BONTANG – Kejuaraan Jiu Jitsu Junior tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) secara resmi digelar, di Aula SD YPVDP Bontang, Sabtu (9/8/2025), yang diikuti sekitar 120 peserta.
Kejuaraan tersebut diikuti sebanyak 7 kabupaten/kota, meliputi Bontang, Samarinda, Balikpapan, Kutai Timur (Kutim), Paser, Berau, hingga Kutai Kartanegara (Kukar). Kejuaraan berlangsung dimulai 9-10 Agustus 2025.
Untuk pertandingan Jiu Jitsu Junior, peserta yang mengikutinya anak-anak usia 10-15 tahun, dengan kategori Newaza dan Fighter.
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, yang diwakili oleh Kepala Bidang (Kabid) Olahraga, Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Dispoparekraf) Bontang, Andi Parenrengi menyampaikan, bahwa terselenggaranya kejuaraan ini disambut dengan baik.
Terlebih lagi, Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang mengapresiasi kepada panitia Kejuaraan Jiu Jitsu Junior PBJI Provinsi Kaltim, yang telah menginisiasi kegiatan tersebut, dimana ini sebagai bukti nyata komitmen bersama untuk memajukan olahraga, khususnya dalam pembinaan atlet sejak dini.
“Olahraga termasuk bela diri Jiu Jitsu adalah medium yang sangat efektif untuk membentuk karakter, melalui latihan yang rutin dan kompetisi yang sehat, tidak hanya melatih fisik tetapi juga membantu mental disiplin, pantang menyerah, sportif, dan berjiwa besar,” jelasnya saat sambutan.
Adapun pembinaan prestasi dalam bidang olahraga termasuk Jiu Jitsu, perlu dipersiapkan sejak dini. Sebagai wadah yang sangat strategis dan bagian krusial dari sistem pembinaan olahraga prestasi di Bontang dan Kaltim.
“Kalian adalah generasi penerus bangsa, bertandinglah dengan penuh semangat, serta tunjukkan kemampuan terbaik kalian. Kemenangan bukanlah satu-satunya tujuan, tetapi pengalaman, persahabatan, dan pelajaran yang kalian dapatkan di arena ini jauh lebih berharga,” tutupnya. (Dwi/Adv).
Editor: Yusva Alam




