spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Bapenda Rancang Strategi Tingkatkan Pencapaian PAD

BONTANG – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Bontang belum mampu mengumpulkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sesuai target yang dicanangkan. Lantaran realisasi pengumpulan PAD hingga saat ini masih jauh dari target. Karenanya beragam upaya pun dilakukan untuk mencapai target tersebut.

Oleh karena itu, Bapenda menggelar Strategi Peningkatan Pendapatan Asli Daerah Melalui Kolaborasi Menuju Kemandirian Fiskal, Kamis (13/7), bertempat di Pendopo Rujab Wali Kota Bontang,

Kepala Bapenda Rafidah dalam laporannya menjabarkan, bahwa realisasi PAD saat ini masih berada di angka 90 Milyar dari target PAD sebesar 215 Milyar. Oleh karena itu, diperlukan beberapa langkah pemerintah daerah untuk meningkatkan potensi PAD.

Beberapa langkah yang dijabarkan di antaranya; penyusunan regulasi perwali maupun perda yang sesuai dengan Undang-Undang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah (HKPD), Inovasi dengan berbagai sistem maupun aplikasi seperti; Sijanda Manis (Sistem Jaringan Data Berbasis Gis), Bapenda Etam, Memperluas Channel Pembayaran  Non Tunai Pajak & Retribusi Daerah Melalui Virtual Account & QRIS, pemutakhiran database wajib pajak, pemasangan peta bidang persil, pemetaan objek pajak melalui foto udara (foto  grametri), profiling data wajib pajak, penghapusan piutang, relaksasi pajak, serta menggali pajak potensial.

Baca Juga:   37 Personel Polres Bontang Naik Pangkat

Dalam kesempatan tersebut, 2 (dua) narasumber, yaitu Kepala STPN Jogjakarta, Senthot Sudirman memaparkan terkait pentingnya pembangunan  sistem pemetaan zona nilai tanah tunggal multimanfaat, untuk meningkatkan pendapatan daerah melalui PBB-P2 dan BPHTB.

Kepala Kantor Pertanahan Kota Bontang Heru Maulana memaparkan tentang mewujudkan data pertanahan yang handal, pasca deklarasi Bontang Kota Lengkap.

Sementara itu, Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan Syahruddin dalam sambutannya mengajak seluruh pihak yang hadir, untuk berpartisipasi aktif dalam acara ini, menyumbangkan ide-ide, dan pengalaman yang berharga.

“Mari kita berbagi pengetahuan, berdiskusi, dan merumuskan langkah-langkah konkret untuk mencapai tujuan bersama kita, yaitu kemandirian fiskal Kota Bontang,” imbau Syahruddin. (hms)

Most Popular