BONTANG – Sebanyak 92 Tenaga Alih Daya (TAD) petugas Pelayanan Teknik atau Yantek PLN Nusa Daya, mengikuti sertifikasi kompetensi yang digelar PLN Nusa Daya Unit Pelaksana Kalimantan-3 Unit Laksana Samarinda dan Bontang Site Bontang.
Pelaksanaan sertifikasi berlangsung mulai 18 Juni hingga 8 Juli 2026 di Kampus Yantek PLN UP3 Bontang, Jalan DI Panjaitan, Bontang Baru.
Sertifikasi ini dibagi menjadi 5 batch. Pesertanya berasal dari seluruh wilayah kerja PLN UP3 Bontang.


Manajer PLN Nusa Daya Site Bontang, Doni Fitrianto, mengatakan kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi tenaga kerja pada bidang pemeliharaan distribusi.
“Ini juga untuk memenuhi ketentuan perundang-undangan ketenagalistrikan, yang mewajibkan setiap tenaga teknik memiliki sertifikat kompetensi di bidang ketenagalistrikan,” ujar Doni.
Proses asesmen dilakukan bekerja sama dengan Lembaga Sertifikasi Kompetensi (LSK) PT Lembaga Sertifikasi Indonesia (LSI) yang berkedudukan di Bandung. LSI merupakan lembaga yang berada di bawah pengawasan Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM.

Ada 3 kategori penilaian dalam sertifikasi ini.
Pertama, penilaian keterampilan teknis pada okupasi penguasaan Teknik Jaringan Tegangan Menengah (JTM), Gardu Distribusi, dan Saluran Tegangan Rendah (JTR).
Kedua, penilaian pengetahuan dasar-dasar ketenagalistrikan.

Ketiga, penilaian atitude atau sikap kerja tenaga teknik.
Doni menambahkan, dengan adanya sertifikasi ini diharapkan kualitas pelayanan teknik PLN di wilayah Bontang dan sekitarnya semakin meningkat, khususnya dalam hal pemeliharaan jaringan distribusi yang andal dan sesuai standar.
Kegiatan sertifikasi kompetensi ini menjadi salah satu langkah PLN Nusa Daya, untuk memastikan seluruh petugas lapangan memiliki kualifikasi dan kompetensi yang sesuai sebelum bertugas melayani pelanggan. (Rls/adv)
Editor: Yusva Alam




