Beranda blog Halaman 1110

Jalin Silaturahmi, Pawarta Bontang Adakan Kupatan Bersama Paguyuban di Bontang

0
Kegiatan Kupatan Pawarta di Pondok Harmoni Kelurahan Telihan.

BONTANG – Paguyuban Warga Tulungagung (Pawarta) Bontang menggelar silaturahmi atau yang biasa dikenal dengan istilah ‘Kupatan’, Kamis (26/5/2022) di Pondok Harmoni, Kelurahan Telihan. Kegiatan ini mengundang 37 paguyuban di Kota Bontang.

Ketua Pawarta Bontang, Rekuh Noto mengungkapkan silaturahmi ini biasanya dilakukan paa bulan Syawal dan rutin dilakukan setiap tahun, namun baru tahun ini agenda Kupatan dapat diselenggarakan kembali.

“Alhamdulillah, ini menjadi kegiatan rutin kami Pawarta Bontang untuk bersilaturahmi dengan paguyuban lain, dan setelah terhalang pandemi selama dua tahun, kami kembali membuat agenda seperti ini,” ungkapnya kepada mediakaltim.com, Selasa (31/5/2022).

Tentunya, hal ini sangat disambut baik oleh para anggota Pawarta dan juga anggota paguyuban lain. Dengan silaturahmi ini, diharapkan seluruh anggota dapat menjalin hubungan baik dengan paguyuban lainnya.

“Kegiatan ini juga merupakan upaya Pawarta untuk saling mengenalkan paguyuban-paguyuban di Bontang. Semoga setelah kegiatan ini, mereka dapat lebih menyatukan sinergi dalam melestarikan budaya-budaya jawa,” ujarnya.

Diawali dengan senam sehat, kegiatan Kupatan ini juga menampilkan budaya khas Jawa, yaitu kuda lumping dengan diiringi musik alunan Jawa.

“Acara ini kami rangkai sesantai mungkin. Kami menghadirkan penampilan kuda lumping serta hiburan dari artis lokal Bontang, ” tandasnya. (adv/ahr)

Pilihannya Pansus atau Pokja, Tuntaskan Polemik CSR Perusahaan di Kaltim

0
Hadi Mulyadi Wakil Gubernur Kaltim dan Makmur HAPK Ketua DPRD Kaltim

SAMARINDA – DPRD Kaltim berencana membentuk Panitia Khusus (Pansus) tentang Coorporate Social Responsibility (CSR) dan merevisi Peraturan Daerah No 3 Tahun 2013, tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perseroan Terbatas serta Program Kemitraan dan Bina Lingkungan.

Ketua DPRD Kaltim Makmur HAPK usai rapat kerja dengan Wakil Gubernur Kaltim, Selasa (31/5/2022), mengatakan, pihaknya berencana membentuk pansus untuk mengetahui sejauh mana potensi dan porsi CSR perusahaan serta kontribusinya bagi Kaltim.

Selain itu, lanjut Makmur, pansus akan bekerja menentukan besaran CSR yang proporsional untuk disalurkan bagi masyarakat Kaltim. Hasil kerja pansus nantinya akan diserahkan ke Gubernur Kaltim agar ditindaklanjuti.

“Jangan tingkat produksi meningkat, CSR kecil. Nah itu yang harus seimbang. Justru itu perusahaan harus patuh terhadap permintaan Pak Gubernur. Kita nanti di pansus merekomendasikan ke gubernur, yang menindaklanjuti eksekutif dan pengawasannya DPRD,” terangnya (31/5/2022).

Ditempat yang sama Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi mengatakan, Pemprov dan DPRD Kaltim serta pihak lain harus sepemahaman terkait besaran dan alokasi dana CSR. Terkait rencana pembentukan Pansus CSR oleh DPRD Kaltim, ia memyebutkan tanpa membentuk pansus pun, DPRD sudah melekat dengan fungsi pengawasan.

