spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Pengunjung Keluhkan Gedung MTQ Kotor dan Kurang Penerangan, Ini Tanggapan PUPRK

BONTANG – Seorang pengunjung mengeluhkan fasilitas penerangan di Gedung MTQ yang berada di dalam Stadion Bessai Berinta Lang-lang, Jalan KS. Tubun, Kelurahan Api-Api.

Keluhan tersebut diposting dalam bentuk video di sosial media Facebook, Selasa (22/8/23).

Dalam postingannya, pengunjung tersebut berencana akan melaksanakan Sholat Magrib, namun saat ingin mengambil wudhu dan menuju toilet, mereka harus melewati ruangan gelap sehingga suasana terkesan mencekam.

Diketahui, pemilik akun Facebook tersebut adalah Azna Tamrin. Ia menunjukkan kondisi Gedung MTQ yang tidak hanya gelap, tetapi juga toilet dan tempat wudhu kotor.

“Minimal lampu sama airnya nyalahlah kasian,” keluhnya dalam video itu.

Ia memposting 3 vidio berbeda yang menggambarkan kondisi mushola dalam vidio terlihat gelap dan tidak ada kipas angin, sajadah pun terlihat kurang layak.

“Jangankan kipas angin buat adem-adem gituloh,” lanjutnya saat memasuki area mushola.

Azna memposting vidio tersebut dengan caption “Sedikit penampakan mushola di Lang-Lang, ini kalo aku gak bareng paksu sholatnya mungkin aku dah ngibrit kabur cari masjid sekalian pulang aja wes, airpun ga ngalir, syukur banget uda wudhu dari rumah. Nggak kebayang yang mau buang air masuk toilet sini gimana,” tulisnya.

Baca Juga:   SDN 010 BU Tampilkan Karya dan Seni, Najirah: Peserta Didik Harus Difasilitasi

Menanggapi kondisi tersebut, Sekretaris Dinas PUPRK Bontang, Iskandar menjelaskan, bahwa gedung tersebut merupakan salah satu aset Dinas PUPRK yang rencananya baru akan diberikan kepada dinas terkait.

“Statusnya masih aset PUPRK dan baru mau diserahkan ke Dispopar,” jelasnya saat dihubungi redaksi, Rabu (23/8/23)

Sebelumnya, gedung tersebut sempat diisi oleh Bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra), namun sekarang sudah tidak ada yang berkantor di sana. Hal tersebut membuat kebersihan Gedung MTQ tidak terurus. Pemeliharaannya juga masih diajukan. (adv/sya)

Most Popular