Pemprov Kaltim Dorong Untag Samarinda Jadi Pusat Ilmu dan Inovasi di Era IKN

SAMARINDA — Pemprov Kaltim menaruh harapan besar kepada kepemimpinan baru Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Samarinda agar mampu menjawab tantangan zaman, khususnya di tengah transformasi besar daerah seiring kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN). Harapan tersebut disampaikan dalam pelantikan jajaran rektorat Untag Samarinda periode 2026–2029.

Pelantikan Rektor Untag Samarinda Zuhdi Yahya, Wakil Rektor I Evi Kurniasari Purwaningrum, Wakil Rektor II Tukimun, dan Wakil Rektor III Legowo Kamarubaya dilakukan oleh Ketua Dewan Pembina Yayasan Pendidikan 17 Agustus 1945 Samarinda sekaligus Ketua Umum Aptisi, Budi Jatmiko.

Dalam sambutan Gubernur Kaltim yang dibacakan Sekda Sri Wahyuni, Pemprov Kaltim menyampaikan ucapan selamat sekaligus penegasan bahwa amanah kepemimpinan perguruan tinggi bukan sekadar kehormatan, melainkan tanggung jawab besar bagi masa depan daerah.

“Amanah ini bukan hanya sebuah kehormatan, tetapi juga tanggung jawab besar untuk membawa Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda semakin maju, berdaya saing, dan relevan dengan tantangan zaman. Pemprov Kaltim menaruh harapan besar kepada Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” ucap Sri Wahyuni.

Baca Juga:  Kapolres Kutim Pantau Pantai Kenyamukan, Pastikan Keamanan Wisatawan Saat Nataru

Ia menegaskan, sejalan dengan visi pembangunan Kaltim Sukses Menuju Generasi Emas, perguruan tinggi di Kalimantan Timur diharapkan mampu menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan karakter kebangsaan yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila dan jati diri bangsa.

Menurut Sri, posisi Kalimantan Timur yang kini berada dalam fase transformasi besar menuntut perguruan tinggi bersikap adaptif dan progresif. Kehadiran IKN dan perubahan struktur ekonomi daerah, kata dia, harus dijawab dengan inovasi akademik yang relevan dengan kebutuhan pembangunan.

“Apalagi kini Kalimantan Timur berada pada fase transformasi besar seiring kehadiran Ibu Kota Nusantara dan perubahan struktur ekonomi daerah. Kondisi ini menuntut perguruan tinggi untuk adaptif, inovatif, dan responsif terhadap kebutuhan pembangunan daerah. Kurikulum yang relevan, riset yang aplikatif, serta kolaborasi dengan dunia usaha dan industri menjadi keniscayaan,” kata Sri.

Pada kesempatan itu, Sri Wahyuni juga menegaskan komitmen Pemprov Kaltim dalam membangun sumber daya manusia unggul melalui Program Gratispol yang menjadi unggulan Gubernur Rudy Mas’ud dan Wakil Gubernur Seno Aji.

Baca Juga:  Ramai Dikritik Warga, Disporapar Paser Tegaskan Tugu Burung Tiong Belum Tahap Akhir

Program Gratispol, lanjut Sri, memastikan akses pendidikan tinggi gratis bagi masyarakat Kalimantan Timur mulai jenjang Diploma, Sarjana (S1), Magister (S2), hingga Doktor (S3).

“Program ini kami hadirkan untuk memastikan tidak ada anak Kalimantan Timur yang terhambat melanjutkan pendidikan tinggi hanya karena persoalan biaya,” tegasnya.

Ia menjelaskan, pada 2025 pendidikan gratis baru diterapkan bagi mahasiswa semester 1. Namun pada 2026, seluruh mahasiswa semester 2 hingga 8 akan mendapatkan fasilitas pendidikan gratis sesuai persyaratan yang berlaku.

“Jadi, bagi para mahasiswa, kami tegaskan tidak perlu khawatir. Pemprov Kaltim berkomitmen mempercepat realisasi dan memastikan keberlanjutan Program Gratispol agar mahasiswa dapat fokus belajar, berprestasi, dan menyiapkan masa depan tanpa beban kecemasan,” pesannya.

Sri Wahyuni juga berpesan agar kesempatan tersebut dimanfaatkan secara sungguh-sungguh oleh generasi muda sebagai investasi jangka panjang bagi daerah.

“Belajarlah dengan sungguh-sungguh, kembangkan potensi diri, jaga integritas, dan siapkan diri menjadi agen perubahan yang membawa Kalimantan Timur menuju masa depan yang lebih baik,” tutupnya.

Pelantikan tersebut turut dihadiri perwakilan Forkopimda Kaltim, Kepala LLDIKTI Wilayah XI Kalimantan Muhammad Akbar, Wakil Wali Kota Samarinda Saefuddin Zuhri, Ketua Yayasan Pendidikan 17 Agustus 1945 Samarinda Daddy Ruhiyat, jajaran civitas akademika, serta tamu undangan lainnya. (MK)

Baca Juga:  Buffet Ramadan Rp278 Ribu, Four Points Sajikan 300 Lebih Menu Premium

Editor: Agus S

Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.