SAMARINDA — Festival kuliner terbesar di Kota Tepian kembali mengguncang warga Samarinda. Culinary Playland Samarinda (CPS) resmi dibuka pada 8 Desember 2025 dan memasuki tahun ke-4 penyelenggaraan, menghadirkan skala acara yang semakin matang dan inovatif. Gelaran tahunan yang diprakarsai Seven Promosindo bersama Project Main ini mengusung tema “Hajatannya Warga Samarinda” dan berlangsung hingga 14 Desember.
Tahun ini, CPS langsung menarik perhatian publik lewat peluncuran Big Bounce raksasa—wahana trampolin kolosal pertama dan terbesar di Kalimantan Timur. Kehadiran wahana tersebut tidak hanya menjadi ikon baru festival, tetapi juga dirancang untuk menjangkau seluruh kalangan, terutama keluarga dan anak muda yang mencari aktivitas berbeda menjelang akhir tahun.
Tingginya antusiasme masyarakat terhadap CPS tidak lepas dari kesuksesan penyelenggaraan tahun 2024. Dalam delapan hari gelaran tahun lalu, festival ini mencatat lebih dari 100.000 pengunjung. Rata-rata pengeluaran pengunjung menyentuh Rp200.000, sedangkan transaksi QRIS mencapai 65.501 kali dengan total nilai Rp2,8 miliar.
Melanjutkan capaian tersebut, CPS 2025 menghadirkan 67 tenant yang dipilih melalui proses kurasi ketat dari Samarinda, Tenggarong, Balikpapan, dan Bontang. Pemangkasan jumlah tenant dilakukan untuk menonjolkan kualitas rasa, kekuatan brand, serta pengalaman kuliner yang lebih beragam namun terkurasi.
Pengunjung dapat menikmati ragam sajian tradisional, kuliner kekinian, brand populer, hingga produk UMKM kreatif. Seluruh transaksi menggunakan sistem QRIS Tap, hasil kerja sama dengan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Timur, sehingga pembayaran berlangsung lebih cepat dan aman.
Tak hanya soal makanan, CPS tahun ini juga menyiapkan hiburan besar bertajuk Hajatan Warga Patah Hati bersama band For Revenge, yang dijadwalkan tampil pada 13 Desember 2025. Tiket dijual mulai Rp59.000, sedangkan paket Hajatan Warga Patah Hati seharga Rp149.000 menawarkan total benefit senilai Rp264.000, termasuk tiket konser, enam tiket area Hajatan Warga Samarinda, berbagai voucher, serta produk pendukung. Paket ini menjadi opsi bagi pengunjung yang ingin menikmati festival secara lebih lengkap.
Nay, Project Manager CPS 2025, mengatakan bahwa empat tahun perjalanan CPS telah membuat festival ini berkembang menjadi ruang kreatif yang semakin inklusif dan inovatif.
“Culinary Playland Samarinda berkembang setiap tahun untuk memberikan pengalaman yang lebih kreatif, inovatif, dan benar-benar menjadi hajatan warga Samarinda,” ujarnya.
Ia berharap penyelenggaraan tahun ini mampu memberi dorongan positif bagi UMKM kuliner dan industri kreatif Samarinda, sekaligus mempertahankan CPS sebagai agenda akhir tahun yang ditunggu ribuan warga. (nz)
Editor: Agus S




