BONTANG – Wakil Wali Kota Agus Haris menegaskan, apel kesiapsiagaan merupakan langkah penting menghadapi potensi bencana, terutama di tengah perubahan musim yang semakin tidak menentu.
Hal itu disampaikan wawali saat memimpin Apel Kesiapsiagaan Antisipasi Bencana Alam di halaman Makodim 0908/Bontang, Sabtu (22/11) pagi.
“Perubahan musim membuat frekuensi hujan, pasang air laut, serta dinamika cuaca ekstrem semakin sulit diprediksi. Kesiapsiagaan menjadi keniscayaan,” ujar Agus Haris.
Ia menjelaskan bahwa terdapat tiga hal utama yang harus menjadi pegangan seluruh elemen, baik pemerintah, aparat, maupun masyarakat, dalam membangun kesiapsiagaan bencana.
Agus Haris menekankan pentingnya memperkuat sistem peringatan dini, memberikan edukasi kepada masyarakat, serta meningkatkan kualitas infrastruktur yang tangguh terhadap bencana. Ketiga hal ini dinilai sebagai upaya kunci untuk meminimalkan risiko di tahap awal.
Termasuk di dalamnya penyiapan personel, logistik, jalur evakuasi, sarana dan prasarana tanggap darurat, serta mekanisme koordinasi lintas sektor. Menurutnya, seluruh unsur harus memiliki pemahaman dan langkah yang sama ketika menghadapi kejadian bencana alam.
Wawali menekankan bahwa setiap penanganan bencana harus dilaksanakan tepat waktu, tepat sasaran, dan memastikan pemulihan kehidupan masyarakat pascabencana berjalan menyeluruh.
Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam




