Sulit Pasokan Material Cor, Dewan Tetap Ingin Proyek di Jalan Gotong Royong Selesai Tepat Waktu

BONTANG – Ketersediaan material beton menjadi salah satu tantangan dalam pengerjaan proyek Jalan Gotong Royong, Kelurahan Belimbing, Kecamatan Bontang Barat.

DPRD Bontang meminta kontraktor segera berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU), untuk memastikan pasokan material cor agar proyek sepanjang 300 meter tersebut dapat rampung sesuai jadwal.

Wakil Ketua Komisi C DPRD Bontang, Muhammad Sahib, mengatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan kontraktor agar bisa segera menyiapkan kebutuhan material pengecoran bersama Dinas PU Bontang.

Menurutnya, pasokan material cor saat ini terbilang cukup sulit diperoleh di wilayah Bontang. Salah satu alternatif pengadaan melalui KIE juga terkendala, sebab adanya aktivitas pembangunan pabrik soda ash di kawasan tersebut.

“Untuk material cor sekarang sangat susah di Bontang. Kalau meminta di KIE juga cukup sulit, karena di sana ada kegiatan pabrik soda ash. Tinggal varia beton saja, semoga ada pengadaannya untuk pengerjaan Jalan Gotong Royong sepanjang 300 meter,” ujarnya, Selasa (13/10/2026).

Meski menghadapi kendala material, Sahib tetap sangat optimistis proyek tersebut dapat diselesaikan tepat waktu, apabila seluruh kebutuhan pengerjaan terpenuhi dan tidak ada hambatan.

Baca Juga:  Pendataan Diperketat: 124 Ormas Terdaftar, Baru 24 Taat Lapor Kegiatan

Ia menyebut faktor cuaca, terutama hujan, serta ketersediaan material menjadi hal yang perlu diantisipasi. Selain itu, kontraktor dapat mempercepat progres pekerjaan dengan menambah jumlah tenaga kerja, khususnya saat proses pengecoran berlangsung.

“Kalau melihat secara teknis, pekerjaan ini bisa diselesaikan tepat waktu. Salah satu upayanya dengan menambah pekerja saat pengecoran, sehingga progresnya bisa lebih cepat,” jelasnya.

Sahib pun menambahkan, pengerjaan Jalan Gotong Royong saat ini telah memasuki tahap kedua. Pada tahap pertama, sebagian jalan sudah dikerjakan beberapa ratus meter. Karena itu, pengerjaan lanjutan diharapkan dapat mengikuti pola pelaksanaan tahap sebelumnya.

Namun, kondisi pemukiman warga yang semakin padat di sekitar lokasi turut menjadi tantangan dalam pelaksanaan proyek. Kendati demikian, ia menilai kendala tersebut masih dapat diatasi melalui koordinasi yang baik antara kontraktor, konsultan perencana, konsultan pengawas, dan Dinas PU.

Ia berharap seluruh pihak yang terlibat dapat menjalankan tugas sesuai dengan perencanaan, agar pembangunan jalan tersebut memberikan hasil maksimal dan sesuai harapan masyarakat.

Baca Juga:  Ex Gedung MTQ 'Disulap' Jadi UMKM Center, Diresmikan Malam Tadi

“Kalau semua berjalan sesuai dengan yang direncanakan, dengan adanya konsultan perencana, pengawas, dan PU, kami berharap proyek ini bisa selesai sesuai harapan,” pungkasnya.

Pewarta: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.