BONTANG – Salah satu rumah yang berada di Gang Selat Maluku 3, Kelurahan Tanjung Laut, nyaris ambruk lantaran kondisi tanah yang amblas diduga akibat hujan deras, Sabtu (6/9/2025), sekitar pukul 11.00 Wita.
Istri Wahyu sang pemilik rumah mengatakan, dirinya sempat ditelepon oleh suaminya, saat sedang berada di kantor, dimana suaminya menyuruhnya untuk pulang, sebab kondisi tanah yang berada tepat di belakang rumahnya amblas.
“Jadi ya saya tahu kondisinya begini pas di telpon suami, langsung disuruh pulang. Untung rumah saya masih aman, yang amblas di bagian tempat untuk cuci piring sama jemuran,” ucapnya saat dikonfirmasi.
Untuk mengantisipasi rumahnya agar tidak terikut amblas, pemilik rumah telah memindahkan sebagian barang-barangnya yang berada di bagian dapur, agar tekanan tanah tidak bertambah berat.
“Ini pertama kalinya pas hujan deras, sebelumnya gak pernah sampai seperti ini,” tambahnya.
Adapun petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah melihat situasi tersebut, dan menyuruh agar pemilik rumah tetap membiarkan kondisi tanah untuk tidak dirapikan.
Ditambah lagi pihak dari RT dan kelurahan pun telah memberi terpal ke pemilik rumah, untuk nantinya petugas BPBD melakukan eksekusi. Sementara dari Polsek Bontang Selatan pun juga telah mengetahui hal tersebut.
“Iya tadi mau suami dan tetangga sini rapikan tanahnya, tapi petugas bilang dibiarkan saja. Kita mengikuti arahan saja, tapi kok sampe sekarang belum ada tindakan,” ungkapnya.
Atas adanya kejadian ini, meteran dan tandon milik tetangga mengalami kerusakan. Meteran PDAM mengalami patah bagian pipanya, sedangkan tandon sebagai tempat penyimpanan air mengalami pecah akibat tertimpa batako.
Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam




