BONTANG – Lurah Berbas Tengah, Abdul Malik Rifai memberi tanggapan terkait adanya dugaan money politik dalam pemilihan Ketua Rukun Tetangga (RT) 17 Berbas Tengah.
Dirinya menyampaikan dengan tegas, belum mendapatkan informasi terkait dugaan praktik money politik di pemilihan RT, terutama di wilayah RT.17 Berbas Tengah, Kecamatan Bontang Selatan.
“Oh saya belum mengetahui adanya hal tersebut, bahkan saya baru tahu dari mbaknya yang menelpon saya,” ucapnya saat dihubungi, Minggu (7/12/2025).
Karenanya Abdul Malik belum bisa bertindak dan melakukan ke tahapan lebih lanjut, sebab belum ada laporan resmi ke dirinya yang terlampir.
“Untuk selanjutnya saya belum bisa mengambil tindakan, karena ini baru sekedar berita saja. Toh ini hanya kegiatan pemilihan rt. Sudah ya, saya matikan karena saya mau ke masjid,” pungkasnya singkat.
Sebelumnya diberitakan, warga di wilayah RT.17 Kelurahan Berbas Tengah menyoroti adanya kegiatan money politik, sebelum pemilihan Ketua RT berlangsung, tepat di (28/11/2025) lalu.
Banyak warga sekitar melaporkan hal ini ke ketua RT yang masih menjabat, dimana mereka mendapatkan serangan fajar dari salah satu tim sukses calon ketua RT yang mencalonkan, dengan nominal sebesar Rp 200 ribu per orang atau Kartu Keluarga (KK).
“Iya saya mendapatkan beberapa laporan dari warga, bila ada kecurangan di dalam pemilihan RT kemarin, tepat di 30 November 2025 lalu. Seperti politik uang, dimana sebagian warga telah menerima serangan fajar dari tim sukses salah satu kandidat,” ucap Bachol saat ditemui, Sabtu (6/12/2025) malam.
Untuk bukti chat dan uang pemberian dari salah satu tim sukses calon ketua RT tersebut pun, masih disimpan dengan baik oleh penerima. Adapula sebagian uang, yang telah dikembalikan warga secara langsung dengan yang bersangkutan.
Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam




