BONTANG — Warga di RT.25, tepatnya di Jalan Kapal Layar, Perumahan Harmony Green Village menyampaikan sejumlah aspirasi dalam kegiatan reses anggota DPRD Kota Bontang. Salah satu kebutuhan yang menjadi prioritas adalah perbaikan parit atau drainase di lingkungan permukiman.
Ketua RT.25, Arizal Dwi Kurniawan, mengatakan bahwa perbaikan parit menjadi kebutuhan yang paling utama disampaikan oleh masyarakat, dimana kondisi drainase dinilai perlu mendapat perhatian, agar dapat berfungsi lebih optimal.
“Yang paling utama masyarakat inginkan lebih ke perbaikan parit-parit yang berada di lingkungan ini. Melalui kegiatan aspirasi, kami ingin parit yang ada di wilayah sini bisa mendapatkan perbaikan,” ujar Farizal, Kamis (27/8/2026).
Menanggapi aspirasi tersebut, Anggota DPRD Kota Bontang, Rustam, mengatakan perbaikan drainase memang menjadi salah satu poin penting yang perlu diperjuangkan. Selain drainase, warga juga menyampaikan sejumlah kebutuhan lainnya.
Ia menyebut, aspirasi lain yang disampaikan warga di antaranya kebutuhan pemasangan kabel listrik, serta pembangunan turap sungai yang dapat menjadi pondasi bagi masjid, sekaligus membantu mencegah terjadinya banjir.
Persoalan lain yang turut menjadi perhatian adalah kemunculan buaya di sekitar lingkungan warga. Menurut Rustam, berbagai aspirasi tersebut menunjukkan tingginya perhatian masyarakat, terhadap pembangunan dan kondisi lingkungan mereka.
“Dari reses ini antusias masyarakat sangat luar biasa. Mereka masih peduli dengan kami sebagai DPRD. Walaupun ada defisit anggaran, kita tetap bagaimana bisa memperjuangkan yang belum terpenuhi,” ujarnya.
Warga juga mengeluhkan kondisi sejumlah jalan yang hingga kini masih dalam tahap pengecoran. Kondisi jalan yang licin dinilai berpotensi membahayakan, terutama ketika digunakan anak-anak untuk bermain.
Rustam berharap ruas jalan tersebut nantinya dapat ditingkatkan hingga pengaspalan. Sehingga ia berharap usulan tersebut dapat direalisasikan, melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2027 mendatang.
“Kalau bisa nantinya jalan ini bakal diaspal. Semoga di APBD 2027 perubahan bisa terealisasikan,” harapnya.
Rustam menegaskan seluruh masukan masyarakat dalam kegiatan reses akan ditampung dan menjadi catatan, untuk terus diperjuangkan. Ia menilai, secara umum kebutuhan fasilitas dasar masyarakat di wilayah tersebut sudah cukup terpenuhi, namun masih terdapat sejumlah hal yang perlu ditingkatkan.
Ia juga menyoroti program jaringan gas (jargas) yang telah dirasakan masyarakat. Menurutnya, warga tidak hanya mendapatkan sambungan gas secara gratis, tetapi juga memperoleh kompor dua tungku.
“Apalagi terkait jargas di sini, bukan hanya dipasang secara gratis saja, tetapi juga mendapatkan kompor mata dua. Karena ini memang kawasan permukiman, kita lihat sendiri masyarakat di sini sudah terlihat di atas rata-rata,” jelasnya.
Selain jargas, Rustam berharap pelayanan dasar lainnya seperti listrik, pendidikan gratis, hingga layanan PDAM dapat terus berjalan secara maksimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Pewarta: Dwi S
Editor: Yusva Alam




