BONTANG – Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Dispoparekraf) Bontang akan menggelar kegiatan Creative Night Market (CNM), di sepanjang Jalan Cut Nyak Dien, yang akan berlangsung mulai 12-13 Februari 2026.
Kegiatan ekonomi kreatif ini akan dimulai dari pukul 19.30 Wita hingga selesai. Dalam kegiatan ini, Dispoparekraf Bontang telah menyiapkan sebanyak 120 tenant, 100 tenant untuk pelaku ekraf dan UMKM, serta 20 tenant khusus untuk paguyuban.
Jumlah tersebut disesuaikan dengan keterbatasan lokasi, agar tidak mengganggu akses masyarakat sekitar. Kegiatan ini pun hasil kolaborasi antara Pokdarwis Bontang Baru Bersinar dengan Generasi Pemuda Kreatif (Geprek).
“Teknis pendaftaran ataupun penutupan untuk registrasi sepenuhnya dipercayakan kepada panitia, dimana kami memberikan kepercayaan kepada Pokdarwis Bontang Baru Bersinar dan Geprek untuk pelaksanaan kegiatan,” ucap Kepala Dispoparekraf Bontang, Eko Mashudi, Rabu (11/2/2026).
Diketahui, untuk biaya partisipasi, panitia mengenakan tarif setiap tenant sebesar Rp 60 ribu untuk dua malam. Jadi dikatakan per malamnya sekitar Rp 30 ribu. Dana tersebut digunakan untuk keamanan dan kebersihan.
“Sementara terkait ketentuan lainnya seperti pajak, akan dibahas lebih lanjut sesuai regulasi yang berlaku,” tambahnya.
Kegiatan serupa sebelumnya telah digelar pada 2025 lalu. Melihat tingginya antusiasme dari masyarakat, maka di tahun ini jumlah tenant ditambah. Sehingga Dispoparekraf Bontang sangat berharap masyarakat turut berpartisipasi aktif, baik yang membuka tenant maupun pengunjung untuk berbelanja, guna menghidupkan ekonomi lokal.
“Event ini akan menampilkan potensi lokal, mulai dari produk ekraf hingga pertunjukan seninya. Melalui kegiatan ini juga pemerintah berencana melakukan evaluasi dan monitoring. Jika dinilai berdampak positif, kegiatan serupa akan digelar di kelurahan lain dengan intensitas lebih besar,” jelasnya.
Selain event ekraf, Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang juga akan menyiapkan agenda kegiatan lainnya seperti event olahraga dan kepemudaan setelah lebaran, lantaran dalam waktu dekat tidak menyelenggarakan kegiatan sebab fokus ke Bulan Suci Ramadan.
“Untuk lahan parkir, pastinya kami sudah koordinasi dengan pihak FKPM dari kelurahan. Mereka akan mengatur semuanya,” ungkapnya.
Maka dengan berlangsungnya kegiatan CNM ini, Eko meminta untuk seluruh pengunjung maupun pelaku usaha, sangat diimbau agar tetap bisa menjaga kebersihan lingkungan. Terutama tidak membuang sampah sembarangan, dimana sejalan dengan arahan presiden dan program Wali Kota Bontang, untuk kebersihan daerah.
“Jangan sampai membuang sampah sembarangan, walaupun sudah ada petugas kebersihan kita harus tetap bisa bersama-sama menjaga kebersihan itu. Terapkan program Gesit,” tutupnya.
Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam




