BONTANG – Memasuki hari ketiga Ramadan, harga sejumlah komoditas di Pasar Taman Telihan, Kota Bontang, mengalami lonjakan signifikan. Salah satu yang paling mencolok adalah harga lombok kini menembus Rp100 ribu per kilogram.
Hasna, salah satu pedagang sayur di Pasar Taman Telihan, mengaku kenaikan harga sudah terasa sejak sebelum Ramadan. Namun, pada awal bulan puasa, harga semakin merangkak naik.
“Lombok sekarang Rp100 ribu per kilo,” ujarnya, Sabtu (21/2/2026).
Tak hanya lombok, harga bawang juga ikut naik. Saat ini bawang dijual Rp50 ribu per kilogram, dari sebelumnya pedagang mengambil harga sekitar Rp40 ribu. Sementara itu, harga tomat melonjak dari biasanya Rp8 ribu menjadi Rp15 ribu per kilogram.
“Dari sebelum puasa sudah naik, sempat turun sedikit, tapi sekarang beda lagi. Kadang hari ini sama besok sudah beda harganya,” jelasnya.
Komoditas lain seperti terong dan buncis juga mengalami kenaikan, meski tidak setinggi cabai. Bu Hasna menyebut kenaikan rata-rata sekitar Rp5 ribu hingga Rp10 ribu tergantung jenis dan kualitas barang.
Menurutnya, kenaikan harga dipengaruhi stok yang terbatas. Pengiriman dari Samarinda seluruhnya didrop di Pasar Taman Rawa Indah, untuk itu stok juga terbatas, dan ada juga yang didatangkan melalui jalur kapal dalam sistem per kantongan sekitar 10 kilogram.
“Kalau barang dari kapal biasanya dijual per kantong, beda Rp2 ribu sampai Rp3 ribu, tapi harus ambil banyak,” katanya.
Kenaikan harga ini membuat sebagian pembeli mulai mengurangi jumlah belanja, terutama untuk komoditas yang harganya melonjak tajam seperti cabai. Meski demikian, aktivitas di Pasar Taman Telihan tetap ramai oleh warga yang berbelanja.
Lonjakan harga bahan pokok menjelang dan selama Ramadan menjadi fenomena yang hampir rutin terjadi setiap tahun, dipengaruhi oleh meningkatnya permintaan serta distribusi dan ketersediaan pasokan di pasaran.
Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam




