Proyek Pelebaran Parit di Jalan Ahmad Yani Masuk Tahap Penutupan Drainase

BONTANG – Perbaikan drainase di Jalan Jend Ahmad Yani sudah memasuki tahap penutupan dan pengecoran, untuk kembali dipergunakan sebagai trotoar. Hal itu diungkapkan Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Bontang, Anwar Nurdin.

“Sejauh ini pengerjaannya tidak ada hambatan atau masalah, jadi progresnya terus meningkat,” jelasnya saat ditemui redaksi, Senin (25/9/23).

Setelah selesai pengecoran penutup drainase tersebut, nantinya akan dilakukan pemberian ornamen khusus trotoar. Namun bila dilihat hari curah hujan yang mulai meningkat, kemungkinan akan menjadi hambatan dalam hal pengecoran.

“Kami sudah beritahu para pekerja untuk antisipasi jika turun hujan,” imbuhnya.

Adapun penambahan galian parit juga dilakukan di depan sekolah Tunas Inti yang sekarang sedang dalam proses penggalian.

“Kami juga tambah galian parit depan Tunas Inti yang di dekat jembatan itu, itu juga akan diperlebar paritnya,” tambahnya.

Diketahui, wilayah Jalan Jend Ahmad Yani menjadi wilayah yang rawan tergenang oleh air, mulai dari banjir rob hingga banjir yang disebabkan oleh hujan deras dengan frekuensi waktu cukup lama. Dari progres ini perbaikan sudah dilakukan cukup cepat, sehingga sebelum curah hujan meningkat pelebaran parit susah selesai.

Baca Juga:  Baznas Salurkan Beasiswa Stimulan, Dana Total Capai Rp 541 Juta

Penulis: Syakurah

Editor: Yusva Alam

Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.