Beranda blog Halaman 1101

Bhabinkamtibmas Beri Penyuluhan Bahaya Narkoba di SDN 003 Bontang Selatan

0

BONTANG – Bhabinkamtibmas Kelurahan Tanjung Laut Indah Polsek Bontang Selatan Aiptu Mulyo Prayitno melaksanakan sosialisasi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba di SDN 003 Bontang Selatan, Selasa  (14/6/2022).

Siswa-siswi SDN 003 Bontang Selatan terlihat antusias mengikuti sosialisasi bahaya narkoba yang dipaparkan oleh Bhabinkamtibmas. Bahkan di antara siswa ada yang bersemangat menanyakan jenis narkoba.

Dalam pemaparannya, Aiptu Mulyo Prayitno menjelaskan, bahaya narkoba seperti ganja, ekstasi, sabu, heroin, methamphetamin, heroin, morfin, pil koplo dan lain-lain. Barang tersebut bisa menjerumuskan generasi muda. Tidak sedikit generasi muda rusak karena narkoba.

“Oleh karena itu, melalui pertemuan ini para siswa harus mengetahui sejak dini tentang bahaya narkoba agar tidak terjerumus. Raihlah cita-citamu setinggi langit tanpa ada terkontaminasi dengan rayuan teman lingkungan sekitar,” ungkapnya

Kegiatan penyuluhan narkoba, diikuti puluhan siswa-siswi kelas 4, 5, 6 dan guru SDN 003 Bontang Selatan sebanyak 60 orang.

Kepala SDN 003 Bontang Selatan Henriani SPd, mengatakan, siswa- siswi mengetahui dan memahami pendidikan tidak harus dari sekolah saja. Tapi peran aparat kepolisian dalam memberikan pemahaman juga sangat membantu pengetahuan siswa.

“Anak di bawah umur masih rentan dengan hal-hal yang dapat mempengaruhi pikiran mereka. Dengan adanya, penyuluhan dari Bhabinkamtibmas, kami sangat berterima kasih bisa menambah ilmu bagi anak didik kami di SDN 003 Bontang Selatan,” tutur Henriani. (hms)

Polsek Bontang Selatan Giatkan Patroli KRYD Yustisi Prokes

0

BONTANG – Untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas dan penyebaran Covid-19, Polsek Bontang Selatan melaksanakan patroli KRYD (Kegiatan Kepolisian Rutin yang Ditingkatkan) yustisi pendisiplinan protokol kesehatan (prokes) Selasa (14/6/2022).

Kegiatan patroli KRYD pendisiplinan prokes dilakukan secara mobile dengan menyasar masyarakat yang beraktivitas di pertokoan, Pasar Rawa Indah, ATM perbankan, pelabuhan, Pasar Malam Berbas dan tempat keramaian lainnya di wilayah Polsek Bontang Selatan.

Kapolres Bontang AKBP Hamam Wahyudi melalui Kapolsek Bontang Selatan AKP Abdul Khoiri mengatakan pelaksanaan patroli yustisi ini dilaksanakan secara rutin setiap hari untuk memastikan masyarakat tetap patuhi protokol kesehatan yang sudah diatur pemerintah.

”Tujuan patroli yustisi ini untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas. Selain itu untuk mencegah penyebaran Covid-19,” kata Kapolsek Bontang Selatan Iptu Abdul Khoiri.

Dalam pelaksanaannya, personel Polsek Bontang menyampaikan himbauan kepada warga agar tetap patuhi protokol kesehatan serta memberikan masker dan himbauan langsung kepada yang tidak memakai masker pada saat sedang beraktifitas di luar rumah.

“Meskipun saat ini penyebaran Covid-19 terus melandai dan kota Bontang berstatus PPKM level 1 namun kami berharap tidak lengah dan kendor untuk menjaga protokol kesehatan sehingga pandemi ini benar-benar berakhir dan kita semua dapat beraktivitas secara normal,” pungkas Iptu Abdul Khori. (hms)

Perluas Program Makmur, PKT Tanam Jagung 50 Hektare di Gorontalo

0
SEVP Business Support PKT Meizar Effendi bersama dengan Pj. Bupati Boalemo Hendriwan saat acara penanaman perdana jagung dalam rangka perluasan Program Makmur di Kabupaten Boalemo Provinsi Gorontalo, Selasa (14/6/2022).

PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) kembali perluas program Makmur dalam mendorong produktivitas hasil pertanian, khususnya komoditas jagung di Kabupaten Boalemo Provinsi Gorontalo, dengan luasan lahan mencapai 50 hektare. Penanaman perdana jagung dilakukan Manajemen PKT bersama perwakilan Pemprov Gorontalo dan Pemkab Boalemo di Kecamatan Dulupi, Selasa (14/6/2022).

Project Manager Agro Solution PKT Adrian R.D. Putera, mengatakan program Makmur kali ini akan dilaksanakan dalam dua tahap, diawali Demonstration Plot (Demplot) jagung diatas lahan 2 Ha menggunakan produk terbaru PKT yakni NPK JOS, yang merupakan pupuk NPK yang telah ditambahkan mikroorganisme hayati seluas 1 Ha. Sedangkan untuk pembanding, menggunakan NPK Pelangi 16-16-16 yang dikombinasikan dengan perlakuan penambahan produk pupuk hayati Ecofert dan dekomposer Biodex seluas 1 Ha.

“NPK JOS ini adalah produk terbaru PKT, sehingga dengan ujicoba ini kita bisa melihat dan membuktikan kualitas produk pupuk Non Subsidi dari PKT,” ujar Ardian.

Selanjutnya lahan diluar demplot akan langsung menjadi area Program Makmur untuk komoditas jagung yang direncanakan seluas 50 Ha, bekerjasama dengan seluruh stake holder yang akan terlibat, yaitu petani, produsen/distributor agroinput, penyedia permodalan dan offtaker.

“Para petani akan mendapat pendampingan seluruh stakeholder terkait, agar produktivitas jagung dapat meningkat sesuai ujuan program Makmur,” tambah Adrian.

SEVP Business Support PKT Meizar Effendi

SEVP Business Support PKT Meizar Effendi, mengungkapkan program Makmur merupakan salah satu fokus PKT bersama Pupuk Indonesia melalui sinergi BUMN, untuk mendorong pengembangan sektor pertanian dalam mendukung terwujudnya ketahanan pangan nasional. Program ini juga langkah aktif PKT mengajak generasi muda kembali bertani dan melirik pertanian sebagai sektor potensial, sekaligus mendorong peningkatan penggunaan pupuk non subsidi untuk mengurangi ketergantungan petani akan pupuk subsidi.

“Program ini direalisasikan melalui pendampingan intensif dan berkelanjutan, melibatkan rantai pasok yang didukung teknologi berbasis pada triple bottomline 3P (people, planet dan profit),” ujar Meizar.

Sejauh ini program Makmur telah dilaksanakan PKT di berbagai daerah tanggung jawab perusahaan pada beragam komoditi, meliputi wilayah Kalimantan, Sulawesi, Jawa Tengah, Jawa Timur, NTB, NTT dan Papua Barat. Dari total target 60.000 hektare di tahun 2022, PKT telah merealisasikan lebih dari 47.000 hektare dengan akuisisi petani diatas 23.000 orang dari target 25.000 petani.

“Sedangkan untuk Gorontalo, realisasi program Makmur mencapai 342 hektare untuk komoditas padi dan jagung, dengan menggandeng 380 petani di 4 Kabupaten yakni Gorontalo, Boalemo, Pohuwato serta Bone Bolango,” terang Meizar.

Dirinya pun mendorong para petani Gorontalo yang belum tergabung dapat turut mengambil peran pada program Makmur, mengingat sektor pertanian memiliki potensi untuk dikembangkan dalam menopang ketahanan pangan nasional, sekaligus menjadi peluang bisnis bagi para petani. Hal ini melihat keberhasilan program Makmur yang telah dilaksanakan PKT di berbagai daerah, mampu meningkatkan produktivitas sehingga berdampak langsung terhadap kesejahteraan petani.

“Melalui optimalisasi tata kelola pertanian pada program Makmur, kesejahteraan petani pun dapat kita tingkatkan. Sebab program ini tak hanya ditujukan untuk meningkatkan produktivitas hasil pertanian, tapi juga kepastian pembelian hasil panen secara berkala,” pungkas Meizar.

Pada kesempatan itu, PKT turut menyalurkan bantuan pupuk NPK, Urea serta pupuk hayati Ecofert dan Biodex untuk demplot jagung, sebagai dukungan sarana bagi petani setempat dalam memacu produktivitas pertanian. (adv)

Kualitas Sekolah Swasta Setara Negeri, Harus Dilirik Demi Pemerataan Peserta Didik

0
Puji Setyowati Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim

SAMARINDA – Komisi IV DPRD Kaltim mengggelar rapat dengar pendapat dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim, Selasa (14/6/2022). Rapat membahas proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA/SMK sederajat. Komisi IV menilai sebaran siswa di sekolah negeri dan swasta harus merata.

Menurut Wakil Ketua Komisi IV DPRD Katim Puji Setyowati, keseluruhan proses PPDB mulai dari verifikasi, sistem, dan jaringan sudah siap. Permasalahannya adalah tidak semua lulusan SMP dapat terakomodasi di sekolah negeri. Sedangkan sejumlah orang tua siswa enggan untuk menyekolahkan anaknya di sekolah swasta.

“Memang ini menjadi PR (Pekerjaan Rumah) kita bersama. Bagaimana memberikan pemahaman bahwa swasta itu bagus, memberikan kepercayaan kepada masyarakat. Di-support tidak hanya Bosnas, Bosda tapi juga sistem pendidikannya,” terangnya.

“Ini masukan saja supaya (Disdikbud) membuat regulasi anak yang sudah diterima di swasta tidak bisa lagi mendaftar ke negeri. Yang kita inginkan bagaimana program kedepan swasta ini dilirik. Supaya ada pemerataan,” sambungnya.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Anwar Sanusi memaparkan, daya tampung sekolah swasta dan negeri jenjang SMA/SMK cukup untuk menampung lulusan SMP.

“Kalau cuma negeri tidak cukup. Tapi seluruhnya yang keluar SMP 129 ribu rombel sedangkan daya tampungnya 137 ribu. Cukup daya tampung untuk negeri dan swasta,” jelasnya.

Lebih lanjut Anwar mengatakan, untuk menambah daya tampung, tahun 2022 ini telah dibangun gedung baru untuk sejumlah SMA. Sedangkan tahun depan, pihaknya masih menunggu lahan yang bisa dibangun gedung baru.

“Pembangunan 2022 menyeleasikan yang SMAN 16, SMAN 17, dan SMAN 14. Itu belum punya gedung selesai semua tahun ini. Di 2023 belum, masih kesulitan tanahnya,” ucapnya.

Ia menegaskan, Pemprov Kaltim tidak menganaktirikan sekolah swasta. Pihaknya tidak membedakan perlakuan baik untuk negeri dan swasta. Termasuk memberikan insentif untuk guru swasta diluar dana Bosnas dan Bosda.

“Sudah membantu guru swasta, diberi swasta 1 juta rupiah per bulan dari pemprov. Untuk biaya sekolah sama tidak ada beda. Kenapa harus dibedakan pendidikan. Biaya lain juga harusnya sama,” tandasnya. (eky/adv)

Kecamatan Bontang Selatan Resmi Buka Pelayanan Malam bagi Masyarakat

0

BONTANG – Wali Kota Bontang Basri Rase meresmikan Pelayanan Malam dan Pencanangan Zona Integritas (ZI) di Kecamatan Bontang Selatan, Senin (13/6/2022) malam di Kantor Kecamatan Bontang Selatan. Kegiatan dihadiri oleh Camat Bontang Selatan Kamsal, serta para lurah se-Kecamatan Bontang Selatan.

Dalam sambutannya, Basri mengungkapkan apresiasi kepada Kecamatan Bontang Selatan yang telah berkomitmen mewujudkan ZI. Ia juga menghimbau pelayanan malam nantinya harus berjalan optimal untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat.

“Saya pesan, di depan harus ada bagian penerima tamu untuk mengarahkan masyarakat yang datang. Pelayanan malam ini merupakan bagian dari peningkatan pelayanan,” ucapnya.

Terpisah, Camat Bontang Selatan, Kamsal mengatakan masyarakat nantinya bisa mengakses berbagai layanan malam sama seperti pelayanan pagi, kecuali hal yang berkaitan dengan pertanahan.

“Yang tidak bisa dilakukan untuk pelayanan malam adalah terkait administrasi pertanahan saja, karena itu teknis. Selain itu insyaallah bisa semua,” ucapnya.

Ia berharap, layanan malam dapat mengakomodasi kebutuhan masyarakat Bontang Selatan yang bekerja pada pagi hari, sehingga kebutuhannya terlayani pada malam hari.

“Harapannya mereka merasa terlayani semua, kita tahu sebagian besar masyarakat kita ini kalau pagi ada yang bekerja. Maka jika pagi tidak bisa terlayani, maka dengan pelayanan malam bisa terlayani,” ujarnya.

