BONTANG – Wali Kota Bontang melalui Sekretaris Dispoparekraf, Rita Atin, menyampaikan bahwa pemkot terus berupaya memperkuat sektor ekonomi kreatif, khususnya subsektor kriya dan fesyen. Hal itu disampaikan saat Pelatihan dan Sertifikasi BNSP Pembuatan Tas Rajutan, di Café Halal Square, Bontang Utara, Senin (27/10/2025).
“Kita mengetahui bersama, bahwa sektor ekonomi kreatif memiliki potensi besar untuk menciptakan peluang usaha baru, meningkatkan pendapatan keluarga, dan mendorong kemandirian ekonomi masyarakat. Terlebih, pasar produk kriya saat ini sangat terbuka — baik secara offline maupun online — dengan jangkauan yang bisa menembus pasar nasional bahkan internasional,” ungkap Rita.
Ia menilai semangat ibu-ibu dan pelaku kreatif Bontang menjadi bukti, bahwa kreativitas dapat tumbuh dari lingkungan sendiri, terlebih jika didukung dengan pelatihan dan kesempatan yang tepat.
“Saya berharap para peserta tidak hanya mampu menghasilkan produk tas rajutan yang berkualitas, unik, dan bernilai seni, tetapi juga siap bersaing dengan membawa sertifikasi kompetensi yang dimiliki,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia berharap keterampilan yang diperoleh peserta dapat terus dikembangkan, dipasarkan secara luas, dan menjadi bagian dari penguatan ekonomi kreatif di Kota Bontang.
Pelatihan dan sertifikasi ini akan berlangsung hingga 30 Oktober 2025 mendatang, dan diharapkan dapat melahirkan perajin-perajin baru yang berdaya saing serta berkontribusi terhadap peningkatan ekonomi masyarakat.
Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam




