BONTANG – Di masa kampanye, Neni Moerniaeni – Agus Haris pernah berjanji di bawah kepemimpinan mereka akan menaikan insentif bagi pegiat agama, guru, Ketua Rukun Tetangga (RT) hingga kader Posyandu.
Janji tersebut bakal terlaksana sebentar lagi. Untuk gaji Ketua RT sebelumnya hanya Rp 1,2 juta, akan naik menjadi Rp 2 juta. Sedangkan insentif guru honorer atau swasta akan dinaikkan menjadi Rp 2 juta, dimana Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) telah menyetujui untuk membantu menyumbang tambahan per orang Rp 500 ribu.
“Adapun untuk kader posyandu nantinya akan dinaikkan menjadi Rp 1 juta, dari yang sebelumnya hanya Rp 300 ribu saja,” ucapnya, Minggu (31/8/2025).
Selanjutnya, untuk pegiat agama seperti marbot, pendeta, pastor dan juga pemuka agama lainnya, akan menaikkan insentifnya menjadi Rp 2 juta.
Pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2025, anggaran tersebut naik hingga mencapai Rp 3,1 triliun. Hal ini disampaikan secara langsung saat Rapat Paripurna ke-18 beberapa waktu lalu.
“Alhamdulillah untuk APBD kita di Perubahan ini naik, sesuai dengan visi misi kita sebelumnya kalau insentif-insentif akan kita naikkan, jadi kita harus menjalankan sesuai dengan amanah,” tutupnya. (Dwi/Adv)
Editor: Yusva Alam