“Sebenarnya DPRD itu ada pansus ataupun tidak, fungsinya ‘kan pengawasan. Sifat pansus mungkin terkait hal-hal tertentu, tapi DPRD fungsinya pengawasan. Bisa iya bisa tidak (perlu),” terangnya usai rapat kerja di DPRD Kaltim.

Sementara anggota Komisi III DPRD Kaltim Romadhony Putra Pratama menyatakan, polemik dana CSR khususnya perusahaan batu bara di Kaltim sangat urgen diselesaikan. Sedangkan pembentukan pansus membutuhkan waktu yang tidak sebentar karena perlu mekanisme yang panjang.

Atas dasar itu, ia menilai ketimbang membentuk pansus lebih baik membentuk kelompok kerja (pokja) pembahas dana CSR, khususnya bagi perusahaan batu bara.

“Kalau bentuk pansus butuh waktu dan anggaran, sedangkan masih banyak perda yang harus diselesaikan. Kita bisa jadikan pokja untuk membahas CSR ini. Karena ini kan ditunggu masyarakat penyelesaiannya,” terangnya (1/6/2022).

“Nanti kita libatkan akademisi dan dinas teknis dalam pokja. Semua perusahaan dipanggil, dengan catatan yang hadir pengambil kebijakan lah,” lanjutnya.

Untuk menuntaskan polemik ini, lanjut Romadhony, Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim harus sepemikiran dengan DPRD Kaltim. Terkait aturan yang semestinya mengatur besaran CSR yang harus dikeluarkan, ia menganggap Kepmen 1824 tahun 2018 tentang Pedoman Pelaksanaan Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat sudah cukup dijadikan acuan.

“Mempertegas mau dibawa kemana CSR ini. Jangan sampai kemauan provinsi tidak sinkron. Makanya kita perlu penyatuan frame. DPRD sesuai tupoksi-nya dan kemauan Pemprov berdasar aturan yang berlaku,” tandasnya. (eky/adv)

Permintaan Revisi Pergub 49/2020 Kembali Mencuat, Wakil Gubernur dan DPRD Gelar Rapat Kerja

0
(Dari kiri) Hadi Mulyadi Wakil Gubernur Kaltim, Makmur HAPK Ketua DPRD Kaltim dan M. Samsun Wakil Ketua DPRD Kaltim saat menggelar Rapat Kerja, Selasa (31/5/2022).

SAMARINDA – Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi menghadiri rapat kerja dengan DPRD Kaltim, Selasa (31/5/2022). Dalam rapat tersebut sejumlah legislator Karang Paci kembali mendorong revisi Pergub 49/2020.

Ketua Fraksi PKB Syafruddin mengatakan, salah satu hal yang menjadi fokus pembahasan adalah revisi Pergub 49/2020 tentang Tata Cara Pemberian, Penyaluran dan Pertanggungjawaban Belanja Bantuan Keuangan Pemda.

Menurut Syafruddin, Pergub itu menghambat bantuan keuangan dan realisasi hasil reses anggota DPRD Kaltim. Besaran bantuan keuangan yang minimal Rp 2,5 miliar dinilai tidak memberikan keleluasaan merealisasikan usulan masyarakat yang nilainya tidak mencapai miliaran rupiah.

“Masih berkutat masalah lama, revisi Pergub 49. Ini betul-betul menghambat. Tidak bisa leluasa membantu usulan rakyat berkaitan dengan peningkatan fasilitas publik, jalan dan drainase lingkungan. Ini yang tadi dibahas panjang,” tegasnya.

Sementara Ketua DPRD Kaltim Makmur HAPK mengatakan, tujuan mengundang Gubernur Kaltim untuk sinkronisasi kegitan dewan dengan kegiatan Pemprov Kaltim. Terkait Pergub 49 2020, Makmur berharap ada tindaklanjut dari gubernur terkait hal yang menjadi dorongan DPRD Kaltim sejak dua tahun terakhir itu.

“Yang pertama menyangkut soal kegiatan yang tentunya tidak terlepas dari tupoksi dewan supaya nanti apa yg menjadi pokir dewan dan kegiatan pemprov menjadi satu kesatuan. Kedua masalah Pergub 49 supaya dicabut atau direvisi, paling tidak di dalamnya dihapuskan itu saja,” terangnya.

