spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Kelurahan Belimbing Dipuji karena Banyak Inovasi Pelayanan

BONTANG – Rabu (13/10/2021) tepat pukul 09.45 Wita, rombongan dari Pusat Pelatihan dan Pengembangan dan Kajian Desentralisasi dan Otonomi Daerah Lembaga Administrasi Negara Samarinda Kaltim yang dipimpin Dr. Rahmat, MA berkunjung ke Kelurahan Belimbing.

Rombongan disambut Camat Bontang Barat Bapak Marthen Minggu, M.Si, Lurah Belimbing beserta jajaran, mitra kelurahan seperti Babinsa Sertu Maliki, Ketua RT. 50 Darman, TP PKK Kelurahan Belimbing, Ketua FKPM, Ketua Karang Taruna serta salah satu peserta Pelatihan Kepemimpinan Pengawas Angkatan V Tahun 2021 asal Kota Bontang Hj. Ade Ratna Sari, S.ST.

Kehadiran Alumni Pelatihan Kepemimpinan dan Pelatihan Dasar CPNS di Bontang untuk mengikuti Monitoring dan Evaluasi (Monev) yang dilaksanakan Rabu, 13 Oktober 2021 di Auditorium Lantai III Gedung Graha Taman Praja Blok I JI. Moch. Roem, Bontang Lestari.

“Alhamdulillah bapak beserta rombongan masih berkenan menyempatkan mengunjungi Kelurahan Belimbing. Kami sangat surprise dan sangat antusias,” ujar Ade Darmawan, S.Kom, Lurah Belimbing, menyambut rombongan.

Sementara Camat Bontang Barat dalam sambutannya menekankan memberikan pelayanan terbaik. “Kita adalah pelayan masyarakat, bukan kita yang mau dilayani, jangan sampai jam kantor, masyarakat yang duluan di kantor daripada kita. Kami support penuh Kelurahan, mudah-mudahan kunjungan Bapak beserta jajaran akan semakin memberikan semangat dan motivasi kapada kami untuk berinovasi tiada henti. Berikan yang terbaik saat diberikan amanah jabatan,” ungkapnya.

Baca Juga:   Cegah Maraknya Narkoba, Legislatif Imbau Pemkot Galakkan Penyuluhan

Sedangkan, Dr. Rahmat, MA mengatakan pihaknya bekerjasama dengan BKPSDM Kota Bontang untuk mengundang seluruh alumni Pelatihan Kepemimpinan dan Peltihan Dasar CPNS di Bontang. Tujuannya untuk mendapatkan informasi mengenai keberlanjutan dari aksi perubahan serta dampak perubahan sikap perilaku alumni pasca pelatihan yang diikutinya. “Sedangkan hari ini, strategi kami tidak dikumpulkan, tetapi berkunjung langsung ke kantor,” kata Rahmat.

“Sebelum ke Kelurahan Belimbing, kami juga sudah ke Bapenda, kami masuk saja seperti warga yang mau bayar pajak. Melihat-lihat langsung bagaimana pelayanan yang ada di sana.  Setelah dari sini pun lanjut ke DSPM (Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat, Red.). Kami terkejut, ada penyambutan dan pertemuan seperti ini karena kunjungan ini sifatnya mendadak,” beber Rahmat.

Rahmat mengungkapkan, dirinya sengaja datang ke Kelurahan Belimbing, ingin mendengar cerita langsung inovasi yang sudah dilaksanakan. “Kami dengar inovasinya bagus-bagus, sehingga kami ingin tahu real di lapangan. Seperti apa aksi perubahannya. Apa sudah berjalan atau ada hambatan karena esensi kualitas pelayanan berada pada inovasi,” ungkapnya.

Baca Juga:   Simpan Sabu di Tembok Rumah, Polisi Tangkap 4 Warga MT Haryono

Dikatakannya, dalam kurikulum pelatihan pun inovasi merupakan bagian integral dari bukti-bukti/esensi kepemimpinan. Seorang pemimpin yang tidak melakukan apapun, hanya duduk menikmati jabatan dan fasiltasnya saja. “Maka akan mudah dilupakan, berbeda dengan pemimpin yang inovatif akan selalu dikenang aksi nyata perubahannya,” sebut Rahmat

Menurutnya, sesuai yang disampaikan Presiden bahwa mesin utama negara ini ada di aparatur/PNS secara unggul. Kalau tidak bergerak melakukan perubahan, maka negara akan stagnan, karena perubahan ini diarahkan untuk memberikan layanan terbaik kepada masyarakat. “Dengan prinsip inovasi tidak sulit yaitu dengan Amati Tiru dan Modifikasi (ATM), kalau orang lain bisa melakukan inovasi, kenapa kita tidak. Kami sebagai orang pelatihan bangga sekali dengan Kelurahan Belimbing memiliki berbagai inovasi layanan yang luar biasa. Belum pernah menemukan kelurahan yang punya inovasi sebanyak 60 dan tiada hanya teori saja tapi praktek/implementasi berjalan dengan baik,” puji Rahmat.

Sebagai informasi, Kelurahan Belimbing telah berpartisipasi dalam rangka Innovative Government Award (IGA) tahun 2020 dengan 29 Inovasi dan tahun 2021 dengan 31 inovasi.

Baca Juga:   Rustam Minta Pemkot Serius Atasi Antrean BBM

Menjadi yang terbanyak di Kota Bontang menghasilkan inovasi yang bersinergi dengan seluruh Mitra Kelurahan Belimbing. Contohnya Sidak Daring, Ente Jual Ane Beli, Misi Kami, Pengarang Kefo, Pelaminan, Sekali Dapuk, Berpuasa Raih Iman & Imun Kami, Bu Lurah, Pak Lurah, Kami Sehati, Sayang, Petarung,Perdalam Iman Kami, Samawa, Bogem, Sekarang Dijaga Kami, Aku Disisimu, Roti Kami Enak, Roti Pesanan Dona, Sehati, Gema Mama, Pesan Ibu, Kosa Kata, Dipelukanmu, Simpel Bagimu, Lesehan, Menanak Nasi Kebuli, Laga Kekinian dan Lain-Lain. “Kreativitas dimulai dari hal kecil yang terlihat, terasa dan terabaikan. Inovasi datang saat kita mampu dan mau menuntaskan gagasan kreatif,” tandas Ade Darmawan. (rls/dar)

 

Most Popular