Seno Aji Ajak Pesantren Adaptif Hadapi Tantangan Zaman

SENDAWAR — Wakil Gubernur Kalimantan Timur Seno Aji menghadiri peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-34 Pondok Pesantren Assalam Kutai Barat yang mengusung tema “Mengabdi Dengan Hati, Berkarya Untuk Negeri”.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Kaltim Ekti Emanuel, Bupati Kutai Barat Frederick Edwin, Wakil Bupati Nanang Adriani, unsur Forkopimda, serta Ketua Yayasan Ponpes Assalam KH Arief Heri Setyawan.

Dalam sambutannya, Seno Aji menyampaikan apresiasi atas perjalanan panjang Ponpes Assalam yang telah memasuki usia 34 tahun dan terus berkontribusi dalam pendidikan serta pembinaan masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, kami mengucapkan selamat dan sukses atas Harlah ke-34 Ponpes Assalam. Semoga terus tumbuh menjadi lembaga pendidikan yang memberi manfaat dan menjadi cahaya bagi masyarakat, khususnya di Kutai Barat,” ujarnya.

Ia menegaskan, pesantren memiliki peran penting dalam membangun karakter bangsa. Tidak hanya dalam pendidikan keagamaan, tetapi juga dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul secara intelektual dan spiritual.

Menurutnya, pesantren merupakan mitra strategis pemerintah dalam pembangunan daerah, terutama dalam membentuk generasi yang berilmu, berakhlak, serta memiliki landasan iman dan takwa yang kuat.

Baca Juga:  Sentuhan Akhir Satgas TMMD, Rumah Warga Kini Lebih Layak

Seno juga menekankan pentingnya menjaga nilai moderasi beragama di tengah keberagaman masyarakat Kalimantan Timur, khususnya di Kutai Barat.

“Nilai toleransi, kebersamaan, dan moderasi harus terus dijaga. Pesantren memiliki peran penting dalam merawat harmoni sosial di tengah masyarakat yang majemuk,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia mendorong agar pesantren mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, termasuk mengintegrasikan pendidikan agama dengan keterampilan praktis serta literasi digital.

“Lulusan pesantren tidak hanya kuat dalam nilai, tetapi juga unggul dalam kompetensi agar mampu menghadapi tantangan masa depan,” katanya.

Pemerintah Provinsi Kaltim, lanjutnya, juga terus mendorong penguatan sinergi dengan pesantren melalui berbagai program, termasuk dukungan beasiswa pendidikan bagi para santri.

Ia turut mengapresiasi peran Ponpes Assalam sebagai pusat dakwah di wilayah pedalaman, yang dinilai memberikan kontribusi nyata dalam membangun kehidupan sosial masyarakat.

“Peran pesantren dalam membina masyarakat, termasuk di daerah terpencil, merupakan bagian penting dalam menciptakan kehidupan yang lebih baik dan berkeadaban,” ungkapnya.

Di akhir sambutannya, Seno Aji mengajak seluruh pihak menjadikan momentum Harlah sebagai penguat komitmen dalam mendukung pengembangan pesantren di Kalimantan Timur.

Baca Juga:  Puskesmas Teluk Lingga Resmi Menempati Gedung Permanen Senilai Rp 10 Miliar

“Harapan kami, Ponpes Assalam terus tumbuh menjadi lembaga pendidikan yang mampu menjawab tantangan masa depan. Mari kita perkuat sinergi dan bersama membangun Kalimantan Timur yang maju dan berdaya saing,” pungkasnya. (Ichal)

Penulis: Ichal
Editor: Agus S

Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.