Menanggapi permintaan tersebut, Hadi Mulyadi menyatakan akan menyampaikan usulan DPRD Kaltim tersebut kepada Gubernur Kaltim Isran Noor.

“Kami akan rembukan kembali dengan Pak Gubernur,” jawabnya singkat kepada Media Kaltim. (eky/adv)

 

Jebol Pagar Beton, Dua Maling Tembaga KSB Ditangkap Satpam

0

BONTANG– Dua pria berinisial SAS (32) dan A (21) ditahan polisi Bontang lantaran kedapatan mencuri tembaga di gudang milik PT Kaltim Said Barito (KSB). Pencurian yang berlangsung  Senin (30/5/2022) tengah hari itu, terungkap setelah satpam  mendapati pagar beton belakang gudang berlubang alias dijebol.

Karena curiga ada maling masuk, ketiga satpam itu lantas berkeliling di sekitar gudang. Tak disangka mereka mempergoki SAS dan A keluar dari gudang sembari membawa tembaga hasil curian. Tak pikir panjang, ketiga satpam  langsung menangkap pelaku, untuk kemudian diserahkan ke Polsek Bontang Utara.

“Jadi kedua pelaku itu terlihat satpam keluar dari dalam sambil bawa tembaga. Saat itu juga keduanya langsung diamankan,” ucap Kasi Humas Polres Bontang, Iptu Mandiyono saat dihubungi wartawan, Selasa (30/5/2022) siang.

Kepada polisi yang memeriksanya, SAS dan A mengaku sering mencuri tembaga dari dalam areal perusahaan. Tembaga curian itu lantas dijual untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Jadi motifnya karena tidak bekerja makanya nekat mencuri. Sudah beberapa kali mencuri. Hanya saja baru ketahuan,” ungkap Iptu Mandiyono.

Dari tangan SAs dan A, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya, satu buah obeng, satu buah linggis, serta 6 batang tembaga berukuran dua meter.

Akibat kejadian ini, PT KSB mengalami kerugian mencapai Rp 5 juta. “Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya pelaku kini sudah kami amankan dan dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang  pencurian,” pungkasnya. (vic)

Satlantas Polres Sosialisasikan Kamseltibcar Lantas di Kantor PLN Bontang

0

BONTANG – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres  Bontang menggelar Pendidikan Masyarakat (Dikmas) Keamanan, Keselamatan, Ketertiban dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcar Lantas) dan Pendisiplinan Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19 kepada karyawan dan driver PT PLN (Persero) Cabang Bontang di Gedung PT PLN  Bontang, Senin (30/5/2022) pagi.

Dalam sosialisasi tersebut Kepala Unit Keamanan dan Keselamatan (Kanit Kamsel) Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bontang Aipda Aji Pamungkas bersama anggota sebagai narasumber satu persatu menjelaskan dan mempraktekkan contoh disiplin berlalulintas di jalan raya.

“Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi kepada karyawan PT PLN Bontang agar selalu patuh pada peraturan berlalu lintas sehingga menjadi salah satu perusahaan yang mendukung terwujudnya Kamseltibcar Lantas Kota Bontang,” ujar Aji Pamungkas.

Kasatlantas Polres Bontang AKP Edy Haruna S.H. menyampaikan sosialisasi ini untuk tertib membiasakan diri memakai helm standar SNI, memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM), membawa Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), dan tidak menggunakan handphone saat mengemudikan kendaraan.

“Selalu patuhi peraturan lalu lintas dan jadikan keselamatan berlalu lintas sebagai budaya,” pungkasnya. (hms)

Education Trip, Kodim 0908 Bontang ‘Diserbu’ Murid SD IT Asy Syaamil

0

BONTANG – Kodim 0908/Bontang ‘diserbu’ 87 siswa-siswi yang  didampingi guru pembimbing SD Islam Terpadu Asy Syaamil Bontang. Mereka disambut langsung  Dandim 0908/Bontang Letkol Arh Choirul Huda yang didampingi Pasi Ops Kodim Kapten Inf Norkem beserta 5 Anggota Kodim, Senin (30/05/2022).

