Gercep! Sani Respons Keluhan Warga Lewat Aplikasi Digital

SAMARINDA — Anggota DPRD Samarinda dari Partai Keadilan Sejahtera, Dr. Sani, menghadirkan terobosan berbasis teknologi melalui aplikasi “Sani Mendengar” sebagai sarana penyaluran aspirasi masyarakat secara cepat dan langsung ditindaklanjuti.

Aplikasi yang dapat diunduh melalui Google Play tersebut menjadi jembatan komunikasi antara wakil rakyat dan warga, khususnya di daerah pemilihan Samarinda Ulu.

“Saya ingin selalu terhubung dengan masyarakat. Warga bisa menyampaikan aspirasi kapan saja dan di mana saja dengan cara yang mudah dan praktis,” ujarnya.

Sani saat terjun langsung menambal lubang di jalan. (Istimewa)

Melalui aplikasi ini, warga yang tidak sempat menghadiri kegiatan reses atau sosialisasi peraturan daerah tetap dapat menyampaikan keluhan maupun usulan secara langsung melalui ponsel.

Sani menegaskan, setiap laporan yang masuk akan dikumpulkan, dikategorikan, dan ditindaklanjuti sesuai tingkat prioritasnya.

“Semua laporan kami tindak lanjuti 100 persen. Baik yang ringan maupun yang membutuhkan penanganan lebih besar,” tegasnya.

Untuk keluhan sederhana seperti jalan berlubang, Sani bahkan tidak segan turun langsung ke lapangan melakukan penanganan sementara. Ia mengakui, beberapa aksi dilakukan menggunakan dana pribadi.

Baca Juga:  Jaya Mualimin: Pengalihan Iuran BPJS Bukan Keputusan Mendadak

“Kalau bisa cepat, saya turun sendiri. Tapi kalau butuh biaya lebih, kadang terkendala karena ini pakai dana pribadi, bukan anggaran negara,” jelasnya.

Selain itu, ia juga menggandeng berbagai komunitas, seperti Borneo Driver Family, ojek online, dan komunitas peduli jalan, untuk mempercepat penanganan di lapangan.

Sementara untuk laporan yang membutuhkan intervensi lebih besar, koordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) langsung dilakukan agar penanganan bisa segera direalisasikan.

Berdasarkan data dashboard per April 2026, tercatat sebanyak 145 laporan telah masuk melalui aplikasi tersebut. Dari jumlah itu, 125 laporan telah ditindaklanjuti, sementara sekitar 20 laporan lainnya masih dalam proses penanganan.

“Sisanya segera kami tindak lanjuti. Semua tetap kami proses sesuai skala prioritas,” tutupnya.

Program ini menjadi contoh bagaimana pemanfaatan teknologi dapat mempercepat respons terhadap kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat peran wakil rakyat di tengah dinamika perkotaan. (MK)

Penulis: Dhi
Editor: Agus S

Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.