuban di Bontang,” kata Cholid.

Lanjut Cholid, kegiatan lainnya yakni mengadakan ruqyah massal di Gedung PC NU. Puncak rangkaian kegiatan Harlah NU akan melaksanakan tablig akbar di Stadion Bessai Berinta.

Ketua PCNU Bontang, Kamilan menambahkan, tema harlah kali ini sesuai filosofi  Nahdlatul Ulama didirikan, yakni ‘merawat jagat, membangun peradaban.’

“NU selalu mengedepankan rasa persatuan dan persaudaraan,” kata Kamilan.

Sementara Basri Rase mengatakan, NU telah banyak melahirkan pemimpin-pemimpin, baik di pemerintahan pusat maupun pemerintah daerah. NU juga telah menjadi garda terdepan dalam menjaga negara Indonesia.

Dirinya juga menyebut bahwa warga nahdliyin akan merawat toleransi, harmoni, dan mengedepankan Islam yang moderat.

“Selalu menjunjung adat ketimuran. Duduk sama rendah, berdiri sama tinggi, tanpa melihat status sosial,” kata Basri Rase. (yah)

Hanya 26 dari 45 OPD yang Hadir di Asistensi PPID

0
Kegiatan asistensi PPID di Kantor Diskominfo, Bontang Lestari. (ist)

BONTANG – Menyandang predikat Kota Terinformatif 2 tahun berturut-turut, tidak lekas membuat Pemkot Bontang berpuas diri. Pemkot kembali menggelar asistensi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi Publik (PPID) di awal tahun 2023 ini.

Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bontang selaku PPID Utama, asistensi digelar selama 5 hari di Kantor Diskominfo, Bontang Lestari.

Asistensi tersebut ialah salah satu upaya Pemkot Bontang untuk melaksanakan keterbukaan informasi publik, sebagaimana amanat Undang-Undang No. 14 tahun 2008.

Asistensi tersebut mengundang seluruh OPD dan kelurahan selaku PPID Pembantu untuk hadir.

Diketahui, dari sebanyak 45 OPD hanya 26 OPD yang hadir. Hal ini tentu menjadi cambuk bagi Kominfo selaku leading sector dan PPID Pembantu untuk semakin meningkatkan Keterbukaan Informasi Publik.

Plt Kadis Kominfo, Iskandar berpendapat bahwa implementasi Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik bersifat wajib. Oleh karena itu, walaupun sudah mendapat juara di tingkat provinsi, semakin hari harus semakin ditingkatkan.

“Jangan sampai lengah. Ini harus jadi cambuk agar jangan sampai kita berjalan di tempat sedangkan kabupaten/kota lain sedang berlari,” ujar Iskandar.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga berterimakasih kepada seluruh OPD yang telah antusias mengikuti asistensi tersebut.

“Saya berterima kasih kepada seluruh OPD yang telah mau hadir dan antusias mengikuti asistensi ini. Sedangkan untuk OPD yang masih kurang antusias, saya harap dapat membuka keran informasinya bagi masyarakat. Jangan sampai data yang harus dibuka untuk masyarakat justru ditutupi,” imbuhnya.

Ia juga berharap ke depannya antusias PPID Pembantu semakin meningkat dan peduli terhadap keterbukaan informasi publik.

Sebagai informasi, asistensi PPID Pembantu merupakan salah satu agenda tahunan yang selalu dilaksanakan oleh Pemkot Bontang sebanyak dua kali dalam setahun.

Agenda ini menjadi kontrol PPID Utama terhadap PPID Pembantu untuk terus mengupdate data dan program pemerintah dengan menguploadnya di e-arsip maupun website. (hms)

Diminati Pedagang Gorengan, Stok Minyak Goreng Curah Melimpah

0
Stok minyak goreng curah melimpah. (Syakura/Radarbontang.com)

BONTANG – Minyak goreng curah banyak diminati pedagang makanan. Jadi alternatif menghemat modal penjualan, sehingga keuntungan dapat berlipat.

Adi, salah satu pedagang minyak goreng curah di Pasar Taman Rawa Indah (Tamrin) mengatakan, minyak goreng curah harganya relatif terjangkau, khususnya para penjual makanan, utamanya lagi goreng-gorengan.

“Banyak saja kok yang beli, apalagi kayak penjual pentol, gorengan, kan terjangkau harganya, jadi mereka juga dapat untung,” ujar Adi.

Ketersediaan minyak goreng curah di Pasar Tamrin cukup melimpah, “Kami rutin dapat kiriman untuk stok minyak, jadi tidak pernah kekurangan apalagi langka,” ungkapnya.

Stok minyak goreng tersebut ia dapat dari salah satu perusahaan di Bontang Lestari, “Kami dapat stok minyak goreng ini dari pabrik Crude Palm Oil (CPO) Bonles sana. Mereka biasanya nyetok mungkin seminggu sekali tergantung stok penjual juga,” bebernya.

Ifah, Pedagang Minyak Goreng Curah yang lain, juga mengatakan hal serupa. Selama berjualan minyak goreng curah, pembelian lebih diminati daripada minyak goreng bermerek.

“Penjual di Rawa Indah biasanya dapat stok minyak goreng dari CPO sana, harganya rata-rata Rp 13 ribu,” jelas Ifah. (sya)

Tukar Mobil Lamamu dengan yang Baru di Event Burtok Auto2000!

0
Di event Burtok masyarakat Bontang bisa tukar tambah mobil lama dengan mobil baru. (Yusva Alam/Radarbontang.com)

BONTANG – Auto2000 Bontang mengadakan Event Bursa Toyota Kita (Burtok), Sabtu (11/2/2023). Di kegiatan ini, Auto2000 mengajak para Auto Family, sebutan bagi konsumen Auto2000 untuk tukar tambah mobil lama dengan mobil baru.

Puji Hartono, Senior Sales Exsekutif menjelaskan, Event Burtok ini berlangsung rutin setiap Sabtu dan Minggu. Di kegiatan ini banyak promosi-promosi menarik yang disediakan Auto2000 Bontang. Diskon, bunga murah, hingga penawaran harga terbaik.

Namun program utama yang ditawarkan adalah tradein atau tukar tambah mobil lama dengan mobil baru.

“Auto2000 Bontang akan memberikan penawaran harga terbaik untuk mobil lama yang ingin ditukarkan,” ujar Puji saat ditemui Radarbontang.com di Showroom Auto2000, Jalan Brigjend Katamso, Sabtu (11/2/2023).

Alasan mengapa program tukar tambah mobil bekas dengan mobil baru ini diadakan. Lantaran berdasarkan analisa, warga Bontang sudah banyak yang memiliki mobil. Banyak pula yang sering berganti-ganti mobil.

Namun diketahui, tingkat pergantian kepemilikan kendaraan dari yang lama ke baru jangka waktunya tidak lama. Berkisar 3 tahunan sudah berganti dengan yang baru.

Banyak pemilik mobil yang bingung jual kemana mobilnya, karena showroom mobil bekas jarang di Bontang. Sementara informasi harga mobil second juga terbatas.

“Karena itu kami fasilitasi konsumen yang mau tukar tambah. Tak perlu bingung lagi. Kami berikan penawaran harga terbaik. Bahkan bisa juga kami pertemukan konsumen to konsumen, kalau tidak ingin tukar dengan mobil baru,” bebernya.

Pihak Auto2000 akan membantu menaksir harga mobil lama yang ingin ditukarkan dengan yang baru. Dijelaskan pula, mobil lama yang ingin ditukarkan tak terbatas pada tipe Toyota saja, boleh tipe lain.

“Tapi mobil barunya harus dari Toyota,” tegas Puji.

Sementara itu, Wahyudi Romadhon, Kepala Cabang Auto 2000 Bontang menambahkan, selain tukar tambah mobil, ada pula program menarik lainnya, yaitu kredit tanpa bunga 1 tahun.

“Sudah free asuransi selama setahun,” ujar Wahyudi.

Dijelaskannya, promo spektakuler tersebut khusus untuk pembelian mobil dengan jangka waktu kredit satu tahun. Dengan DP di atas 50 persen. Dijamin bunga 0 persen dan gratis asuransi.

“Unit terbatas khusus merk Avanza, Veloz, Rush, dan Raize. Proses kredit bisa kami bantu,” pungkasnya. (al)

 

 

Truk Masuk Parit di Kilometer 3 Gegara Stater Bermasalah

0
Truk masih posisi semula, belum bisa dievakuasi. (Yusva Alam/Radarbontang.com)

BONTANG – Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Arif Rahman Hakim, tepatnya di dekat Puskesmas Bontang Utara 2, Jumat (10/2/2023) malam. Sebuah truk colt diesel warna merah masuk ke parit lantaran tak terkendali.

Supri, salahsatu supir yang sedang antre Bahan Bakar Minyak (BBM) di Jalan Arif Rahman Hakim, Kilometer 3, menjelaskan, laka lantas tersebut terjadi pada Jumat malam. Namun sampai Sabtu (11/2/2023) siang ini truk belum bisa dievakuasi.

Dijelaskannya, peristiwa kecelakaan tersebut terjadi malam hari. Waktu persisnya dia kurang mengetahui, namun dipastikan sebelum pukul 24.00 wita.

Truk tersebut mengalami masalah pada stater. Stater truk tak dapat dihidupkan.

Saat sedang mencoba-coba, stater truk dapat dihidupkan. Namun diduga, saat kondisi hidup tersebut, persneling berada di posisi 1. Sehingga menyebabkan truk melaju tak terkendali.

“Kalau dari arah perempatan lampu merah Loktuan, posisi truk di sebelah kiri jalan. Akibat kejadian tersebut truk melaju hingga melintasi pembatas pertengahan jalan. Terus melaju sampai masuk ke dalam parit di sebelah kanan jalan,” bebernya menceritakan kronologis kejadian.

Dikatakannya, saat ini pengemudi truk masih mencari bantuan untuk evakuasi. Agar truk dapat ditarik keluar dari parit di pinggir jalan.