Kegiatan bertajuk “Education Trip” ini dilaksanakan selama 2 hari yaitu tanggal 30 dan 31 Mei 2022. Kegiatan ini  bertujuan mengenalkan jati diri TNI dan deskripsi tentang profesi TNI, sehingga dapat memberikan motivasi kepada anak-anak untuk memiliki semangat besar dalam meraih cita-cita di masa depan, terutama untuk menjadi anggota TNI.

Para siswa dijemput menggunakan bus dan truk TNI untuk menambah semangat mereka. Siswa-siswi diberikan pengetahuan tentang apa itu tugas pokok TNI. Baik tugas perang maupun tugas selain perang di masa damai seperti sekarang.

Mereka diputarkan beberapa video untuk mengenalkan peran, fungsi dan tugas pokok TNI dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Dalam kesempatan itu, Dandim 0908/Bontang Letkol Arh Choirul Huda menyampaikan bahwa kunjungan Education Trip ini adalah sebagai salah satu upaya menyiapkan generasi emas yang kelak akan menjadi pemimpin bangsa.

Untuk itu, dalam kegiatan ini disampaikan pesan moral guna menanamkan nilai-nilai nasionalisme kepada para siswa. Sehingga apa yang didapat selama berada di Kodim akan membekas di hati dan pikiran, serta terbawa hingga saat mereka besar nanti.

“Kita tak hanya memberikan pengetahuan tentang TNI saja. Akan tetapi kita juga sampaikan beberapa pesan moral, guna menanamkan nilai-nilai nasionalisme kepada mereka mulai sejak dini,” ungkap Dandim.

Selain mengenalkan tentang peran, fungsi, dan tugas pokok TNI, para siswa dan siswi juga diberikan tentang pengetahuan wawasan kebangsaan, pengetahuan baris berbaris, serta materi pengenalan senjata. (Pendim Btg)

Dulu Curi Ayam Sekarang Bobol Warung, Beraksi di Kukar Dua Maling Asal Samarinda Dibekuk

0

BONTANG– Dua pria asal Samarinda, S (47) dan M (43) dibekuk polisi lantaran membobol sebuah warung di Jalan Poros Samarinda-Bontang, tepatnya di Desa Makarti, Kecamatan Marang Kayu, Kabupaten Kutai Kartanegara.

Dari aksinya itu, S dan M berhasil menggasak 7 buah tabung LPG 3 kg, satu unit handphone merek Xiaomi 3s, dan 31 bungkus rokok berbagai merek. Akibatnya, pemilik warung, Sumiyem (73), menderita kerugian mencapai Rp 3,2 juta.

Aksi pencurian dilakukan S dan M pada Selasa (5/4/2022) sekitar pukul 03.00 Wita. Sumiyem tahu tempat mencari nafkahnya dikuras maling beberapa jam kemudian,  usai mendapati lampu teras warung mati dan pintu terbuka lebar.

Saat menyadari dirinya telah menjadi korban pencurian, dia  kemudian melapor Polsek Marang Kayu.

“Korban mengalami kerugian 3,2 juta rupiah dan langsung melaporkan ke Polsek Marang Kayu,” ucap Kasi Humas Polres Bontang, Iptu Mandiyono saat dikonfirmasi, Senin (30/5/2022).

Uniknya, korban sempat berhasil melacak keberadaan handphone miliknya. Diketahui, pelaku (S serta M) melarikan diri ke Samarinda. “Terakhir terpantau di Jalan Teuku Umar, kemudian melarikan diri,” ungkap Mandiyono.

Usai melakukan serangkaian penyelidikan, polisi akhirnya berhasil membekuk S dan M pada Minggu (29/5/2022) sekitar pukul 17.30 di dua lokasi yang berbeda di Samarinda.

