Personal Branding dan Self Value Jadi Sorotan Afternoon Tea & Talk

SAMARINDA — Di tengah masih terbatasnya ruang ekspresi perempuan di Samarinda, konsep kelas kecil dan intimate mulai menjadi alternatif untuk membangun kepercayaan diri serta koneksi sosial.

Hal itu terlihat dalam kegiatan Afternoon Tea & Talk yang digelar komunitas Grow Girls Gang di FUGO Hotel Samarinda, Sabtu (24/4/2026).

Kegiatan tersebut diikuti 15 peserta dari berbagai latar belakang, mulai dari ibu rumah tangga, pekerja kantoran, mahasiswi, hingga konten kreator. Seluruh peserta tampil mengenakan kebaya yang menambah suasana hangat dan elegan selama acara berlangsung.

PIC Grow Girls Gang Samarinda, Meisya, mengatakan konsep kegiatan memang sengaja dibuat lebih intimate agar peserta bisa lebih terbuka dan saling mengenal.

“Grow Girls Gang ini memang fokus ke kegiatan perempuan. Konsepnya dibuat lebih intimate agar peserta bisa saling mengenal dan lebih terbuka,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut menjadi ruang bagi perempuan untuk berbagi pengalaman, membangun rasa percaya diri, serta menciptakan koneksi tanpa rasa canggung.

Acara diawali dengan sesi diskusi bersama Awlia, public speaker sekaligus konten kreator yang membahas personal branding dan penguatan nilai diri perempuan.

Baca Juga:  Longsor di Argosari Samboja Barat, Jalan Desa Rusak dan Pipa PDAM Tertekuk, Aktivitas Tambang Dievaluasi

Diskusi berlangsung interaktif sambil menikmati sajian teh dari FUGO Hotel Samarinda.

Dalam pemaparannya, Awlia menekankan pentingnya mengenali nilai diri sebagai dasar membangun rasa percaya diri.

“Kita semua punya value. Jadi tunjukkan value itu, hadir, dan jangan terlalu mendengarkan kata-kata orang, karena pada akhirnya kita sudah cukup dengan diri kita sendiri,” ujarnya.

Suasana yang santai membuat para peserta lebih nyaman berbagi pengalaman pribadi, mulai dari rasa insecure hingga proses menemukan jati diri.

Salah satu peserta, Prilnita, mengaku mendapatkan pengalaman baru selama mengikuti kegiatan tersebut.

’“Bukan cuma materinya, tapi suasananya juga bikin nyaman buat sharing. Jadi lebih berani ngobrol dan menyampaikan apa yang dirasakan,” katanya.

Ia juga merasa lebih tenang setelah mengetahui banyak perempuan lain mengalami pengalaman serupa.

“Aku jadi tidak merasa sendiri. Ternyata banyak yang mengalami hal yang sama,” lanjutnya.

Usai sesi diskusi, kegiatan dilanjutkan dengan flower arranging yang dipandu Better Store. Peserta diajak merangkai bunga dalam suasana santai namun tetap interaktif.

Baca Juga:  Ditinggal Berkebun, Rumah Kayu di Lok Bahu Hangus Dilalap Api

Selama kegiatan berlangsung, peserta juga menikmati finger food dari FUGO Hotel. Di akhir acara, booth kecantikan dari Y.O.U dan Klinik 88 turut hadir memberikan pengalaman tambahan berupa konsultasi produk hingga pengecekan kulit gratis.

Awlia menilai ruang ekspresi perempuan di Samarinda mulai berkembang, meski masih belum merata.

“Ruangnya sudah mulai ada, tetapi memang masih terbatas. Karena itu kegiatan seperti ini penting untuk mendorong perempuan lebih berani mengekspresikan diri,” ujarnya. (MK)

Penulis: Nuzul Saputra
Editor: Agus S

Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.