BONTANG – Keberadaan kawasan industri menjadi salah satu faktor utama yang mendorong tingginya investasi di wilayah Bontang Utara. Dari total investasi Triwulan I Tahun 2026 sebesar Rp796,77 miliar, mayoritas berada di kecamatan tersebut.
Berdasarkan data DPMPTSP Bontang, dari total realisasi investasi Triwulan I Tahun 2026 sebesar Rp796,77 miliar, sebanyak Rp783,32 miliar berada di Kecamatan Bontang Utara. Nilai tersebut setara dengan 98,31 persen dari total investasi yang masuk ke Kota Bontang selama periode Januari hingga Maret 2026.
Kepala DPMPTSP Bontang, Muhammad Aspiannur mengatakan Bontang Utara masih menjadi lokasi favorit investor, karena didukung infrastruktur dan aktivitas industri yang telah berkembang.
“Sebagian besar investasi memang berada di Bontang Utara, karena kawasan industri dan perusahaan besar banyak beroperasi di wilayah itu,” katanya.
Sementara itu, investasi yang terealisasi di Kecamatan Bontang Selatan tercatat sebesar Rp12,24 miliar atau sekitar 1,54 persen dari total investasi. Adapun Kecamatan Bontang Barat mencatat realisasi investasi sebesar Rp1,20 miliar atau 0,15 persen.
Meski demikian, DPMPTSP terus berupaya memperkenalkan berbagai potensi investasi di wilayah lain, agar pertumbuhan ekonomi dapat berlangsung lebih merata.
Aspiannur menilai pemerataan investasi menjadi penting, karena akan membuka peluang pembangunan dan usaha baru di berbagai kawasan Kota Bontang. (Sya/adv)
Editor: Yusva Alam




