PASER — Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-66 Kabupaten Paser, Pengurus Cabang Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Paser memastikan pelaksanaan Kejuaraan Dragon Boat Paser 2025. Ajang olahraga air tersebut dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 26 hingga 28 Desember 2025, bertempat di Venue Dayung kawasan Gentung Temiang.
Wakil Bupati Paser, Ikhwan Antasari, mengatakan kejuaraan ini tidak sekadar menjadi rangkaian perayaan hari jadi daerah, tetapi juga berfungsi sebagai ajang uji coba venue dayung yang baru saja direhabilitasi dan dinormalisasi.
“Berdasarkan hasil uji coba rekan-rekan atlet, lintasan dayung di Gentung Temiang sudah sangat baik dan dinilai memenuhi standar nasional untuk ajang olahraga dayung,” ujar Ikhwan, Kamis (25/12/2025).
Ikhwan yang juga menjabat sebagai Ketua PODSI Paser menambahkan, kejuaraan ini akan mempertandingkan kategori Open atau Umum, serta kategori khusus yang diikuti oleh lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Paser. Skema tersebut diharapkan mampu meningkatkan partisipasi sekaligus memperluas pembinaan atlet dayung di daerah.
Lebih jauh, Kejuaraan Dragon Boat Paser 2025 juga diproyeksikan menjadi ajang pemanasan bagi para atlet lokal sebelum menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026. Melalui kompetisi ini, para atlet diharapkan dapat mengukur kesiapan fisik, teknik, dan mental bertanding.
“Event ini kami gelar sebagai bentuk dukungan nyata kepada atlet-atlet Paser agar lebih semangat berlatih dan bertanding. Sekaligus menjadi persiapan awal menuju Porprov 2026,” jelasnya.
Dengan tersedianya venue dayung yang representatif serta penyelenggaraan kompetisi secara rutin, Ikhwan berharap Kabupaten Paser mampu melahirkan bibit-bibit atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi hingga nasional.
Selain aspek olahraga, Ikhwan juga menekankan dampak ekonomi yang diharapkan muncul dari pelaksanaan kejuaraan ini. Kehadiran atlet, ofisial, dan penonton diyakini akan mendorong perputaran ekonomi, khususnya bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sekitar lokasi kegiatan.
“Harapannya, kegiatan ini tidak hanya menjadi hiburan menarik bagi masyarakat, tetapi juga membawa dampak ekonomi yang signifikan bagi UMKM yang ada di sekitar venue,” pungkasnya.
Kejuaraan Dragon Boat Paser 2025 pun diharapkan menjadi salah satu agenda olahraga unggulan daerah yang mampu memadukan prestasi, hiburan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat dalam satu perhelatan. (nash)
Editor: Agus S