Layanan malam di Kecamatan Bontang Selatan mulai beroperasi satu minggu sejak diluncurkan dan akan mulai buka pelayan pada pukul 19.30 hingga 21.20 Wita. (kmf/rose)

Polres Bontang Laksanakan Patroli Harkatibmas Malam Hari

0

BONTANG – Untuk memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas), Satuan Samapta Polres Bontang melakukan patroli malam di Kota Bontang, Minggu (12/6/2022). Patroli dipimpin Kasubnit Dalmas Satuan Samapta Polres Bontang Bripka Bambang Pandu Irawan dan diikuti 4 personel Samapta.

Sasaran patrol adalah objek vital dan tempat keramaian, seperti SPBU Km 6, pusat perbelanjaan Ramayana Bontang, objek wisata Bontang Kuala, Taman Adipura Bontang Kuala, dan permukiman warga.

Kapolres Bontang AKBP Hamam Wahyudi S.H, S.I.K, M.H melalui Kasat Samapta Polres Bontang AKP Widodo mengatakan, kegiatan patroli ini untuk mencegah dan mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas serta memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“Kami juga melaksanakan patroli ke permukiman padat penduduk untuk memastikan situasi kamtibmas dalam keadaan aman dan kondusif,” ucap Kasat Samapta AKP Widodo.

Selain melaksanakan patroli personel juga melakukan pemeriksaan terhadap pemuda yang asyik berkumpul hingga larut malam untuk mencegah dan mengantisipasi terjadinya tindakan aksi premanisme, membawa senjata tajam (sajam) dan peredaran narkoba. Petugas juga menyampaikan himbauan protokol kesehatan.

Kasat Samapta berharap kepada masyarakat untuk dapat sama-sama menjaga kamtibmas di wilayahnya masing masing. ”Apabila menemukan segala bentuk tindak pidana segera hubungi kantor polisi terdekat atau menghubungi layanan call center 110 Polres Bontang untuk segera ditindak lanjuti,” pesannya.  (hms)

Raperda Disetujui, Bontang Bakal Tambah 8 Kelurahan

0

BONTANG – Rencana pemekaran wilayah dengan menambah 8 kelurahan di Kota Bontang bakal segera terwujud. Seluruh fraksi DPRD Kota Bontang melalui Rapat Paripurna DPRD Kota Bontang telah menyepakati 4 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) inisiatif Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang, Senin (13/6/2022). Salah satunya mengenai Raperda Pembentukan Kelurahan.

Rapat paripurna yang digelar di ruang rapat DPRD Kota Bontang, dalam rangka penyampaian pandangan umum fraksi DPRD terhadap 4 raperda inisiatif Pemkot Bontang dan pandangan Wali Kota Bontang terhadap 7 raperda inisiatif DPRD Kota Bontang.

Dalam rapat hadir Wakil Ketua DPRD Agus Haris, dan Junaidi beserta seluruh anggota fraksi, Wali Kota Bontang Basri Rase, Wakil Wali Kota Bontang Najirah serta seluruh perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD), perusahaan dan tamu undangan. Rapat dibuka Wakil Ketua DPRD Agus Haris.

Kelima fraksi menyatakan persetujuan 4 raperda inisiatif Pemkot Bontang. Yaitu Fraksi Golkar Nasdem, Fraksi PKB PPP dan PDIP, Fraksi Gerindra dan Berkarya, fraksi PKS, Fraksi Hanura dan PAN. Salah satu yang disetujui mengenai Raperda Pembentukan Kelurahan.

Fraksi Golkar dan Nasdem yang disampaikan Faisal, berpendapat pemekaran wilayah bisa memberikan pelayanan maksimal, kesejahteraan, termasuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bontang.

”Secara keseluruhan Fraksi Partai Golkar bersama Nasdem, sepakat dengan adanya Raperda Pembentukan Kelurahan. Terdiri dari 3 Kecamatan, dan 15 Kelurahan bertambah 8 Kelurahan, sehingga menjadi 23 Kelurahan,” beber Faisal yang membacakan pandangan Fraksi Golkar dan Nasdem.

Seperti diketahui, dalam rancangan perda yang telah digodok sejak tahun 2016 ini, skema penambahan 8 wilayah akan memecah beberapa kelurahan di tiga kecamatan, yang wilayahnya dinilai cukup luas.

Kecamatan Bontang Selatan yang semula 6 kelurahan menjadi 9 kelurahan, Bontang Utara dari 6 kelurahan menjadi 9 kelurahan, dan Bontang Barat dari 3 kelurahan bakal ada 5 kelurahan.

Syarat administrasi untuk pemekaran juga dinilai telah sesuai aturan yang tertuang dalam PP 17 Tahun 2018. Adapun pemekaran wilayah sebagai berikut:

Bontang Utara;

– Guntung

– Bontang Baru

– Tanjung Limau (baru)

– Bontang Kuala

– Api-api

– Gunung Elai

– Bukit Sekatup (baru)

– Lok Tuan

– Lok Tuan Raya (baru)

Bontang Selatan;

– Berbas Pantai

– Tanjung Laut

– Tanjung Laut Indah

– Satimpo

– Berbas Tengah

– Berbas Ulu (baru)

– Bontang Lestari

– Nyerakat Lestari (baru)

– Pesisir Lestari (baru)

Bontang Barat;

– Kanaan

– Gunung Talihan

– Tanjung Indah (baru)

– Belimbing

– Bukit Sintuk (baru)

Menanggapi persetujuan atas Rapeda Pembentukan Kelurahan ini, Wali Kota Bontang Basri Rase memberikan apresiasi dan menyambut positif. “Ini kan baru awal. Selanjutnya raperda akan dibahas bersama Pemkot dan DPRD. Naskah akademisnya juga sudah siap. Tergetnya akhir tahun 2022 selesai, sehingga bisa segera kita anggarkan,” tegas Basri.

Soal sarana dan prasarana di tiap kelurahan yang baru dibentuk, Basri menyatakan saat ini sudah siap. “Di Bontang Lestari misalnya, sudah ada GOR dan bisa menggunakan lokasi eks terbang layang. Semoga seluruh anggota DPRD menyetujui sampai pembahasn diakhir, sehingga bisa danggarkan di APBD Perubahan 2022 atau APBD murni 2023,” pungkasnya. (ahr/mk)

Sosialisasikan Perda Nomor 2 Tahun 2022, Kadir Tappa: Masyarakat Sejahtera Diawali dari Keluarga

0
Anggota DPRD Kaltim Kadir Tappa kembali menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) di Kota Bontang. Kali ini, memhahas Perda Nomor 2 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Pembangunan Ketahanan Keluarga, di Hotel Tiara Surya Kota Bontang, Senin (13/06/2022)

BONTANG – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur H Kadir Tappa mengadakan Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) Nomor 2 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Pembangunan Ketahanan Keluarga di Hotel Tiara Surya Jl Bhayangkara, Kota Bontang, Senin (13/06/2022).

Pada sosialisasi ini, hadirkan dua narasumber yakni Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DPPKB) Bahauddin dan Praktisi Hukum Muhrim.

Meskipun Perda ini terbilang masih baru disahkan, namun diharapkan bisa memberikan jawaban terhadap kondisi masyarakat yang menghadapi masalah dalam lingkup keluarga dan rumah tangga.

Dalam pemaparannya di hadapan 120 warga yang hadir, Kadir Tappa menjelaskan pentingnya Perda ini bagi keluarga. Sebab, tujuan dan arah kesejahteraan keluarga dimulai dari keluarga. “Kita harapkan adanya Perda ini, mampu meningkatkan kesejahteran masyarakat Kaltim, khususnya warga Bontang,” beber politisi Partai Golkar ini.

Menurutnya, keluarga adalah unit terkecil dalam masyarakat yang mempunyai peran yang sangat besar dalam kehidupan berbangsa.

Keluarga paling tidak memiliki delapan fungsi strategis. Yaitu fungsi agama, sosial budaya, cinta kasih, melindungi, reproduksi, pendidikan, ekonomi dan fungsi pembinaan lingkungan.

“Pembangunan bangsa hendaknya diawali dari pembangunan keluarga. Kalau negara kita mau hebat, maka ketahanan keluarga berperan penting,” tambahnya.

Sementara itu Bahauddin menyebut, ada 3 indikator dalam ketahanan keluarga. Pertama kondisi dinamis suatu keluarga, ulet, tangguh. Kedua, mampu secara fisik, materi, psikis, mental dan spiritual. Ketiga, hidup mandiri, mengembangkan diri dan keluarga hidup harmonis sejahtera lahir dan bahagia batin.

“Keluarga yang kuat adalah keluarga yang berbudaya secara kosisten dan komitmen jalankan prinsip kebaikan. Membentuk keluarga sakinah bagian tugas, ayah ibu dan anak. Saling kerja sama dan kasih sayang, dan membantu satu dengan yang lainnya, ” tuturnya. (dar/adv)