“Sementara muatannya dulu yang sudah dipindahkan. Truknya masih belum bisa,” ujarnya kepada Radarbontang.com, Sabtu (11/2/2023).

Berdasarkan pengamatan media ini, saat berita ini ditulis posisi truk masih dalam kondisi masuk ke parit. Pintu sebelah kanan terbuka dan lampu sein kiri menyala sebagai penanda agar kendaraan lain yang melintas lebih berhati-hati. Tak ada korban jiwa dalam laka lantas tersebut. (al)  

Sosialisasi Wawasan Kebangsaan, Kadir Tappa: Masyarakat Harus Paham Fungsi Konsesus di Keseharian

0
Pelaksanaan Sosbang di Hotel Andika bersama dua narsum. (Yahya Yabo/ Media Kaltim/jaringan Radarbontang.com)

BONTANG – Wawasan kebangsaan terkait 4 pilar yakni Pancasila, NKRI, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika kembali disosialisasikan Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Abdul Kadir Tappa, Sabtu (11/2/2023) di Hotel Andika, Bontang.

Kegiatan yang rutin dilaksanakan ini sebagai bagian dari tugas anggota dewan. Tujuannya, agar masyarakat dapat mengetahui masing-masing fungsi konsensus dalam kehidupan keseharian dan bernegara.

Kadir Tappa mengatakan, tugas anggota dewan atau legislator membuat peraturan dan mensosialisasikan dalam setiap pelaksanaannya kepada masyarakat.

“Legislator membuat aturan kemudian disosialisasikan kepada masyarakat,” ujarnya saat memberikan sambutan.

Akademisi Bontang, Bilher Hutahaean mengatakan, dalam kehidupan sehari-hari pancasila dapat diterapkan sesuai dengan lima sila yang ada. Bagaimana Pancasila memandang perbedaan dalam kehidupan.

“Nilai-nilai dalam setiap sila harus ditanamkan dalam diri,” sebut Bilher Hutahaean.

Ia juga menyebutkan, nilai-nilai yang terkandung dalam pancasila harus terus ditekankan untuk pelaksanaannya.

“Termasuk pemahaman dalam UUD 1945. Bagaimana kita menghargai pahlawan kita,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Badan Kesbangpol Bontang, Mikhael Edy Salamba memaparkan, konsensus harus dijaga sesuai amanah undang-undang Republik Indonesia. Pancasila sebagai pegangan hidup dan sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari dalam berbangsa dan bernegara.

Pancasila sebagai inti sari kehidupan dalam berbangsa dan negara. Ada asas demokrasi, asas kebersamaan, dan asas kemanusiaan.

“Kehidupan kita boleh berbeda, namun dengan Bhineka Tunggal Ika kita tetap bersatu,” katanya menegaskan.

Konsensus NKRI sebagai upaya mempersatukan bangsa Indonesia dalam berbagai perbedaan suku bangsa.

“Kita harus pahami, NKRI harus kita jaga secara bersama agar tidak terpecah-pecah. Dari lingkungan terkecil yakni keluarga,” pungkasnya. (adv/yah)

Bimtek SDN 001 BS Beri Pemahaman Bahaya Sampah Plastik Sekali Pakai

0
Foto bersama Wali Kota Bontang bersama guru-guru SDN 001 BS di sela-sela bimtek. (Syakura/radarbontang.com)

BONTANG – Sekolah Dasar Negeri (SDN) 001 Bontang Selatan (BS) mengadakan Bimbingan Teknis (Bimbek) pengelolaan dan pengolahan sampah, Sabtu (11/02/23) bertempat di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang.

Diikuti para orang tua murid, guru-guru, serta murid SDN 001, kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka proyek penguatan profil pelajar pancasila (P5) tahun 2023.

Materi yang diberikan dalam bimtek ini yaitu seputar aktivitas lingkungan. Mengenai bahaya penggunaan sampah plastik sekali pakai.

“Sampah plastik sangat berpengaruh pada ekosistem jika tidak diolah dengan baik. Sehingga pembakaran sampah, pembuangan sampah ke laut juga dapat merusak ekosistem makhluk hidupnya. Takutnya, karena sampah yang kita hasilkan dapat menyebabkan kepunahan hewan tertentu,” beber Tina Martiawati, pemateri bimtek.

Pemilik PT Maha Rani Raya, Tupperware tersebut menyarankan agar anak-anak diajarkan untuk mengurangi sampah plastik sekali pakai. Membuang sampah pada tempatnya, serta membangun kebiasaan baik sejak dini. Diharapkan dapat menjadikan lingkungan menjadi bersih dan sehat.

Sementara itu, Wali Kota Bontang, Basri Rase, yang hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan, sampah merupakan permasalahan yang selalu ada, dan harus segera ditangani.

“Sampah memang selalu menjadi masalah. Kita semua pasti setuju, sampah tidak hanya mempengaruhi lingkungan dan kesehatan, tapi juga dapat mempengaruhi kualitas hidup masyarakat. Hal ini harus kita ajarkan kepada  anak-anak sejak dini, karena merekalah penerus bangsa,” ungkapnya. (sya)