PENAJAM — Proses seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) tahun 2026 memasuki tahap tes kesehatan.
Sebanyak 117 peserta dari berbagai sekolah di PPU mengikuti tahapan ini setelah sebelumnya dinyatakan lolos Tes Intelegensi Umum (TIU) dan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).
Tes kesehatan menjadi tahap krusial dalam seleksi karena berfungsi menyaring kesiapan fisik peserta sebelum melanjutkan ke tahap berikutnya. Dari hasil sementara, sebanyak 21 peserta dinyatakan gugur.
Peserta yang lolos akan melanjutkan ke tahapan berikutnya, yakni tes parade dan Peraturan Baris Berbaris (PBB) yang dijadwalkan berlangsung pada 15 April 2026.
Koordinator pelatih, Muhammad Agus, menegaskan bahwa seluruh proses seleksi dilakukan secara transparan dan berbasis sistem aplikasi.
“Seluruh tes dilakukan melalui aplikasi, tidak ada intervensi. Ini murni hasil dari kemampuan anak-anak terbaik se-PPU,” ujarnya.
Ia menjelaskan, sistem digital yang digunakan menjadi jaminan objektivitas penilaian, baik dari aspek fisik, kedisiplinan, maupun mental.
Menurutnya, hasil seleksi sepenuhnya dikeluarkan oleh sistem dari pusat, sehingga tidak dapat diubah oleh pihak mana pun.
“Tim seleksi hanya memberikan penilaian. Hasil akhir dari sistem pusat, sehingga tidak bisa diintervensi,” tegasnya.
Proses seleksi yang ketat dan transparan ini diharapkan mampu menghasilkan pasukan pengibar bendera yang berkualitas untuk pelaksanaan upacara Hari Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus mendatang.
Penulis: Deddypz
Editor: Agus S




