Polisi Kawal Ketat Logistik Pemilihan Petinggi di Mahulu

UJOH BILANG — Polres Mahakam Ulu (Mahulu) melakukan pengawalan ketat dalam pendistribusian logistik pemilihan Petinggi serentak di wilayah Kabupaten Mahakam Ulu Tahun 2026. Pergeseran logistik tersebut dilakukan selama dua hari menuju sejumlah kecamatan di wilayah hulu hingga kawasan terdekat ibu kota kabupaten.

Pada hari pertama, Sabtu (23/5/2026), distribusi dilakukan menuju Kecamatan Long Apari dan Long Pahangai. Sementara pada Minggu (24/5/2026), logistik dikirim ke Kecamatan Laham dan Long Hubung melalui jalur sungai menggunakan speedboat. Adapun distribusi menuju Kecamatan Long Bagun dilakukan melalui jalur darat.

Dalam proses distribusi tersebut, Polres Mahulu menerjunkan personel untuk memastikan seluruh perlengkapan pemungutan suara tiba dengan aman di setiap kampung.

Logistik yang didistribusikan meliputi kotak suara, surat suara, hingga perlengkapan pendukung lainnya yang akan digunakan dalam pelaksanaan pemungutan suara pemilihan petinggi di 24 kampung di Mahakam Ulu.

Kabag Ops Polres Mahulu, Kompol Sugiharto, mengatakan personel kepolisian bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) telah diberangkatkan untuk mengawal distribusi logistik ke wilayah hulu.

Baca Juga:  Satpol PP Sasar Warung Nakal, Miras dan Alkohol Medis Diamankan
Kabag Ops Polres Mahulu Kompol Sugiharto. Foto: Istimewa

“Hari ini kita melepas personel Polres Mahulu bersama DPMK yang berangkat membawa kotak logistik ke wilayah hulu. Karena pada Senin 25 Mei 2026 akan dilaksanakan pencoblosan suara dalam pemilihan Petinggi serentak Tahun 2026,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar bersama-sama menggunakan hak pilih demi menyukseskan pesta demokrasi tingkat kampung tersebut.

Sementara itu, Wakapolres Mahulu Kompol Djoko Purwanto menegaskan pihaknya mulai melakukan pengawalan distribusi logistik sejak Sabtu dengan melibatkan personel yang telah disiagakan sebelumnya.

Wakapolres Mahulu Kompol Djoko Purwanto. Foto: Istimewa

“Pengawalan dilakukan sejak pergeseran kotak suara hingga kembali ke panitia pemilihan tingkat kabupaten,” ujar Djoko Purwanto kepada wartawan, Sabtu (23/5/2026).

Menurutnya, pengamanan dilakukan secara melekat hingga ke tingkat Tempat Pemungutan Suara (TPS). Setiap TPS nantinya dijaga satu personel kepolisian dibantu dua anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) setempat.

“Selain personel kepolisian, pengamanan di tingkat TPS juga akan dibantu oleh Linmas yang telah dikoordinasikan bersama pemerintah kampung dan panitia pemilihan,” katanya.

Djoko menambahkan, kondisi geografis Mahakam Ulu yang sebagian wilayahnya sulit dijangkau membuat pengamanan distribusi logistik menjadi perhatian khusus.

Baca Juga:  Kasus Asusila SMK Samarinda Memanas, TRC PPA Tuding Disdik-BKD Tutupi Fakta

“Pengiriman logistik dilakukan secara bertahap menuju kecamatan-kecamatan yang menjadi lokasi TPS. Mengingat kondisi geografis Mahakam Ulu yang sebagian wilayahnya sulit dijangkau, pengamanan dan pengawasan distribusi menjadi perhatian khusus,” tutupnya. (MK)

Pewarta: Ichal
Editor: Agus S

Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.