BONTANG – Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam, mengenang perjalanan kepemimpinannya selama lima tahun terakhir, yang diwarnai berbagai tantangan politik.
Hal itu diungkapkannya saat sambutan di Musyawarah Daerah ke-VIII Dewan Pimpinan Daerah Golkar, Sabtu (27/6/2026) siang tadi di Ballroom Hotel Grand Mutiara.
Meski sempat menghadapi keraguan dan dinamika internal maupun eksternal, ia menilai kerja keras seluruh kader berhasil membawa Partai Golkar bangkit dan memperkuat posisinya di Kota Bontang.
Perjalanan kepemimpinan Andi Faiz tercermin dari hasil Pemilihan Legislatif (Pileg). Saat pertama kali memimpin DPD Golkar Bontang di 2019, hanya berhasil memiliki lima kursi di DPRD Bontang. Tetapi di Pileg 2024, jumlah tersebut meningkat menjadi tujuh kursi untuk periode 2024–2029.
Tak berhenti di situ, Andi Faiz memasang target lebih tinggi. Ia membidik perolehan sembilan kursi DPRD Bontang pada Pileg 2029 mendatang, sebagai bagian dari upaya memperkuat posisi Partai Golkar di parlemen.
Dalam Musda VIII DPD Partai Golkar Kota Bontang ini, Andi Faiz menjadi satu-satunya kader yang mendaftarkan diri, sebagai calon Ketua DPD Golkar Bontang untuk periode berikutnya, yang dimana ia menjadi calon tunggal.
Ditambahkan, Andi Faiz mengungkapkan bahwa saat pertama kali dipercaya memimpin partai pada 2019, situasi Golkar tidaklah mudah. Kala itu, Golkar baru saja mengalami kekalahan dalam pemilihan kepala daerah.
“Di lima tahun lalu saya kira perjuangan kita, perjuangan dari semua kader Partai Golkar di Bontang begitu berat. Saya menjadi ketua partai di Bontang dengan berbagai tantangan, di mana pada saat itu Partai Golkar kalah dalam pemilihan kepala daerah,” ujarnya, Sabtu (27/6/2026).
Ia mengaku banyak pihak yang meragukan ketulusan dan kekuatan dari Partai Golkar saat itu. Namun, dukungan dari pengurus DPD Partai Golkar Kalimantan Timur (Kaltim), menjadi salah satu faktor penting yang membuatnya mampu menjalankan amanah sebagai ketua.
Sebab banyak sekali tantangan yang datang kepadanya, banyak yang meragukan ketulusan Partai Golkar. Maka ia ingin menyampaikan banyak terima kasih kepada pihak yang turut terlibat.
“Untuk pengurus DPD I Provinsi Kaltim, Bapak Gubernur, dan terkhusus Pak Sekjen yang pada saat itu mendukung saya, membesarkan saya, dan memberikan amanah menjadi Ketua Golkar Bontang lima tahun lalu, saya sampaikan rasa terima kasih,” jelasnya.
Menurut Andi Faiz, hasil kerja keras seluruh kader kini mulai terlihat. Ia menilai soliditas partai menjadi modal utama dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Golkar.
“Alhamdulillah kita di sini bisa melihat sendiri bagaimana kerja keras kita bersama, selalu solid untuk Bontang,” ucapnya.
Ia menegaskan, selama ini Partai Golkar memilih fokus memberikan manfaat kepada masyarakat, daripada menanggapi berbagai isu yang berkembang.
“Tidak ada yang perlu diragukan. Kita menebarkan semua kebaikan dan manfaat kepada masyarakat. Insyaallah masyarakat yang menilai. Semakin tinggi dan semakin besar pohon, tentu semakin besar tantangannya,” pungkasnya.
Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam




