Pelajar SMP Ini Digigit Buaya Gegara Kejar Layangan Putus

SANGATTA – Suasana bermain layang-layang di kawasan Dermaga Baru Kenyamukan berubah menjadi mencekam. Seorang pelajar SMP di Sangatta menjadi korban serangan buaya saat berusaha mengambil layang-layang putus yang jatuh di sungai kecil sekitar dermaga, Rabu (13/5/2026).

Korban diketahui bernama Andi Alifiansyah (13), siswa kelas VII SMPN 1 Sangatta Selatan. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka robek serius di bagian kaki kiri setelah digigit buaya dan kini menjalani perawatan di Rumah Sakit PKT Sangatta.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, korban sebelumnya berpamitan kepada orang tuanya sekitar pukul 11.00 WITA untuk bermain layang-layang bersama teman-temannya di kawasan dermaga.

Sekitar pukul 17.30 WITA, layang-layang yang dimainkan korban putus dan jatuh di area sungai kecil dekat dermaga. Korban bersama teman-temannya kemudian berusaha mengambil layangan tersebut.

Tanpa menyadari bahaya yang mengintai, korban turun ke air dengan kedalaman sekitar satu meter. Tiba-tiba seekor buaya muncul dari dalam air dan langsung menggigit kaki kiri korban.

Teriakan korban sontak membuat panik teman-temannya dan warga sekitar. Salah satu saksi mata, Muhammad Aidil, mengaku langsung berlari menuju lokasi setelah mendengar suara minta tolong.

Baca Juga:  Jalan Licin Sepaku Makan Korban, Mobil Nyaris Masuk Sungai

“Korban sempat ditarik buaya ke arah air, tapi berhasil diselamatkan karena temannya langsung menarik korban ke pinggir,” ujar seorang warga di lokasi kejadian.

Warga bersama teman korban kemudian berjibaku menyelamatkan Andi agar tidak terseret lebih jauh ke dalam sungai. Setelah beberapa saat, buaya tersebut akhirnya melepaskan gigitannya dan kembali masuk ke air.

Korban lalu dievakuasi menggunakan ambulans PMI menuju rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Peristiwa itu membuat warga dan pengunjung dermaga ketakutan, mengingat kawasan perairan Kenyamukan dikenal sebagai habitat buaya liar.

Kapolres Kutai Timur, Fauzan Arianto, mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar perairan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak beraktivitas terlalu dekat dengan bibir sungai atau kawasan yang berpotensi menjadi habitat buaya. Pengawasan terhadap anak-anak juga harus ditingkatkan,” ujarnya.

Ia juga meminta warga segera melapor apabila melihat kemunculan buaya di sekitar pemukiman maupun area aktivitas masyarakat agar dapat segera dilakukan langkah antisipasi.

Saat ini, pihak kepolisian bersama instansi terkait masih melakukan pemantauan di sekitar lokasi kejadian guna mengantisipasi munculnya buaya di kawasan dermaga.

Baca Juga:  Pemkab Kubar Cek Stok dan Harga Bahan Pokok Jelang Lebaran

Penulis: Ramlah
Editor: Yusva Alam

Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.