SENDAWAR — Bupati Frederick Edwin secara resmi menerima kunjungan kerja sekaligus silaturahmi Kepala KPP Pratama Tenggarong beserta jajaran di ruang kerja Bupati Kutai Barat, Kamis (21/5/2026).
Pertemuan tersebut turut dihadiri Kepala KP2KP Sendawar, Nur Hakim, Sekretaris Badan Pendapatan Daerah Kutai Barat, Novelistina, serta Kepala Bidang Perencanaan Pengembangan dan Sistem Informasi Pendapatan Daerah, Heni Ekawati.
Silaturahmi itu menjadi langkah awal memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Kutai Barat dengan instansi vertikal perpajakan dalam upaya optimalisasi penerimaan pajak daerah maupun pusat.
Kepala KPP Pratama Tenggarong, Awan Lovely mengatakan kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya membangun kerja sama yang lebih erat bersama Pemerintah Kabupaten Kutai Barat.
“Sebagai pejabat baru tentu saya ingin mengawali sinergi ini dengan sebaik-baiknya bersama pimpinan daerah,” ujarnya.
Menurut Awan, Kabupaten Kutai Barat memiliki potensi penerimaan pajak yang cukup besar. Namun, masih terdapat sejumlah potensi yang dinilai belum tergali secara optimal.
Karena itu, integrasi dan pertukaran data antara pemerintah pusat dan daerah dianggap menjadi langkah penting dalam meningkatkan optimalisasi penerimaan pajak.
“Karena itu, integrasi dan pertukaran data antara pemerintah pusat dan daerah dinilai menjadi langkah penting dalam meningkatkan optimalisasi penerimaan pajak,” ungkapnya.
Sementara itu, Bupati Frederick Edwin menyampaikan apresiasi atas kunjungan Kepala KPP Pratama Tenggarong beserta jajarannya. Menurutnya, koordinasi dan komunikasi yang baik antara pemerintah daerah dengan instansi perpajakan memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan.
“Terima kasih atas kunjungan dan silaturahmi dari Kepala KPP beserta jajaran. Sinergi dan komunikasi yang baik ini sangat penting guna mendukung optimalisasi penerimaan pajak, yang pada akhirnya menjadi modal utama bagi pembangunan daerah,” katanya.
Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Kutai Barat berkomitmen mendukung peningkatan kepatuhan pajak melalui penguatan koordinasi, pertukaran data, hingga peningkatan kapasitas aparatur pengelola pajak daerah.
“Melalui penguatan sinergi ini, Pemerintah Kabupaten Kutai Barat berharap potensi pendapatan daerah dapat digali lebih maksimal guna mendukung percepatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” tandasnya.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak juga menyepakati sejumlah poin kerja sama konkret, di antaranya pertukaran data perpajakan secara berkala dan terintegrasi, pengawasan bersama terhadap kepatuhan wajib pajak, kolaborasi sosialisasi peraturan perpajakan kepada masyarakat dan pelaku usaha, serta dukungan peningkatan kualitas sumber daya manusia aparatur pengelola pajak daerah. (MK)
Pewarta: Ichal
Editor: Agus S




