BONTANG – Warga di RT 17 Kelurahan Berbas Tengah bakal menggelar aksi protes saat pelantikan para Ketua RT terpilih, yang rencananya digelar Selasa (30/12/2025) pagi, di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kelurahan Berbas Tengah, Kecamatan Bontang Selatan.
Warga menolak pelantikan Ketua RT 17 yang terpilih saat ini. Menurut mereka, ketua RT terpilih ini diduga melakukan praktik ‘money politic’ ke warga sekitar di wilayah RT.17.
Salah satu warga yang tak ingin disebutkan namanya mengatakan, pihaknya sangat keberatan, kecewa dan menolak, bila calon ketua RT terpilih naik dengan cara yang tidak baik.
“Bagaimana ceritanya, ini permasalahan belum kelar tapi sudah ada surat edaran pelantikan ketua RT. Kita sudah datangi lurahnya pun tidak ada tindak lanjut, kalau calon yang terpilih telah menggunakan cara money politik,” ucapnya saat dikonfirmasi, Senin (29/12/2025).
Sebelumnya, warga di RT.17 sempat memberikan laporan tersebut ke pihak kelurahan. Akan tetapi, tindakan warga tidak digubris sama sekali oleh pihak kelurahan. Hal tersebut membuat warga di RT.17 menjadi geram.
Untuk warga yang menerima uang dari calon ketua RT pun, semuanya telah dikembalikan secara langsung ke pihak yang bersangkutan, dimana tim sukses dari salah satu calon ketua RT memberikan uang sebesar Rp 200 ribu per Kepala Keluarga (KK).
“Iya besok kita akan mendatangi ke kantor lurah bukan untuk hadir di hari pelantikan ketua RT serentak di wilayah Berbas Tengah, akan tetapi kami datang untuk protes,” tutupnya.
Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam




