BONTANG – Masuknya investasi ke Kota Bontang terus memberikan dampak positif terhadap penciptaan lapangan kerja. Pada Triwulan I Tahun 2026, realisasi investasi tercatat mampu menyerap 939 Tenaga Kerja Indonesia (TKI).
Berdasarkan data DPMPTSP Bontang, realisasi investasi sebesar Rp796,77 miliar pada Triwulan I Tahun 2026 berhasil menyerap sebanyak 939 TKI. Angka tersebut berasal dari berbagai sektor usaha yang beroperasi di Kota Bontang, terutama sektor industri yang masih mendominasi investasi daerah.
Kepala DPMPTSP Bontang, Muhammad Aspiannur mengatakan penyerapan tenaga kerja menjadi salah satu manfaat nyata yang dirasakan masyarakat dari kegiatan investasi.
“Investasi tidak hanya berbicara soal angka dan nilai modal, tetapi juga bagaimana investasi tersebut mampu membuka kesempatan kerja bagi masyarakat,” ujarnya.
Dari total tenaga kerja yang terserap, sebanyak 920 orang berasal dari kegiatan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN), sedangkan Penanaman Modal Asing (PMA) menyerap 19 tenaga kerja. Data tersebut menunjukkan kontribusi investasi domestik, masih menjadi faktor utama dalam pembukaan lapangan kerja di Kota Bontang.
Menurut Aspiannur, peningkatan investasi dan penciptaan lapangan kerja merupakan dua hal yang saling berkaitan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. (Sya/adv)
Editor: Yusva Alam