“Anggota Reskrim Polsek Marang Kayu di bantu oleh Jatanras Polda Kaltim dan Jatanras Polresta Samarinda berhasil membekuk kedua pelaku. M diamankan di Bundaran Pasar Segiri, sedangkan S  diamankan di jembatan perniagan Pasar Segiri,” sebutnya.

Mandiyono menambahkan, S dan M nekat mencuri lantaran tidak memiliki pekerjaan tetap alias pengangguran.

“Hasil curian niatnya mau dijual kembali untuk biaya sehari-hari. Untuk S, dia memang sering mencuri seperti ayam begitu dan sudah dua kali keluar masuk penjara kasus narkoba,” jelasnya.

Atas perbuatannya kini kedua pelaku telah ditahan  dan dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang tindak pidana pencurian. (vic)

Bontang Sabet Juara Umum Gebyar TIK 2022

0
Juara 1 Lomba Desain Poster Nurlaila Mutiara Ningsih bersama Guru Pendamping Apris Triatmiko.

BONTANG – Kota Bontang berhasil menjadi juara umum dalam lomba Gebyar Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) 2022 yang diselenggarakan oleh UPTD Teknologi Komunikasi dan Informasi Pendidikan (Tekkom dan Infodik) Kaltim.  Juara 1 diraih siswi SMK Negeri 1 Bontang, Nurlaila Mutiara Ningsih dalam bidang Desain Poster.

Gebyar TIK 2022 melombakan 4 bidang yakni Animasi, Desain Poster, Desain Kemasan Produk, dan E-Borneo (Mobile Legend). Awalnya, para peserta mengirimkan karya secara daring dan diseleksi untuk mendapatkan terbaik 1 mewakili masing-masing cabang dinas. Bontang dan Sangatta termasuk dalam cabang dinas wilayah 2.

“Yang terbaik dari masing-masing cabang dinas ini ada 6 orang dan 1 orang dari Samarinda dan yang berhak masuk grand final di Balikpapan,” ungkap Guru Seni SMKN 1 Bontang Apris Triatmiko kepada mediakaltim.com, Senin (30/5/2022).

Yang lolos, lanjut Apris, hanya 3 bidang lomba dari 4 bidang lomba yang ada, yaitu lomba animasi diwakili oleh SMA Vidatra, desain poster diwakili oleh SMKN 1 Bontang, dan desain kemasan produk diwakili oleh SMA Negeri 3 Bontang.

“Jadi dari 4 lomba, kita lolos untuk 3 bidang lomba, dan alhamdulillah semuanya berasal dari Kota Bontang,” jelasnya.

Grand Final Gebyar TIK 2022 berlangsung selama 4 hari di Hotel Horizon Sagita Balikpapan pada 23-26 Mei 2022. Persiapan penuh dilakukan oleh seluruh peserta yang berhasil lolos ke grand final.

“Seluruh peserta latihan dengan optimal dan untuk desain poster tentunya latihan penggunaan software yang digunakan untuk mendesain serta konsep dari poster tersebut,” ujarnya.

Sebagai Guru Pendamping, Apris juga terus mendukung penuh Nurlaila dalam segala persiapan lomba, mulai dari kesiapan mental sampai kebutuhan perlengkapan pendukung Nurlaila dalam mengikuti lomba.

“Kebetulan peserta lomba desain poster ini anggota lukis saya di sekolah. Jadi selain sudah terbiasa latihan. Tinggal menjaga kondisi kesehatan, tetap fokus dan tenang agar tidak nervous saat lomba. Latihan software pendukung dan menyiapkan sarana yang dibutuhkan seperti laptop yang spesifikasinya mampu untuk kebutuhan desain grafis, “paparnya.

Prestasi yang diraih kali ini, membawa Kota Bontang mendapatkan 2 emas dan 1 perunggu, di antaranya Juara 1 Desain Poster oleh SMKN 1 Bontang, Juara 1 Animasi oleh SMA Vidatra Bontang, dan Juara 3 Desain Kemasan Produk oleh SMA Negeri 3 Bontang.

