Pemkot Bagikan 79 Laptop dan Alat Antropometri Bagi Kader Posyandu

BONTANG – Dinas Kesehatan (Dinkes) Bontang menyalurkan 79 unit laptop kepada kader Posyandu se-Kota Bontang. Penyaluran ini menyasar kader yang belum pernah menerima bantuan serupa pada tahun-tahun sebelumnya.

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, menegaskan pengadaan laptop dilakukan secara selektif, agar tidak terjadi doubel anggaran. Ia menyebut, sebagian posyandu sebelumnya telah menerima laptop melalui pokir DPRD yang disalurkan lewat kelurahan.

“Kita tidak akan doubel memberikan. Sudah kita inventarisir dari tahun-tahun sebelumnya. Jadi 79 unit ini khusus untuk yang memang belum mendapatkan,” ujarnya.

Untuk upaya memperkuat pelaporan dan integrasi data layanan kesehatan masyarakat, posyandu di Bontang kini dipastikan telah memiliki perangkat pendukung untuk menyajikan dan melaporkan data tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinkes Bontang, Bahtiar Mabe, menjelaskan bahwa pengadaan laptop bertujuan mengatasi kendala keterlambatan laporan yang selama ini berdampak hingga ke tingkat provinsi dan pusat.

“Selama ini kendala kita salah satunya fasilitas penunjang. Dengan adanya laptop ini, laporan dari posyandu bisa lebih cepat dan akurat,” jelas Bahtiar.

Baca Juga:  Kampung Malahing Posisi 75 Desa Wisata Terbaik di Indonesia

Ia menyebutkan, pengadaan laptop dilakukan melalui anggaran perubahan tahun 2025 dengan nilai sekitar Rp1,4 miliar untuk laptop, dan total sekitar Rp2–3 miliar termasuk perlengkapan pendukung seperti alat antropometri.

“Pelaporan dan pemantauan program kesehatan, termasuk penanganan stunting, dapat berjalan lebih optimal,” ujarnya.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.