Bontang Dijatah 10.500 Sambungan Jargas Namun Tak Semua Wilayah Bisa Dapat

BONTANG – Sebanyak 10.500 sambungan jaringan gas (jargas) yang akan direalisasikan tahun 2025-2026 mendatang, dikatakan Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni tidak semua wilayah dapat terlayani.

Neni mencontohkan, kawasan Bontang Kuala belum bisa dipasangi jargas karena kondisi rumah berada di atas laut.

“Teknis pemasangan jargas di bawah laut belum ada aturannya di Indonesia. Jadi untuk sementara ini, Bontang Kuala belum bisa mendapatkan jargas,” jelasnya.

Meski begitu, Neni optimistis program ini akan sangat membantu masyarakat Bontang. Ia menekankan bahwa pemasangan jargas akan disesuaikan dengan ketersediaan infrastruktur lain seperti PDAM.

“Kalau PDAM sudah masuk, jaringan gas akan lebih mudah dipasang. Prinsipnya, kita ingin memudahkan masyarakat agar tidak kesulitan gas, apalagi bagi ibu-ibu yang berusaha di rumah tangga,” pungkasnya.

Diinfokan sebelumnya, usulan pemasangan jaringan gas rumah tangga (jargas) akhirnya mendapat persetujuan dari pemerintah pusat. Dari total 11.000 sambungan yang diusulkan, sebanyak 10.500 sambungan jargas akan direalisasikan pada 2025–2026.

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, menyampaikan rasa syukur atas terealisasinya program ini. “Alhamdulillah, Kota Bontang mendapat 10.500 lebih sambungan gas dari 11.000 yang kita usulkan. Insyaallah pengerjaan dimulai akhir tahun ini,” ujarnya, Senin (1/9/2025.(Sya/adv)

Baca Juga:  Balai Pemasyarakatan Samarinda Jalin Kerjasama dengan Pemkot Bontang

Editor: Yusva Alam

Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.