PASER – Kepastian pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kalimantan Timur tahun 2026 akhirnya mengerucut. Seluruh perwakilan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) kabupaten/kota se-Kaltim sepakat bahwa ajang olahraga terbesar tingkat provinsi tersebut tetap digelar pada November 2026.
Kesepakatan ini diambil dalam Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) KONI Kaltim yang berlangsung di Samarinda, Sabtu, 3 Januari 2026. Forum tersebut dihadiri oleh pengurus KONI provinsi, perwakilan KONI 10 kabupaten/kota, serta unsur pemerintah daerah.
Selain mengunci jadwal pelaksanaan, Rakerprov juga menyetujui penambahan satu cabang olahraga baru yang akan dipertandingkan, yakni barongsai. Dengan tambahan tersebut, jumlah cabang olahraga yang akan diperlombakan pada Porprov VIII Kaltim 2026 menjadi 64 cabang olahraga.
Sekretaris Daerah Kabupaten Paser, Katsul Wijaya, menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Paser sebagai tuan rumah menyatakan kesiapan penuh untuk menyukseskan Porprov, baik dari sisi teknis penyelenggaraan maupun pencapaian prestasi atlet.
Menurutnya, berbagai persiapan fisik terus dilakukan, terutama terkait venue pertandingan. Sejumlah fasilitas olahraga telah dan sedang menjalani rehabilitasi maupun pembangunan baru untuk memastikan kesiapan menjelang pelaksanaan.
“Untuk sarana dan prasarana, saat ini sudah berjalan proses rehabilitasi dan pembangunan venue. Kami menunggu finalisasi jadwal teknis dari KONI Provinsi dan Dispora Provinsi Kaltim,” ujar Katsul.
Ia menjelaskan, Kabupaten Paser akan menjadi pusat utama pelaksanaan Porprov VIII. Dari total cabang olahraga yang direncanakan, sebagian besar pertandingan akan digelar di wilayah Paser.
“Dari sebelumnya 63 cabang olahraga yang diusulkan, sebanyak 57 cabang dapat dilaksanakan di Paser. Sisanya memungkinkan digelar di daerah lain sesuai kesiapan venue,” jelasnya.
Rakerprov KONI Kaltim ini juga menjadi momentum konsolidasi antar daerah dalam menyamakan langkah menuju Porprov 2026. Kesepahaman yang terbangun antara KONI Provinsi, tuan rumah, dan kabupaten/kota pendukung dinilai menjadi modal penting untuk memastikan kelancaran agenda olahraga empat tahunan tersebut.
Sinergi lintas daerah tersebut diharapkan mampu menghadirkan Porprov VIII Kaltim 2026 yang tidak hanya sukses dalam penyelenggaraan, tetapi juga mendorong peningkatan prestasi olahraga Kalimantan Timur secara berkelanjutan.
Pewarta: Nash
Editor: Agus S




