spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Urai Antrian BBM, Pertamina: Bontang Kekurangan 1 SPBU

BONTANG – Kota Bontang masih kekurangan SPBU. Diperkirakan perlu 1 SPBU lagi untuk dapat mengurai antrian Bahan Bakar Minyak (BBM), khususnya jenis pertalite. Hal itu diungkapkan Robi Kurniawan, Sales Branch Manager Rayon 3 Kalimantan Timur dan Utara (Kaltimut) PT Pertamina saat mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Anggota DPRD Bontang beberapa waktu lalu.

Saat ini di Kota Taman, sebutan Kota Bontang memiliki 5 SPBU, yaitu SPBU Kopkar PKT, SPBU Akawy, SPBU Tanjung Laut, SPBU Kilo 3, dan SPBU Bolumbuen di dekat Stadion Bessai Berinta.

Dari 5 SPBU ini ada 1 SPBU yang kondisinya kembang kempis karena terkendala masalah financial, yaitu SPBU Bolumbuen. Walaupun beberapa Minggu terakhir ini dikatakan Robi, SPBU ini mulai aktif kembali.

Dengan kondisi tersebut, berdasarkan perhitungan pihaknya, di Bontang membutuhkan 1 SPBU lagi. Agar dapat mengurai antrian BBM.

“Silahkan jika ada warga Bontang yang ingin membuka SPBU, bisa mengajukan surat ke Pertamina. Kami selalu terbuka,” ujar Robi saat diwawancara Radarbontang.com.

Pihaknya membuka luas apabila ada yang ingin mengajukan diri untuk membuka SPBU. Namun begitu dirinya mengingatkan, tetap akan ada evaluasi apakah pengajuan tersebut dapat diterima atau tidak. Apakah lokasi yang diajukan layak atau tidak, dan sebagainya.

Baca Juga:   188 PPPK dan 2 PNS Dilantik, Basri: Jalankan Tugas Penuh Tanggungjawab dan Profesional!

Hal itu lantaran menurutnya, membuka usaha SPBU tidaklah mudah dan bukan tergolong usaha kecil. Karena modal yang dibutuhkan cukup besar. Dikatakannya, untuk mempersiapkan lahan saja diperkirakan butuh dana sekira Rp 8 M, belum lagi keperluan yang lainnya.

“Semua ini berhubungan dengan profit yang akan mereka terima. Apakah bisa untung atau malah rugi. Semua untuk kebaikan pihak yang mengajukan,” bebernya.

“Namanya usaha, tentu mereka juga harus memikirkan agar dapat balik modal,” pungkasnya. (al)

Most Popular