“Semoga prestasi ini memotivasi siswa lain dan terus memberikan semangat untuk berkarya dan membawa nama baik sekolah dan Bontang kedepannya, sekaligus  memberikan pengalaman positif untuk peserta yang telah mengikuti lomba,” harap dia. (ahr)

Wakil Kaltim di Paskibraka Nasional Punya Cita-Cita Bertemu Presiden

0
Fulgentia Marianne, saat menjalankan proses seleksi paskibraka tingkat Provinsi Kaltim.

BONTANG – Sejak kecil Fulgentia Marianne bercita-cita ingin bertemu Presiden Republik Indonesia. Gadis yang kerap disapa Dency ini menunjukkan tekadnya untuk menggapai cita-cita tersebut. Alhasil, dia berhasil lolos mewakili Kaltim sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional.

Kepada mediakaltim.com Senin (30/5/2022), dia bercerita saat kecil seringkali bertanya dengan ibunya, apakah dia bisa bertemu dengan presiden, dan ibunya selalu menjawab dan menyemangati bahwa suatu saat dirinya bisa bertemu dengan presiden.

“Berawal dari melihat anak kecil yang bisa salaman sama presiden, lalu saya bertanya ke mama saya ‘mah,gimana caranya Dency bisa salim (mencium tangan) sama presiden?’ Mama saya menjawab bisa kalo kamu ikut paskibraka nanti saat SMA,” jelasnya.

Dia mengaku, saat bergabung dengan paskibraka membuatnya lebih mandiri, disiplin, dan terlatih fisik serta mental untuk menjadi lebih kuat. “Bagi saya ikut paskibraka itu suatu hal yang keren, fisik dan mental dilatih supaya kuat,” ujarnya.

Gadis kelahiran Malang, 3 Januari 2006 ini, telah mengikuti serangkaian proses seleksi sejak Februari 2022. Diawali dengan audisi awal tingkat kota dan provinsi dengan mendatangkan tim dari provinsi ke Bontang. Setelah dilakukan seleksi dan MCU (Medical Check Up) pada April, akhirnya terpilih 5 orang untuk tingkat provinsi, terdiri dari 2 perempuan dan 3 laki-laki.

Setelah terpilih menjadi perwakilan paskibraka tingkat provinsi, pada 22 Mei 2022, didampingi tim Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) Bontang berangkat ke Samarinda untuk mengikuti seleksi tingkat nasional yang diadakan di Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim. Sebanyak 42 Paskibraka Provinsi yang siap mengikuti seleksi calon paskibraka tingkat nasional.

“Kami mengikuti seleksi selama 3 hari dari tanggal 23-25 Mei 2022. Ada beberapa tes yang saya ikuti yaitu tes psikotes (tertulis dan lisan), tes Pancasila, Peraturan Baris Berbaris (PBB), tes kesehatan, wawancara, juga minat dan bakat. Di sini saya memainkan lagu Leleng menggunakan alat musik Sampek,” terangnya.

Dency pun tak pernah menyangka akan berada di posisi ini. Ia mengatakan, keberhasilan ini berkat dukungan dari keluarga, teman, dan juga guru di sekolah. “Saya bersyukur, ini atas support dari keluarga terutama mama, dan teman-teman juga guru di SMA Vidatra,” ucapnya.

Dency merasa sangat bahagia. Akhirnya, cita-citanya bertemu dengan Presiden RI akan segera terwujud. Ia berpesan kepada teman-teman sebayanya agar bisa terus bermimpi dan memiliki cita-cita, dan ketika kita bisa meraihnya, itu akan menjadi kebanggaan tersendiri untuk kita.

“Satu hal yang bisa saya katakan, kuatkan tekad untuk menggapai sesuatu, dan perlu keseriusan dalam melewati prosesnya. Pengalaman saya mengibarkan Sang Saka Merah Putih di Istana Negara nanti, akan menjadi kenangan yang tak bisa dilupakan,” tandasnya. (ahr)

Walikota Sampaikan LKPD 2021, Realisasi Belanja 87,76%

0

BONTANG – DPRD Kota Bontang menggelar Rapat Paripurna Ke-6 Masa Sidang III, dengan agenda Penyampaian Nota Penjelasan Walikota Atas Raperda Kota Bontang, tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2021, Senin (30/05/2022) di Ruang Rapat DPRD.

