spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Wujudkan Arsip Kota Bontang Berkualitas, DPK Gelar Sosialisasi Perwali Klasifikasi Arsip

BONTANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (DPK) Bontang menggelar Sosialisasi Peraturan Wali Kota Bontang nomor 9 tahun 2023 tentang Klasifikasi Arsip, Jadwal Retensi Arsip, dan Sistem Klasifikasi Keamanan dan Akses Arsip Dinamis di Lingkungan Pemerintah Kota Bontang, Senin (20/5/24).

Wali Kota Bontang, Basri Rase turut membuka acara ini dan diisi oleh Direktur Kearsipan Daerah I Arsip Nasional Republik Indonesia, Rudi Anton, dan Dinas Kearsipan Provinsi Kaltim sebagai narasumber.

Demi meningkatkan pengelolaan arsip sesuai dengan tugas dan fungsinya, pengelolaan arsip yang dinamis dan efektif dan efisien diperlukan klasifikasi arsip, jadwal retensi arsip dan sistem keputusan.

Basri mengatakan, perwali ini supaya semua bisa melakukan klasifikasi arsip, jadwal retensi arsip dan sistem klasifikasi keamanan dan akses arsip dinamis. Hal itu, dikatakannya supaya tidak ada lagi OPD yang tidak mengenal klasifikasi arsip, dan supaya OPD bisa memahami jadwal retensi, waktu, klasifikasi arsip.

Menurutnya, arsip ini sangat penting untuk semua, untuk anak cucu ke depan, dan bisa digunakan di kemudian hari, mengingat arsip adalah sejarah di masa lalu. Arsip juga bisa menjadi cerita bagi semua, dari masa ke masa, dari setiap periode ke periode selanjutnya.

Baca Juga:   Tingkat Literasi di Bontang Masih Rendah, Lomba Penyuluhan Pokja II Gerakan Gemar Membaca Diadakan

“Mudah-mudahan arsip Bontang dari sejak otonomi daerah, kota administratif, sampai sekarang dan yang akan datang bisa tersimpan dengan baik. Jadi ada before ada after-nya,” ujarnya.

Lebih lanjut, gambar-gambar bangunan yang dulu, seperti kantor polisi, puskesmas, kantor kecamatan dan lainnya harus ada tersimpan. Karena tempat dulu banyak menghasilkan sesuatu yang baik dan sekarang diubah meninggalkan kearifannya, tentu perlu diketahui sejarah perjalanan sebuah kota.

“Makanya karena sekarang sudah zaman digital, perlu dimanfaatkan untuk menyimpan arsip,” ungkapnya.

Ia pun mengapresiasi kinerja seluruh pegawai yang terlibat, menurutnya hal tersebut tidaklah mudah, sehingga harus diwujudkan bersama. (sya/adv)

Editor: Yusva Alam

Most Popular