Rapat dipimpin Ketua DPRD Bontang Andi Faizal Sofyan Hasdam didampingi Wakil Ketua DPRD Bontang Agus Haris dan Junaidi. Hadir Wali Kota Bontang Basri Rase.

Di awal laporannya, Walikota menyampaikan, bahwa Laporan Keuangan Pemerintah Daerah 2021 telah mendapatkan penghargaan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). “Pemkot Bontang telah menerima Laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) 2021 pada Rabu 18 Mei 2022. Adapun hasil pemeriksaan atas LKPD, Pemkot Bontang mendapatkan Opini Wajar Tanpa Pengecualian yang Ke-8 secara berturut-turut dari tahun anggaran 2014 sampai dengan 2021,” bebernya.

Oleh karena itu, ia memberikan apresiasi kepada jajaran pemerintah dan DPRD Kota Bontang, atas kerjasamanya mengelola keuangan daerah. Selanjutnya, Basri Rase memaparkan data terkait dengan pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2021.

Dijelaskan, Pemerintah bersama dengan DPRD Kota Bontang telah menetapkan APBD 2021 sebesar Rp 1,54 triliun. Dirincikannya, realisasi pendapatan daerah pada Tahun 2021 dari sumber-sumber pendapatan daerah dengan target Rp 1,28 triliun lebih, dapat direalisasi sebesar 1,20 triliun lebih, atau dengan persentase capaian 93.76%.

Sedangkan untuk belanja daerah, melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 17 Tahun 2021, dana alokasi umum sebesar 8% diarahkan untuk bidang kesehatan, terutama dalam intensifikasi vaksinasi guna mencapai herd immunity.

Sedangkan dana transfer umum paling sedikit 25% untuk mendukung program pemulihan daerah, terkait dengan percepatan penyediaan sarana prasarana layanan publik dan ekonomi.

Pada Tahun Anggaran 2021, prioritas belanja daerah dialokasikan untuk penanganan Covid-19 di bidang kesehatan serta penanganan ekonomi sosial yang diakibatkan oleh pandemi.

Belanja daerah yang diungkapkan dalam laporan keuangan Pemerintah Daerah Kota Bontang meliputi belanja operasi, belanja modal dan belanja tak terduga yang anggarannya dialokasikan dalam APBD 2021, ditetapkan sebesar Rp 1.54 triliun lebih dapat direalisasikan sebesar Rp 1,36 triliun atau dengan persentase capaian realisasi sebesar 87,76%.

Pada akhir laporan yang disampaikan oleh Basri Rase, gambaran umum Neraca Pemerintah Kota Bontang per 31 Desember 2021 menunjukkan, aset Pemkot Bontang 2021 sebesar Rp 4,69 triliun lebih mengalami penurunan sebesar 4,18% dari jumlah aset 2020 yang dicatat sebesar Rp 4,9 triliun lebih.

Sedangkan kewajiban yang diperhitungkan dan dicatat hanya kewajiban jangka pendek 2021 sebesar Rp 34.13 miliar lebih, mengalami penurunan dibandingkan dengan kewajiban pada tahun 2020 sebesar Rp 45,88 miliar lebih.

Sementara ekuitas dana berdasarkan hasil kalkulasi sebesar R 4,69 triliun lebih terdiri dari kewajiban sebesar Rp 34,13 miliar lebih, dan ekuitas sebesar Rp 4,66 triliun lebih. Jumlah ekuitas tercatat balance antara neraca dan laporan perubahan ekuitas.

Penjelasan secara lengkap dijabarkan dalam Buku Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan Daerah dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2021, dan Buku Rancangan Peraturan Walikota tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Tahun Anggaran 2021. Buku tersebut diberikan secara simbolis oleh Walikota Bontang Basri rase kepada Ketua DPRD Bontang Andi Faizal Sofyan Hasdam. (kmf/mk)